SYEKH SITI JENAR

  

SYEKH SITI JENAR

NAMANYA MELARISKAN BUKU

                            

Siapakah Syekh Siti Jenar? Meskipun setidaknya Intisari telah menjejaki – yang disebut sebagai – dua kuburan Syekh Siti Jenar, masing-masing di Kemlaten, Cirebon maupun Gedong Ombo, Tuban, agaknya Syekh Siti Jenar tidak bisa dipastikan keberadaan historisnya secara ilmiah dalam kategori positivistik. Keberadaan Syekh Siti Jenar adalah keberadaan sebuah makna, baik dalam bentuk suatu ajaran yang tercatat pada berbagai naskah, maupun makna keberadaan dalam penafsiran politis, sebagai tokoh oposisi terhadap hegemoni kekuasaan rohani para wali. Suatu konstelasi yang sebetulnya juga merupakan tipologi konstelasi politik duniawi, ketika kerajaan-kerajaan Islam di Jawa telah menjadi dominan, tetapi pusat-pusat kekuasaan pra-Islam dengan segenap aliran kepercayaannya, belum sepenuhnya terleburkan – bahkan sampai hari ini.
                                    

Wali yang mencemaskan

Dalam ziarah pustaka ini, gambaran Nancy K. Florida tentang Tiga Guru Jawa (Syekh Siti Jenar, Syekh Malang Sumirang, Ki Ageng Pengging) dalam disertasinya, Menyurat Yang Silam Menggurat Yang Menjelang (1995) akan dikutip sebagai pengantar:

“Di antara ketiga empu tersebut, Syekh Siti Jenarlah yang paling dikenal, dengan ketenarannya sebagai wali pembangkang yang paling utama di Jawa bahkan hingga saat ini. Berbagai versi kisahnya, baik lisan maupun tulisan, melimpah. Dialah tokoh yang mewakili penyebarluasan, dan yang disebarluaskannya adalah pengetahuan esoteris eksklusif yang keluar dari kalangan elite politik-spiritual ke dalam budaya khalayak ramai. Atas penyebarluasan inilah maka para wali merasa terpanggil untuk memusnahkan Syekh Siti Jenar. Mereka melihat ancaman politik yang benar-benar nyata dalam dirinya; lantaran sebagai sosok penyebarluasan dan populisme dia dengan sendirinya menentang pemusatan dan penyatuan kekuasaan.

“Dalam benak khalayak ramai, Siti Jenar dikenang sebagai patron wong cilik. Garis besar kisah hidupnya menggarisbawahi keterkaitan organisnya dengan lapis terendah masyarakat. Dalam versi kisahnya yang paling tersebar luas, Siti Jenar diceritakan sebagai seekor cacing tanah yang secara ajaib berubah menjadi manusia. Pengubahan ini terjadi karena sang cacing secara kebetulan menerima pengetahuan esoteris yang mengantarnya menuju Hakikat Sejati. Sekali menjadi manusia, dia yang semula cacing ini kemudian berani untuk membuka tabir Pengetahuan Makrifat ini kepada khalayak ramai. Barangkali anggapan bahwa penyampaian pengetahuan semacam itu akan dapat mengubah martabat “cacing-cacing” yang lain adalah kecemasan elite spiritual-politik di ibu negeri Demak.

“Selain dosanya ‘menyingkap sang Rahasia’ kepada khalayak ramai, Siti Jenar juga dipersalahkan karena menyepelekan syariat, hukum suci Islam. Dan di dalam banyak penuturan kisahnya, dia dituduh sebagai orang yang mengaku dirinya Allah. Bagaimanapun juga, yang paling mencuat dan diberitakan adalah dosanya menyebarluaskan Ilmu Gaib; dan lantaran dosa inilah sang wali diadili dan dijatuhi hukuman mati. Terdapat berbagai versi tentang ‘pengadilan’ dan eksekusinya. Masing-masing versi perlu untuk dipahami dengan latar belakang ingatan kolektif masyarakat tentang kisahnya dan dalam bandingan dengan versi lainnya. Yang terpenting untuk diperhatikan adalah keragaman kisah atas apa yang terjadi dengan jasad sang wali; berkisar dari ekstrem yang satu bahwa jasadnya berubah menjadi bangkai busuk seekor anjing hingga ke ekstrem yang lain (yakni pada versi Babad Jaka Tingkir) bahwa sang wali akhirnya mikraj ke surga.”

Adapun asal nama Kemlaten, kuburan Syekh Siti Jenar di Cirebon, terasalkan dari kisah dalam Babad Cerbon, bahwa ketika para wali membongkar kuburan Siti Jenar setelah dihukum mati, untuk membuktikan kebenaran ajarannya: bahwa jika ia mati di dunia ini artinya hidup abadi di dunia yang sebenarnya -ternyata memang tak menemukan jasad, melainkan sekuntum bunga melati. Seperti juga telah sering ditemukan dalam riwayat wali yang sembilan, istilah “politik dongeng” menegaskan terdapatnya kepentingan ideologis di balik segenap “sejarah” tersebut. Kesadaran tentang perlu diabaikannya keberadaan dongeng-dongeng tersebut sebagai fakta historis, juga tersurat dalam catatan sejarawan Graaf dan Pigeaud dalam Kerajaan-Kerajaan Islam di Jawa: Peralihan dari Majapahit ke Mataram (1974), seperti ketika memberi catatan atas keberadaan Dewan Walisanga:

“Sudah jelas bahwa Musyawarat orang-orang suci menurut cerita legenda ini, yang dihadiri oleh mereka semua, sukar kiranya dapat sungguh-sungguh terjadi. Dugaan ini wajar, karena antara kedua tokoh historis Sunan Ngampel Denta dan Sunan Kudus terdapat jarak waktu beberapa generasi (dari pertengahan abad ke-15 sampai dekade-dekade pertama abad ke-16).”
                                   

Ajaran tentang ada

Lantas, ajaran macam apa sebetulnya, yang dianggap “benar tapi berbahaya”, sehingga penyebarnya begitu patut menerima hukuman mati dalam pandangan Walisanga? Dalam kenyataannya, buku-buku yang memuat dan menyebarkan teks yang disebut sebagai “ajaran” Syekh Siti Jenar ini beredar luas pada masa kini, beberapa di antaranya bahkan berpredikat best seller alias laris manis tanjung kimpul, yang bukan hanya tidak mengundang kecaman apa pun dari para pemeluk teguh syariat, melainkan justru ditulis oleh para ahli agama itu sendiri. Untuk menyebut beberapa, bisa diperiksa dua buku laris Abdul Munir Mulkhan, Syekh Siti Jenar: Pergumulan Islam-Jawa (1999) dan Ajaran dan Jalan Kematian Syekh Siti Jenar (2001), Muhammad Sholikhin, Sufisme Syekh Siti Jenar: Kajian Kitab Serat dan Suluk Siti Jenar (2004), Sudirman Tebba, Syaikh Siti Jenar: Pengaruh Tasawuf Al-Hallaj di Jawa (2003), dan yang ditulis dengan sapaan hangat serta indah karya Achmad Chodjim, Syekh Siti Jenar: Makna “Kematian” (2002). Namun untuk mengintip apa yang disebut “ajaran rahasia” tersebut, pustaka yang akan diziarahi masih dari karya ilmiah P.J. Zoetmulder, Manunggaling Kawula Gusti: Pantheisme dan Monisme dalam Sastra Suluk Jawa (1935).

Tidak mungkin memindahkan ulasan panjang lebar dalam disertasi Zoetmulder tersebut, tapi kita mulai saja dengan petikan atas kutipan dari Serat Siti Jenar yang diterbitkan oleh Tan Khoen Swie, Kediri, pada 1922:

Kawula dan gusti sudah ada dalam diriku, siang dan malam tidak dapat memisahkan diriku dari mereka. Tetapi hanya saat ini nama kawula-gusti itu berlaku, yakni selama saya mati. Nanti, kalau saya sudah hidup lagi, gusti dan kawula lenyap, yang tinggal hanya hidupku, ketenteraman langgeng dalam Ada sendiri.

Hai Pangeran Bayat, bila kau belum menyadari kebenaran kata-kataku maka dengan tepat dapat dikatakan, bahwa kau masih terbenam dalam masa kematian. Di sini memang banyak hiburan aneka warna. Lebih banyak lagi hal-hal yang menimbulkan hawa nafsu. Tetapi kau tidak melihat, bahwa itu hanya akibat pancaindera.

Itu hanya impian yang sama sekali tidak mengandung kebenaran dan sebentar lagi akan lenyap. Gilalah orang yang terikat padanya, tidak seperti Syeh Siti Jenar. Saya tidak merasa tertarik, tak sudi tersesat dalam kerajaan kematian. Satu-satunya yang kuusahakan, ialah kembali kepada kehidupan.

Dalam disertasi filsafat ini Zoetmulder menekankan, bahwa dengan teks semacam ini Syekh Siti Jenar dan murid-muridnya telah ditafsirkan memberi kesan seolah-olah Tuhan itu tidak ada, padahal, “Menurut hemat kami ucapan-ucapan serupa hendaknya ditafsirkan sebagai sebuah polemik serta penolakan terhadap ide mengenai seorang Tuhan yang berpribadi; sebaliknya Siti Jenar mengetengahkan ide mengenai suatu Jiwa Semesta, ia manunggal dengan Hyang Suksma, manunggal dengan hidup yang tunggal, yakni dirinya sendiri.”
 
                                 
Bukan Al-Hallaj, tapi India

Syekh Siti Jenar begitu sering dihubung-hubungkan dengan al-Husain ibnu Mansur al-Hallaj atau singkatnya Al-Hallaj sahaja, sufi Persia abad ke-10, yang sepintas lalu ajarannya mirip dengan Siti Jenar, karena ia memohon dibunuh agar tubuhnya tidak menjadi penghalang penyatuannya kembali dengan Tuhan. Adalah Al-Hallaj yang karena konsep satunya Tuhan dan dunia mengucapkan kalimat, “Akulah Kenyataan Tertinggi,” yang menjadi alasan bagi hukuman matinya pada 922 Masehi di Baghdad. Seperti Syekh Siti Jenar pula, nama Al-Hallaj menjadi monumen keberbedaan dalam penghayatan agama, sehingga bahkan diandaikan bahwa jika secara historis Syekh Siti Jenar tak ada, maka dongengnya adalah personifikasi saja dari ajaran Al-Hallaj, bagi yang mendukung maupun yang menindas ajaran tersebut. Tepatnya persona Syekh Siti Jenar memang dihidupkan untuk dimatikan.

Namun karena penelitiannya tentang segenap pengaruh terhadap sastra suluk Jawa, Zoetmulder berpendapat lain tentang ajaran Syekh Siti Jenar. “Jelaslah betapa besar pengaruh dari ide-ide India. Pengaruh itu tampak juga dari sikap terhadap nilai dan kenyataan dunia, yang dianggap hanya suatu permainan pancaindera, sebuah impian, segalanya hanya bersifat semu dan tak ada sesuatu yang nyata, suatu godaan, sebuah sulapan yang menimbulkan keinginan manusia dan dengan demikian mengurungnya. Singkatnya, di mana-mana kita mengenal kembali pandangan dari India.

“Akhirnya, juga kematian Siti Jenar – menurut logatnya sendiri, masuknya ke dalam kehidupan -seperti dilukiskan dalam versi yang kami bahas di sini, bernafaskan suasana India. Dengan menutup sendiri semua pintu dengan dunia luar ia membiarkan nafas kehidupan keluar dari badannya yang lalu mempersatukan diri dengan Sukma semesta. Dalam segala uraian ini hanya sedikit sekali pengaruh dari dunia Islam, sekalipun kadang-kadang disebut sebuah kutipan dalam bahasa Arab sekadar bahan pendukung. Sebaliknya menonjol sekali, betapa ajaran ini serasi dengan suatu bagian dari Arjunawiwaha yang melukiskan bagaimana Bhatara Indra dalam wujud seorang resi tua menyampaikan ajaran kesempurnaan kepada Arjuna yang sedang bertapa.

“Bila akhirnya tokoh Siti Jenar kita bandingkan dengan apa yang kita ketahui mengenai Al-Hallaj, maka tampak, bahwa keserasian hanya berkaitan dengan beberapa sifat dari kisah itu, tetapi kesamaan dalam hal ajaran jarang kita jumpai.”

Setelah menguraikan konsep ajaran Al-Hallaj yang dirujuknya dari peneliti sufisme terkenal Louis Massignon, hanya satu hal dianggap Zoetmulder agak mirip, yakni tentang permintaan maaf telah mengungkap rahasia ilahi (ifsa-al-asrar) – itu pun menurutnya Siti Jenar tidak minta maaf. Dijelaskannya, “Tidak mengherankan, bahwa dalam ajaran Siti Jenar tak terdapat bekas-bekas ajaran otentik Al-Hallaj.”

Ia pun merumuskan, “Perbedaan pokok antara kedua tokoh itu ialah Al-Hallaj selalu ditampilkan sebagai seorang sufi yang terbenam dalam cinta akan Tuhan, sedangkan dalam diri Siti Jenar sifat tadi hampir tidak tampak. Siti Jenar terutama dikisahkan sebagai seorang yang mandiri, akal bebas yang tidak menghiraukan raja maupun hukum agama; tak ada sesuatu pun yang menghalanginya menarik kesimpulan dari ajarannya. Dengan demikian ia menjadi wali yang paling digemari rakyat dan yang riwayatnya masih hidup di tengah-tengah orang Jawa.”

                                   

Lemah Abang serba pinggiran

Dengan konteks pengaruh India dan bukan Islam da lam ajaran Syekh Siti Jenar, menjadi jelas konteks duniawi yang terpadankan dengannya, seperti teruraikan oleh Graaf dan Pigeaud mengenai kedudukan politis Pengging sebagai kerajaan “kafir” terhadap kekuasaan Demak. Dalam legenda, Kebo Kenanga atau Ki Ageng Pengging adalah murid Syekh Siti Jenar yang membangkang dan tidak bersedia tunduk maupun melawan Sultan Demak – yang membuat kedudukannya sulit diatasi meski Sunan Kudus ia izinkan untuk membunuhnya. “Tindakan Sunan Kudus yang sangat terkenal terhadap ‘si bid’ah’ Kebo Kenanga itu sesuai dengan ketegasan terhadap penghujah Allah Syekh Lemah Abang (atau Pangeran Siti Jenar) sendiri. Syekh itu adalah guru ilmu kebatinan empat bersaudara: Yang Dipertuan di Pengging, di Tingkir, di Ngerang, dan di Butuh.” Bahwa Pengging sebelumnya disebut-sebut sebagai kerajaan “kafir” yang masih berdiri setelah Majapahit runtuh, jelas menunjukkan personifikasi Syekh Siti Jenar sebagai representasi perlawanan, terhadap dominasi Demak sebagai representasi hegemoni kekuasaan rohani sekaligus duniawi.

Mungkinkah bisa dipahami sekarang, mengapa banyak wilayah di Jawa bernama Lemah Abang, dan selalu terletak di pinggiran?
 

Sumber : INTISARI No. 517 TH. XLIII, AGUSTUS 2006

About these ads

520 Tanggapan

  1. numpang naya neh..kata jenar yang sebenarnya artinya kuning atau merah?sebab disebuah buku jawa jenar berarti kuning…

    • Aslmkum buat kita semua jangan salah faham dengan kata “manunggaling kawulo gusti” sebab kita benar2 belom tau arti yang sesungguhnya dan Hanya kita yang sampai tahap ma’rifat yang tau arti manunggaling kawulo-gusti yang sesungguhnya jadi jangan sok tau ya..

      • setuju………….. tp omong2 apa mas tau ya

      • wowwwwwwwww

      • siapun itu ilmu tidak untuk d perdebatkan tapi pakailah cara pergunakan badan ingsun…!atau jaga diri kita aja masing2 dan itulah yg benar..!

      • Tak usah direpotkan dan di pertentangkan…manunggaling kawulo gusti, ma’rifat dan sebagainya, karena pada dasarnya hanya gusti allah swt, yang tau orang itu sampai ketataran mana ibadahnya…..terlalu sombong dan naif jika orang mengatakan dirinya sampai ke tingkatan yang mana ibadahnya….yang jelas itu tinggalan leluhur…pandai pandai lah mengambil opini yang positif, mana yang baik dan valid sampai jaman sekarang. bersyukur kita diberkan dan ditinggali banyak wawasan dan pandangan.

        yang jelas hukum dan surat 2 maupun ayat di al-qur’an itu benar adanya, tergantung kemampuan setiap individu memahami dan menerapkan nya di jaman sekarang bagaimana….bukan kah hampir disetiap bunyi surat2 di dalam al-qur’an selalu ada kata2 “Bagi orang2 yang Berpiki”

        Wassalam….semoga tak ada pertentangan dan perselisihan…amin

      • walkumslm,ya harus gtu mas tony saya setuju dgn anda harus orang yg sudah bisa mengetahui mengenal samudra ma’krifat TULLOH. “MANUNGGALING KAWULO GUSTI,”

      • manunggaling kawulo gusti itu adalah mengajak kita untuk menonjolkan sifat-sifat tuhan dalam diri kita pada keseharian …..kebanyakan pada saat ini yang lebih ditonjolkan adalah sifat kemanusiaan bahkan sifat hewaniah yang keluar dari diri kita………..maaf itu menurut fersi saya

      • setidaknya kalau bpk tau arti dari pada manunnggaling ka

      • ass,wr,wb.setidaknya kalau bpk tau arti dari pada manunnggaling kawulo gusti tlng kmi dbri mskan tntng arti tsb,biar kmi tdk slah dlm menalar

      • sy setuju sekaligus tdk setuju jg, (1)setuju dlm pemahaman “manunggaling kawulo gusti” bukan skedar kata2 tapi pd pemakaiannya, dan (2)tdk setuju dlm hal menghakimi org dgn mengatakan “sok tau” atau membicarakan/mengajarkan makna ma’rifat tanpa hidayah/petunjuk bagi si pengguna, dlm tahap ma’rifat ada yg lebih berhak drpd kita smua utk sgala pemakaian hidup, jadi lebih baik rahasia tetap menjadi rahasia. Maaf sbelumnya, wassalam.

      • halah aq tau now apa itu….

      • heheh..edan anyar..hehe

      • WASIAT Syeh Siti Jenar “PRINSIP MADYA”

        Syekh Abdul Jalil mengajarkan agama Islam secara kaffah antara syariatt, hakikat, thariqat dan makrifat diajarkan secara berimbang dan berjenjang. Ajaran sufinya adalah apa yang disebut sasyahidan. Karena itu ia lebih dikenal sebagai Syekh Lemah Abang atau Syekh Siti Jenar.

        Syekh Abdul Jalil tidak sembarangan mengajarkan hakikat dan makrifat hanya orang-orang yang sungguh-sungguh mencari kebenaran yang ia ajari bukan sembarang orang apalagi orang awam. Konon demikian banyaknya para pengikut Syekh Siti Jenar-Syekh Abdul Jalil ini dan mereka memuja-mujanya bagaikan dewa. Padahal yang demikian tidak dikehendaki oleh Syekh Abdul Jalil. Maka buru-buru Syekh Abdul Jalil berpamit meninggalkan padepokan Siti Jenar.

        Sebelum pergi ia berwasiat kepada murid-muridnya dan orang-orang yang mengaku sebagai pengikutnya:
        “Sebelum aku pergi meninggalkan kalian, sangat baik jika aku tinggalkan wasiat kepada kalian, yang dengan wasiat ini kalian tidak akan tersesat dalam menjalani hidup didunia dan akhirat. Dengan wasiat ini kalian akan selalu berada di jalan Kebenaran sampai ke hadirat-Nya. Maka jangan sekali-kali kalian melepaskan wasiat yang aku tinggalkan ini. Pegang wasiat itu sebagai pusaka”

        Pertama-tama, inilah wasiatku :
        setiap orang harus sadar jika segala sesuatu yang tergelar di alam semesta ini adalah nisbi. Tidak ada yang berlaku mutlak. Maka setiap orang harus hidup madya (tengah-tengah) ora ngoyo (tidak berlebihan) dan tidak ngongro ( tidak melampaui batas).
        prinsip ini hendaknya kalian jadikan pusaka dalam segala hal yang menyangkut kehidupan kalian, baik yang duniawiah maupun ukhrawiah dan Ilahiah.

        Dalam kehidupan duniawi kalian bisa memaknai prinsip ini dengan kehidupan yang sederhana dan tidak berlebih-lebihan sehingga membuat seseorang tertimbun harta kekayaannya.

        Kalian juga boleh memaknainya dengan pengekangan terhadap nafsu perut dan nafsu syahwat yang sesuai dengan nila-nilai kepantasan manusia.

        Kalian juga boleh memaknainya sebagai pengekangan terhadap ambisi kekuasaan yang membahayakan.

        Pendek kata maknailah prinsip madya ini sesuai kemampuan akal budi dan hati nurani kalian masing-masing dengan ukuran keseimbangan dan penghormatan atas kehidupan “

        “Di dalam kehidupan ruhaniahpun berlaku prinsip madya. Maka aku melarang murid-muridku dan pengikutku untuk bertapa di gua-gua dan di hutan-hutan, kurang tidur, kurang makan, tidak kawin, tidak bergaul dengan manusia yang lain, tenggelam dalam lautan ruhani. Sebab, hak-hak ruhani harus dipenuhi secara pantas. Hak-hak jasmanipun hendaknya tidak diabaikan. Penuhilah hak ruhani dan jasmani secara seimbang, bukan aku menganggap tidak baik perilaku-orang-orang yang meninggalkan keduniawian dengan menjadi pertapa. Semua manusia bebas memilih yang terbaik bagi dirinya, tetapi bagi pengikutku hal seperti ini tidaklah dibenarkan. Hiduplah dengan prinsip ditengah-tengah, yaitu madya.

        “Di dalam pengetahuan tentang Yang Illahi pun prinsip madya ini hendaknya tetap kalian pusakakan. Sebab ada diantara umat Islam yang memiliki pandangan berlebihan dalam memaknai Yang Illahi. Mereka memandang bahwa Allah adalah Dzat yang Maha Suci, Maha Sempurna, Maha Baik, Maha Kasih. Sehingga dari Allah memancar Kebaikan, Kesempurnaan, Kesucian dan Kasih. Mereka menganggap mustahil dari Allah memancar ketidak adilan, ketidak sempurnaan, ketidak sucian dan kemurkaan. Pandangan ini sah bagi pengikut paham ini. Pandangan ini benar bagi yang meyakininya”

        Tetapi dengarkanlah wahai murid-murid dan pengikutku, bahwa aku Syekh Siti Jenar, tidak pernah mengajarkan keyakinan yang berlebihan dan melampaui batas seperti itu. Ajaranku tetap bertolak pada prinsip madya, di tengah-tengah. Sebab jika seseorang menganggap bahwa Allah adalah Kebaikan, Kesempurnaan, Kesucian, Maha Kasih dan dari-Nya tidak bisa memancar ketidak baikan, ketidak sempurnaan, ketidak sucian dan kemurkaan maka sejatinya orang tersebut telah terperangkap ke dalam jaring-jaring masalah yang rumit yang bakal membawanya ke jurang kemusyrikan. Mereka akan menganggap ketidak baikan dan ketidak sempurnaan berasal dari Dzat selain Allah, yaitu kuasa kegelapan dari kejahatan. Itu berarti mereka menganggap ada dua Dzat yang berbeda, yaitu Allah dan dzat selain Allah. Kalau keyakinan itu diikuti maka orang akan menolak keberadaan Asma Illahi yang saling bertolak belakang (al asma al-mutaqabilah) yang berujung pada Asma Allah sebagai keseluruhan asma Allah yang bertentangan (Majmu al asma al-mutaqabilah). mereka akan menolak nama Allah yang Maha Menyesatkan (al-Mudhill) Yang Memberi Kesempitan (al-Qabidh) Yang Maha Menista (al-Mudzil) Yang Memberi Bahaya (adh-dhar) Yang Membinasakan (al-mumit) mereka juga akan mengingkari bahwa dunia yang tidak sempurna ini berasal dari Allah. Atau mengingkari bahwa iblis, setan mahluk-mahluk kegelapan dan manusi-manusia terkutuk berasal dari Allah. Padahal segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.

        Dengan memegang teguh prinsip hidup madya ini, sangatlah tidak masuk akal jika kalian sebagai murid-murid dan pengikutku memperlakukan aku secara berlebihan.

        Bagaimana mungkin aku bisa membiarkan kalian menciumi kakiku, merangkul lututku, mengusap jubahku mengelus terompahku bahkan mengambil tanah bekas telapak kakiku. Itu berlebihan. Itu melampui batas. Itu thaghut. Itu pemberhalaan yang justru aku tentang selama ini. Sebab NABI MUHAMMAD SAW, MANUSIA AGUNG yang menjadi PANUTANKU selalu menolak bila diperlakukan secara berlebihan. Dia selalu menampakkan kehambaan dan kerendahan hatinya. Dia selalu berada di tengah-tengah dan mengajarkan agar pengikutnya pun berada di tengah-tengah. Maka mulai saat ini aku katakan bahwa mereka yang memperlakukan aku atau siapapun diantara manusia secara berlebihan dan bahkan memberhalakannya, maka dia bukanlah pengikutku apalagi murid ruhaniku.

        Dari uraian diatas jelas bahwa Syekh Abdul Jalil memilki pemahaman Tauhid Ahlussunah wal Jamaah.4

      • bijak dan tegas tuk mas tony ,,,yg blm tau manunggaling kawulo gusti jgn sok tau !!!!!!!!!!!!!!!!!! ajaran syeh sity jenar masih akan tetap abadi karna luhur bukan hanya menjalani syariat tapi mengamalkan yg terpenting itu lah ajaranya saya tau itu kekuargaku ada yg kejawen dari syeh sity jenar begitu luhur dan mulya

      • mas…kok tahu kalo manunggaling kawulo gusti yang mampu mengartikan hanya orang2 pada tingkat marifat??

      • assalammualaikum.

        jangan lontarkan kat-kata ” bilang sok tau “, karena apa yang kita pikirkan dengan orang lain tidak lah sama….. dan juga tingkan masing juga ber-beda beda…
        maaf klo saya bilang kasar..

        subhan

      • setuju mas

    • salam,,,kenapa nak berbalah sesama rahsia ni,,,,sedarla insan sekalian kita ini adalah rahsia allah belaka,,,,,knepa kita nk menujuk orag ni benar dan sesat ,,,,spe yang sesat dan spe yag benar?sbenarnya kita kena tenag dan sbar,,,,allah maha tahu dan melihat,,,kita pandang baik semua kerna kita dan alam semesta raya seluruhnya adalah dalam ilmu allah,,,kuasa allah,,,xyah lah kita nk bergaduh,,,rugi,,,

    • memang betul kata jenar artinya adalah kuning

    • Jenar memang berarti kuning..

    • iya yua…sotoy ahg

    • yang aku tau cuman Sholat 5 Waktu Puasa di bulan Ramadhan, sedekah,zakat, haji, tolong menolong, dan taat sama kepada ortu -suami…,dan mungkin masih ada yang lupa ……………apa ya….heheheh……..heheh

      • yg kamu tau itu benar,islam adalah agama yg berpikir…jadi segala sesuatu itu/ menurut saya di tilik,di tuluk,baru kira kira akor ya …yg penting jgn saling menyalahkan…ilmu Allah itu sangat luas

      • setiap kita melakukan ibadah pasti kita berharap ibadah kita diterima Allah Swt. Dan kalau mau diterima Allah Swt, maka kita harus mengenal Allah Swt. Awallludin makrifatullah, awal agama adalah mengenal Allah Swt, jika kita yakin sudah mengenal Allah Swt, maka segala ibadah kita pasti diterimaNYA.
        Sudahkah kita belajar mengenal Allah ? Bagaimana Caranya ? inilah yang disebut ilmu rahasia.

    • Data tentang Syekh Siti Jenar ini, lebih banyak menggunakan data sekunder. Sehingga para sejarawan Islam sendiri banyak yang tidak bisa menunjukkan orisinalitasnya, lebih banyak interpretasi dari para penulis sejarah itu sendiri. Film Walisongo yang sangat terkenal dengan eksekusi terhadap Syekh Siti Jenar juga tidak sepenuhnya benar. Apalagi di kemudian hari banyak sekali sejarah dengan versi yang berbeda-beda. Ironisnya, sejarah yang tidak akurat itu dianut oleh sekelompok aliran kebatinan di Jawa yang mengklaim dirinya bermadzhab Syekh Siti Jenar, yang sangat ekstrem, yakni tidak perlu bersyari’at dalam menjalankan agamanya (Islam).

      • sebelumnya saya mohon maaf kalau keterbatasan pengetahuan saya tak ada artinya.sebetulnya sitijenar juga menggunakan syariat sholat 5 waktu maksud beliau percuma bersyariat adalah maksudnya kebanyakan manusia beribadah selalu karna iming-iming pahala dijanjikan surga ,seandainya surga dan neraka tak ada masihkah manusia menyembah ALLAH itulah maksud dari ajaran siti jenar bahwa seharusnya penyembahan manusia itu haruslah murni karna cinta dan pengabdian bukan karena iming-iming pahala dan surga.

      • saya sependapat dengan kundalini ya….!!!! hendaklah setiap ibadah kita lilla ilahi ta’ala, atas dasar keikhlasan semata, tanpa pamrih dan iming-iming. Siapa yang tahu mengukur keikhlasan seseorang ? bukan orang lain tapi diri sendiri, karena urusan ibadah sifatnya vertikal, hanya makhluk dengan Tuhannya.

    • jenar artinya merah

      • gw kira jenar makanan……

      • akor itu mas ? lau ibadah harap pahala sama kayak kuli lepas di pasar minta upah jadi di bayar tunai,setahu saya kita sering mengucap kata HAMBA ….mana ada hamba minta upah.baik dan buruk adalah yg harus kita jalani…namun akal dan rohani harus tetap diajari cerdas agar tidak tertipu oleh siasat laknatullah….he he he sok tau gue

    • WASIAT Syeh Siti Jenar “PRINSIP MADYA”

      Syekh Abdul Jalil mengajarkan agama Islam secara kaffah antara syariatt, hakikat, thariqat dan makrifat diajarkan secara berimbang dan berjenjang. Ajaran sufinya adalah apa yang disebut sasyahidan. Karena itu ia lebih dikenal sebagai Syekh Lemah Abang atau Syekh Siti Jenar.

      Syekh Abdul Jalil tidak sembarangan mengajarkan hakikat dan makrifat hanya orang-orang yang sungguh-sungguh mencari kebenaran yang ia ajari bukan sembarang orang apalagi orang awam. Konon demikian banyaknya para pengikut Syekh Siti Jenar-Syekh Abdul Jalil ini dan mereka memuja-mujanya bagaikan dewa. Padahal yang demikian tidak dikehendaki oleh Syekh Abdul Jalil. Maka buru-buru Syekh Abdul Jalil berpamit meninggalkan padepokan Siti Jenar.

      Sebelum pergi ia berwasiat kepada murid-muridnya dan orang-orang yang mengaku sebagai pengikutnya:
      “Sebelum aku pergi meninggalkan kalian, sangat baik jika aku tinggalkan wasiat kepada kalian, yang dengan wasiat ini kalian tidak akan tersesat dalam menjalani hidup didunia dan akhirat. Dengan wasiat ini kalian akan selalu berada di jalan Kebenaran sampai ke hadirat-Nya. Maka jangan sekali-kali kalian melepaskan wasiat yang aku tinggalkan ini. Pegang wasiat itu sebagai pusaka”

      Pertama-tama, inilah wasiatku :
      setiap orang harus sadar jika segala sesuatu yang tergelar di alam semesta ini adalah nisbi. Tidak ada yang berlaku mutlak. Maka setiap orang harus hidup madya (tengah-tengah) ora ngoyo (tidak berlebihan) dan tidak ngongro ( tidak melampaui batas).
      prinsip ini hendaknya kalian jadikan pusaka dalam segala hal yang menyangkut kehidupan kalian, baik yang duniawiah maupun ukhrawiah dan Ilahiah.

      Dalam kehidupan duniawi kalian bisa memaknai prinsip ini dengan kehidupan yang sederhana dan tidak berlebih-lebihan sehingga membuat seseorang tertimbun harta kekayaannya.

      Kalian juga boleh memaknainya dengan pengekangan terhadap nafsu perut dan nafsu syahwat yang sesuai dengan nila-nilai kepantasan manusia.

      Kalian juga boleh memaknainya sebagai pengekangan terhadap ambisi kekuasaan yang membahayakan.

      Pendek kata maknailah prinsip madya ini sesuai kemampuan akal budi dan hati nurani kalian masing-masing dengan ukuran keseimbangan dan penghormatan atas kehidupan “

      “Di dalam kehidupan ruhaniahpun berlaku prinsip madya. Maka aku melarang murid-muridku dan pengikutku untuk bertapa di gua-gua dan di hutan-hutan, kurang tidur, kurang makan, tidak kawin, tidak bergaul dengan manusia yang lain, tenggelam dalam lautan ruhani. Sebab, hak-hak ruhani harus dipenuhi secara pantas. Hak-hak jasmanipun hendaknya tidak diabaikan. Penuhilah hak ruhani dan jasmani secara seimbang, bukan aku menganggap tidak baik perilaku-orang-orang yang meninggalkan keduniawian dengan menjadi pertapa. Semua manusia bebas memilih yang terbaik bagi dirinya, tetapi bagi pengikutku hal seperti ini tidaklah dibenarkan. Hiduplah dengan prinsip ditengah-tengah, yaitu madya.

      “Di dalam pengetahuan tentang Yang Illahi pun prinsip madya ini hendaknya tetap kalian pusakakan. Sebab ada diantara umat Islam yang memiliki pandangan berlebihan dalam memaknai Yang Illahi. Mereka memandang bahwa Allah adalah Dzat yang Maha Suci, Maha Sempurna, Maha Baik, Maha Kasih. Sehingga dari Allah memancar Kebaikan, Kesempurnaan, Kesucian dan Kasih. Mereka menganggap mustahil dari Allah memancar ketidak adilan, ketidak sempurnaan, ketidak sucian dan kemurkaan. Pandangan ini sah bagi pengikut paham ini. Pandangan ini benar bagi yang meyakininya”

      Tetapi dengarkanlah wahai murid-murid dan pengikutku, bahwa aku Syekh Siti Jenar, tidak pernah mengajarkan keyakinan yang berlebihan dan melampaui batas seperti itu. Ajaranku tetap bertolak pada prinsip madya, di tengah-tengah. Sebab jika seseorang menganggap bahwa Allah adalah Kebaikan, Kesempurnaan, Kesucian, Maha Kasih dan dari-Nya tidak bisa memancar ketidak baikan, ketidak sempurnaan, ketidak sucian dan kemurkaan maka sejatinya orang tersebut telah terperangkap ke dalam jaring-jaring masalah yang rumit yang bakal membawanya ke jurang kemusyrikan. Mereka akan menganggap ketidak baikan dan ketidak sempurnaan berasal dari Dzat selain Allah, yaitu kuasa kegelapan dari kejahatan. Itu berarti mereka menganggap ada dua Dzat yang berbeda, yaitu Allah dan dzat selain Allah. Kalau keyakinan itu diikuti maka orang akan menolak keberadaan Asma Illahi yang saling bertolak belakang (al asma al-mutaqabilah) yang berujung pada Asma Allah sebagai keseluruhan asma Allah yang bertentangan (Majmu al asma al-mutaqabilah). mereka akan menolak nama Allah yang Maha Menyesatkan (al-Mudhill) Yang Memberi Kesempitan (al-Qabidh) Yang Maha Menista (al-Mudzil) Yang Memberi Bahaya (adh-dhar) Yang Membinasakan (al-mumit) mereka juga akan mengingkari bahwa dunia yang tidak sempurna ini berasal dari Allah. Atau mengingkari bahwa iblis, setan mahluk-mahluk kegelapan dan manusi-manusia terkutuk berasal dari Allah. Padahal segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.

      Dengan memegang teguh prinsip hidup madya ini, sangatlah tidak masuk akal jika kalian sebagai murid-murid dan pengikutku memperlakukan aku secara berlebihan.

      Bagaimana mungkin aku bisa membiarkan kalian menciumi kakiku, merangkul lututku, mengusap jubahku mengelus terompahku bahkan mengambil tanah bekas telapak kakiku. Itu berlebihan. Itu melampui batas. Itu thaghut. Itu pemberhalaan yang justru aku tentang selama ini. Sebab NABI MUHAMMAD SAW, MANUSIA AGUNG yang menjadi PANUTANKU selalu menolak bila diperlakukan secara berlebihan. Dia selalu menampakkan kehambaan dan kerendahan hatinya. Dia selalu berada di tengah-tengah dan mengajarkan agar pengikutnya pun berada di tengah-tengah. Maka mulai saat ini aku katakan bahwa mereka yang memperlakukan aku atau siapapun diantara manusia secara berlebihan dan bahkan memberhalakannya, maka dia bukanlah pengikutku apalagi murid ruhaniku.

      Dari uraian diatas jelas bahwa Syekh Abdul Jalil memilki pemahaman Tauhid Ahlussunah wal Jamaah.3

  2. siklus kemunculan syekh siti jenar selalu ada di setiap jaman, tentunya dalam bentuk dan nama yang berbeda, tapi pola pemikiran dan “perjuangan”nya hampir sama. ‘mungkin’ bisa ditelusuri dari jaman nabi adam hingga kini. banyak kan nyang seperti itu???

  3. jenar memang berarti kuning di dalam bahasa jawa. tapi agaknya, penyebutan syekh siti Djenar dan Syeh Lemah Abang tidak berada dalam tataran bahasa, tetapi berada dalam latar tataran yang lain. [saya juga kurang tahu apakah kedua tokoh itu identik-historik].

    banyak kesimpang-siuran data dalam sejarah sosial jawa agaknya, seperti, misalnya, malang sumirang yang juga disebut sunan panggung itu dibilang murid sunan kalijaga yang berasal dari daerah kedu atau purwarejo, dll. bukankah seno dlm artikel ini juga meragukan jarak masa antara sunan kudus dan ampeldenta[?].

    yang agaknya sering merepotkan adalah, nama yang sering digunakan secara nunggak semi, artinya nama yang terus menerus digunakan oleh para penggantinya tanpa disebutkan urutan angka penggunaannya. nama nunggak semi ini agaknya yang paling diperhatikan hanyalah nama sang raja. sri sultan ke … atau paku buwana ke … dll. tetapi tidak dengan nama, misalnya sunan kudus atau pangeran kudus yang ke berapa …

    mangir wanabaya pun ada beberapa versi yg mengatakan bahwa yg dibunuh oleh senapati ing ngalaga itu adalah mangir yang ke 3.

    utk yg punya blog ini: kapan malamg sumirang jadi sebuah cerpen? ada anak semarang yg menuliskannya di suara merdeka beberapa minggu lalu. tapi kurang impresif. sekedar peripndahan bahasa dari jawa ke indonesia kayaknya. belum ada intensitas persoalan yang di-”sekarang”-kan, pada hal adegan dibakar dan sumirang menulis tembang [puisi] sangat filmis sekali heheeee [sok tahu banget ya???]
    ok deh. salam kenal buat semua.

    • kita gak usa debat mslah andalas,kta hrus pux kyakinan sendiri, tdak ada yg slah tu smuax bnar,ilmu manungal ilmu diri kita sndiri , apa artix gusti allah gusti itu ati allah itu howo gmana cra menyatukanx ati sama hawa gabungkan kmu akn mengerti gusti allah ada pda kta sendiri letakx dhati

      • Manungaling kawulo lan Gusti adalah filosofi hidup yang demikian tingginya sehingga sulit kita untuk mencapai tingkatan itu. Arti sederhananya, menurut saya lhoo ya, adalah jika kita selalu berbuat baik dalam keadaan apa pun, misalnya kita dimusuhi tanpa sebab, disakiti tanpa tau kenapa dan sebagainya, tetapi kita tetap baik pada orang yang melakukan itu pada kita, kita sudah mendekat pada filosofi itu. Karena, Gusti adalah Mahabaik dan Maha sempurna. Ketika hidup kita menuju ke baik dan sempurna secara terus menerus, maka Gusti akan berkenan menyatu dalam diri kita.
        jadi bukan sebaliknya, kita memaksa Gusti untuk menyatu dalam diri kita. Tetapi sebaliknya, kita membuka diri untuk hadirnya Gusti dalam hidup atau hati kita dengan cara terus menerus berbuat baik. Kita jadikan hidup kita sebagai belantara bersemayamnya kebaikan dan kesempurnaan. Nah dalam belantara seperti ini lah, Gusti pasti akan berkenan untuk tinggal. Kapan itu terjadi? Kita tidak tahu karena itu adalah rahasia Gusti Kang Amurbeng Dumadi. Tetapi saya percaya, bahwa pasti ada manusia yang tercipta mempunyai keluwihan atau kelebihan sehingga dia mampu membaca atau mencerminkan Filosofi tersebut.

  4. applause..benar2 menarik,saya selalu tertarik akan segala hal mengenai Syeh Siti Jenar..tentang kehidupan..
    ‘Manunggaling Kawula Gusti,Iku Kang Jeneng Sujud Sejati’,begitu ajaran Siti Jenar..Saya jadi teringat nasihat Kakek (alm),beliau bilang;” GUSTI ALLAH,kuiartine baGUS ing aTI – bagus ing poLAH (bagus di hati – bagus di tingkah laku /jiwa dan akhlak bagus).maksudnya; manusia jika ingin dekat/menyatu dg Allah,maka harus ber-hati & ber-akhlak yg bagus..
    salam buat semuanya..

    • benar, tapi kita sudah menyatu dgn-Nya sejak dulu, hanya saja kita tdk menyadarinya (sifat 20 wajib bagi Allah, mustahil bagi kita).

  5. siti jenar memang menarik untuk ditelusuri, apalagi ajaran manunggaling kawula gusti

  6. hati2x dalam mempelajari ajaran sech siti jenar salah baca/pemahaman maka akan patal akibatnya ( kesesatan didepan mata ) jadi pelajarilah dengan hati yang bersih

    • tdk ada yg istimewa dgn siti jenar,jadi….tak ada yg prlu di khawatirkn,,,pelajari apa saja yg ingin di pelajari,krna itu gerak hati…

  7. Untuk comment KIKI KURNIAWAN;

    Kalau ada lesson tentang Shalat, lalu secara dzahiriyah sampai kepada orang yang memang masih kurang luas pemahamannya dan kadar intelektualnya masih memprihatinkan, maka dia juga bisa shalat salah kaprah.

    Nah, sekarang kalau dalam mempelajari ajaran Syeks Siti Jenar harus hati-hati, ya itu cuma berlaku bagi mereka yang secara apriori tidak menyetujui hakikat ajaran esoteris Syekh Siti Jenar, supaya apa? Ya supaya dia tidak berlaku subjektif. Kebanyakan orang terpengaruh dengan hujatan dan takfir thdp SSJ tanpa obyektivitas yang murni. Sehingga bau sentimen agama masih menggelayut. Tidak bisakah kita mengambil ajaran-ajarannya yang layak untuk diambil oleh kita? Bukankah kebenaran itu tercecer dimana-mana?

    Sekarang, perkara sesat dan ajaran sesat, saya ingin tanya, apa sih kriteria orang yang sesat itu? Saya beri contoh; Orang Sunni menganggap Syi’ah itu sesat, tapi Orang Syi’ah justru mennganggap Sunni-lah yang sesat. Sekarang Ahmadiyah masih dilabeli sbg aliran sesat, JIL dianggap sesat, dll. Anda mau milih yg mana?

    Ada golongan yg menganggap bahwa Allah itu bisa dilihat sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an, “Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shalih.” (Al-Kahfi: 110).

    Tapi sebagian lain menganggap Allah itu tidak bisa dilihat dengan dalil didalam Al-Qur’an jg, Ayat 103 Surat Al-An’am, “Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu.”

    Bagaimana Anda mendamaikan kedua ayat tersebut, sedangkan di dua kubu saling sesat menyesatkan dengan keyakinannya?

    Konklusi yg ingin saya sampaikan; simple–selama sesuatu hal itu kontributif dalam artian positif-progresif bagi orang banyak, kita jgn terlalu mempersoalkan. Makanya, saya sarankan Anda untuk lebih bersikap pluralis.

    Salam Pluralisme.

    • untuk mas aris susanto, wong beragama kok pluralis berarti anda ikut sana ikut sini, setuju sana setuju sini meskipun tidak ada tuntunannya dan tidak berdasarkan contoh rasul ? jangan bingung bung.!

      • Aduh massss kalau ikut yang di contohkan rosul ya sulit mas,jangan kan kita yang awam para wili songo pun sudah menyimpang mas,contoh sunan kali jogo,semedi di pinggir sungai sampai 8 tahun,topo pendem 41 hari tidak sholat lagi,apa itu ajaran nya rosul,ajaran sunan kali jogo yang di campur aduk dengan kejawen,apa itu ajaran rosul.

      • weesss tho….agama itu khan urusan individu masing2 person…ndak usah saling mengkritik orang punya pandangan atau idiologi apa….karena belum tentu diri kita lebih sempurna dari seseorang yang kita kritik itu……..INGAT SURAT AL-ALAQ “Bagimu agama mu dan bagi ku agama ku”

        Jadi tak ada yang perlu dikritik, dan tak ada yang perlu di pertentangkan…..OKe…..Peace…!

        Salam,
        Musbiyan Toro

      • jgn berprasangka buruk pd walisongo, terutama pd sunan kalijogo, nanti jdi fitnah lho, lagian yg ngitung amal & pahala bkan kita. oh iya, sdikit mengutip dri sejarah nabi Muhammad SAW, kalo tdk salah beliau menerima (wahyu) shalat pd umur 54tahun?

      • maksudnya bukan ikut sono sini ya mas…yg terhormat bersikap damai bukanya dasarnya agama untuk kedamaian dunia jangn saling menghujat egk akn ada habisnya….disini harusnya kita sadari inilah kebesaran alloh bnyak persepsi mcm2 tp ingt muaranya satu ajja sang khalik….makanya kenali dirimu niscaya km akan kenal tuhanmu…kita menghujat salah orng belum tentu kita benar……sebab kebenaran hakiki adalah milik alloh….manusia tempat salah & dosa bahkan kesalahannya bisa melebihi binatang…NUWUN

    • memang bener tak usah didebatkan kita semua beragama yang mana yang ada di al quran lah yang wajib kita percayai sesuai isi dan kandungan ayat-ayat tersebut.tidak perlu dimasalahkan,yang penting berpedoman pada kitab al quran.

    • saya setuju hati itu bebas dalam mencaqri KEKASIHNYA, bukan atas dasar pahala atau surga atau dibatasi aturan apalagi waktu yang amat membatasi sementara Allah tidak dibatasi oleh persepsi manusia yang merasa paling tahu.
      Diumpamakan (karna bisanya cuma ini) jangan lihat merek lampu terlalu lama yang akhirnya menimbulkan ego dan kesombongan, namun yang paling utama apakah cahaya lampu itu dapat menerangi kita untuk berjalan agar tidak terkantuk batu dan selamat pada tujuan

    • @aris susanto>

      “Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shalih.” (Al-Kahfi: 110).

      Ayat 103 Surat Al-An’am, “Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu.”

      menurutku tidak ada pertentangan pada ke-2 ayat ini. Mengenai perjumpaan denganNYA sudah banyak termaktub diayat2 lain, begitu juga seandainya salah bertuhan. lihatlah keterkaitan ayat2nya dalam suatu surah sesuai yg dibahasnya.

    • Kita diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk belajar ilmu tentang Allah Swt, agar kita bisa mengenalNYA. Bagaimana cara kita mengenalNYA ? tentu dengan orang yang FAHAM, selebihnya kembali intropeksi diri, tanyakan pada jiwa yang suci, jiwa yang paling dalam, apakah sudah benar yang saya pelajari ? jika benar, teruskan dan jika ragu, tinggalkan dan cari lagi. jika ingin sampai ke makrifat, tinggalkan akal fikiran, sadarilah sifal lahuwalquatailla…….tawakkal……sabar dan ikhlas.
      Tuhan tidak bisa dicapai dengan logika TAPI….kun fayakun…. tidak ada yang tidak mungkin jika Tuhan berkehendak.
      Dunia berserta isinya hanya hijab/pembatas termasuk nafsu, mampukah kita membuka tirai hijab itu ? hanya dengan upaya terus menerus dan hak prerogatif Allah Swt untuk memberikan hidayah kepada siapapun yang dikehendakiNYA.Amin

  8. Ada 4 tingkatan dalam mempelajari ISLAM yaitu Syariat, Tarekat, Hakikat dan Ma’rifat

    sebelum belajar Ilmu Tarekat kita harus telah menguasai Ilmu Syariat,
    sebelum belajar Hakikat kita harus menguasai Syariat dan Tarekat,
    sebelum belajar Ma’rifat kita harus menguasai Ilmu Syariat Tarekat dan Hakikat

    Setelah menguasai tingkatan diatasnya kita tidak serta merta mengabaikan tingkatan dibawahnya,

    misalkan kita telah menguasai Ilmu Tarekat, kita tidak serta merta boleh mengabaikan Ilmu Syariat/tidak menjalankan Syariat lagi, hanya karena telah menguasai Ilmu Tarekat

    begitu dengan yang lain

    Jadi hati-hati apabila mau belajar atau mempelajari Ilmu yang memiliki tingkatan lebih tinggi, namun tingkatan dibawahnya saja kita belum paham atau malah belum mengerjakan

    saya tidak akan mengatakan siapa yang sesat atau yang benar, semua kembali kepada tingkatan masing-masing, tapi yang pasti akan ada yang sesat dan yang benar dan hanya ALLAH yang tahu

    Hati-hati dengan ajaran siti jenar

    semoga berguna
    salam,

    • dalam melakukan sembah sujud manusia dengan tuhan nya, tidak ada tingkatan yg harus di lalui
      mau sareat,hakekat,thorikot,/ma’rifatulloh.
      asal tau rahasia dibalik itu

    • tidak usah berfikir terlalu tinggi. kita dalam hidup ini ibarat melakukan perjalanan jauh yang membutuhkan banyak bekal.nah bekal ini dalam agama di ibaratkan syariat. sedangkan kendaraan misalnya bus adalah tharikatnya. syariatnya dulu kita perkuat dan perbanyak amal dan ingat seorang murid tanpa seorang guru maka gurunya adalah syetan

    • Sareat hakekat Torekat maripat Semua bersumber dari sholat awal Waktu Karna Sholat Ibadah Yang Paling diunggulkan Sholat di ibaratkan Menanam padi Karna Rumput Tumbuh dengan sendirinya Tapi Kalu Kita Menanam Rumput Padi Gak bakalan Tumbuh, Sholatnya Bener Amalan yang Lainnya Bener Sholatnya Keterima Amalan Yang Lainnya Keterima Maslah Bener Atau Diterimanya Sholat Itu Semua Urusan ALLOH Tapi Ada Ciri-cirinya Mau tau balas Dulu dong

      • setuju karna Allah maha pengatur, oh betapa kasian manusia yang memiliki sayap patah dengan kaki terborgol

    • i,m agree with you… itu yg seharusnya.. diketahui dan dpahami oleh masyarakat skg ini,, jangan sampai kt tersesat gara2 diseseatkan oleh pikiran kta sendiri..

    • knapa nk hati-hati dgn ajaran SITI JENAR?
      ajaran dia mmg benar..
      nk blajar ilmu apa pun,tahap keyakinan perlu ada.
      kalau tak yakin belajar apa pun tak guna.
      tak kira la kita agama apa pun,semua agama dtg dr ALLAH.
      wasalam..

      • bner tuh, smuanya tergantung pemakaian, jdi ga prlu berhati-hati.

      • saya sangat setuju sekali dg pendapat bapak,baik bruk juga datangnya dari allah karna Allah Maha semuanya Illah toroika illah Biismillah tidak akan bergerak sesutau apapun kalau tidak seizin Aku kata Allah.-

      • cari yg rame an….kalo ke neraka rame2…heheh

    • Ooooalah ini ada lagi…..
      yang tau kita di tingkat mana itu cuma sang wajibul maulana…ndak usah direpotkan…! lakukan sesuai jalur yang diyakini itu aja, berbuat baik pada sesama dalam bermasyarakat, itu juga ibadah.

      sholat memang bagian dari ibadah, pengertian ibadah lebih luas cakupannya, jangan di kultuskan cuma syare’at…..bayangkan kalo orang beragama lain yang ndak sholat / melakukan syare’at……berarti makhrifat bukan hak setiap manusia kalo begitu……

      aduh….kalo belajar jangan setengah-setengah…sejarahnya juga dibaca….Franklin d Rosefelt pernah mengatakan “KEHANCURAN SUATU BANGSA DIMULAI APABILA BANGSA ITU TELAH MELUPAKAN SEJARAH AKAN BANGSANYA”

      Sampean semua bangsa mana…? jangan bertengkar dan adu opini….bebas berpendapat bukan berarti beradu opini yang bisa menimbulkan perpecahan….islam di negri ini ada banyak aliran,…..kenapa….karena banyak yang saur manuk beginian….menganggap dirinya paling benar dan seneng dzolim mengobok-obok orang lain……”djaman dulu islam khan hanya satu tho….?

      Peaceeeee….!

      • dalm tarekat ada pernyataan seperti ini..tidak perlu mengoreksi ilmu org lain,,nafsi,,nafsi. cukup dgn menambah dan memperbaiki diri,,,
        wassalamm,terimaakasih..

    • tdk ada yg istimewa dgn siti jenar,jadi….tak ada yg prlu di khawatirkn,,,pelajari apa saja yg ingin di pelajari,krna itu gerak hati…oh.ya….mnurut saya yg sesat itu tdk ada,tpi secara keseluruhan sy sependapat dgn anda

    • kalau yg 4 itu gk d pkai gmn,,,,,,,,,,?

    • hakekatnya syari’at adalah tarekat meapaki hakekat menuju makrifat

    • monggo kerso mas….

  9. Ajaran yang dituturkan Siti Jenar sangat menarik, apalagi kalau kita juga membicarakan ajaran-ajaran lain yang hampir mirip walaupun tidak benar2 sama, apalagi berada dalam masa dan budaya yang berbeda. Saya sempat membandingkannya dengan Wejangan Dewa Ruci kepada Bima, sungguh sangat indah, berikut petikannya

    Pukulun, wejanglah aku seperlunya agar tidak mengalami kegelapan seperti ini terasa bagai keris tanpa sarungnya sabarlah anakku,memang berat cobaan hidup ingatlah pesanku ini senantiasa jangan berangkat sebelum tahu tujuanmu, jangan menyuap sebelum mencicipnya. tahu hanya berawal dari bertanya, bisa berpangkal dari meniru, sesuatu terwujud hanya dari tindakan. janganlah bagai orang gunung membeli emas, mendapat besi kuning pun puas menduga mendapat emas bila tanpa dasar, bakti membuta pun akan bisa menyesatkan.

    janganlah mengatakan ajaran Siti Jenar itu sesat ataupun merupakan kebenaran yang hakiki, jika kita belum mempelajari kemudian memahaminya dengan kesungguhan hati.

  10. Assalamua’alaikum wr.wb.

    Istighfar…..banyak-banyak baca Istighfar sodaraku….ambil hikmahnya saja jangan terlalu dalam!!!

    Pelajari saja wudlu kita apa sudah benar, sholat kita apa sudah benar, dan semua pengetahuaan dasar Islam kita apa sudah benar. Boleh saja ekploitasi rasa ingin tahu kita, tapi ingat ! dalam DIRI KITA ADA MALAIKAT DAN ADA JUGA SETAN…jadi kalau belum tahu akan kekuatan iman kita jangan pernah mencoba kekuatan setan dalam membelokkan arah pikiran kita….Kembali saja ke AL QUR’AN DAN AL HADIST…..jadikan kisah Syeikh Siti Jenar atau apapun julukannya sebagai wacana saja jangan dijadikan perdebatan….jadikan pengingat….perbanyak Istighfar biar aman dunia-akhirat

    Maaf bila menyinggung siapapun juga yang tersinggung….
    Ingat kita sesama muslim……wajib saling mengingatkan…
    Terima kasih

    Wassalamu’alaikum wr.wb

    • ajaran siti yg terkandung dan perlu kta tauadlah ajarannya tntang ”budi pakerti”

    • Setuju Mas Arrumy……you are the best…..!

      “eeehhh…sedulur….kabeh..!”
      Kembali lah pada qur’an, kalo mengaji alqur’an jangan sebatas baca aja……jadilah orang bijak, kur’an itu bahasa arab, cobalah mengerti artinya….dan berpikirlah bagaimana kita mengimplementasikan mutiara dalam al’qur’an itu kedalam kehidupan bermasyarakat, agar tak terjadi crass / perselisihan dan ketegangan.”

      “wassalamu’alaikum wr.wb

    • ok…..saya SETUJU BANGET TUH

  11. Yang penting selalu kembali ke Alquran dan Sunah.Teladani terus Rasul kita Muhammad SAW sehingga kita terhindar dari bisikan iblis yang selalu mencari celah untuk membuat kita kufur.Pelajari lah apapun itu ilmu dengan hati yang bersih, ikhlas.Serta sikapilah perbedaan dengan tanpa kekerasan, penuh kasih sayang sebagaimana Rasul memperkenalkan Islam ini kepada dunia jahiliyah.

    • erm buat aper nk berbalah pasal agama ,,,,sesungguhnya fahamila ajaran sesat dan ajaran benar dengan pandangan menyeluruh…..sesungguhnya ilmu baik dan jahat to hidup dalam ilmu allah,,,,kita ni semua berjalan dalam peraturan dan ketetapan allah terhadap diri kita dan alam selluruhnya denagan ketetapan tersendiri dengan lengkap dan sempurna dalam ilmu allah,,,,fahamila wahai insan sekalian sesungguhnya mati itu adalah berpindah alam,,,,bukan mati,,,,kita tidak akan mati cuma kita akan bertukar alam,,,fahamila dengan rahsia ilmu,,,baru kita tenang dalam kehidupan zahiriah yang ditetapkan pada kita….allah.allah..allah lebih mengetahui atas tiap sesuatu kerna kta dalam pengawasanNYA

  12. ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH…!

    Sdra-sdraku….!!
    Agama Islam ini ada bukanlah untuk diperdebatkan, melainkan untuk dibaca “IQRO” yang arti secara penafsirannya adalah dipelajari.
    Islam tidak mengajarkan untuk saling mengejek dan menganggap pemahamannya yang paling benar melainkan “Mengajak” untuk lebih memantapkan pemahaman.
    mengenai Sang Syech Siti Jenar saya menganggap bahwa beliau merupakan proses pembelajaran yang secara hakiki tentang dimana manusia mengenal Khaliknya..!!
    Apakah kita pantas memvonis bahwa siti jenar itu salah..? sedang kebenaran itu adalah milik ALLAH SWT..! LA HAULA WALA KUWWATA ILA BILLAHIL ALIYYIL ADJIM.

    janganlah kita merasa puas dengan pemahaman kita sedang ternyata pemahaman kita itu masih seperti kulit kelapa, tetapi pelajarilah dalamnya agar kita ketahui Isinya, karena isi dari buah kelapa itu Manis…!!
    Siapakah Manusia Yang Sanggup MENGGAMBARKAN RASA MANIS ITU KEPADA TEMAN- Teman Lainnya…!!!

    WASSALAMUALAIKUM WR.WB

    • Setuju…(bersembunyi ditempat yg terang kayanya lebih indah)

    • bguss saudara ku,,,saya setuju dgn anda….

    • saya setuju kata orang sunda nyumput dinu caang…….ilmu hakikat adalah untuk orang-orang terpilih artinya yang daya pikirnya lebih maju ketimbang orang biasa contohnya Rosulullah saw adalah manusia super yang daya pikirnya melampaui jamanya pada waktu itu sehingga tak mungkin mengajarkan ilmu hakikat pada kaum jahiliyah yang masih diliputi kebodohan hanya kepada sahabatnya saja seperti sayidina ALI yang dapat menerima ilmu hakikat diteruskan pada anak cucunya sampai kepada syek Abdulqodir jailani yang masih ada nasab keturunan dari beliau kalau dijawa syekh Syarifhidayatullah(sunan gunung jati) sebagai walikutubijaman kulafaturRosulullah saw yang masih ada garis keturunan dari pihak ayah

  13. ass. ww

    yg terpenting apa yang kita lakukan kita tahu makna dan tujuan, atau dg kata lain didasari dg IMAN, jangan cuma ikut2an pendapat guru ato orang lain tanpa mengalami sendiri…kasarnya jangan jadi Burung Beo…apa yng diomong orang itulah yg diikuti….

    PELAJARI DAN IKUTILAH AL-QUR’AN….AWAS HADIST BANYAK YG PALSU….TIDAK ADA JAMINAN

    WASSALAM,
    HAMBA ALLAH

  14. MAS UCUP

    Ingatlah apa yg terkandung dalam…sholat…

    Dzikir bukan berarti duduk dalam masjid atau menyepi…

    dzikir yang sebenarnya adalah: disaat kita dihadapkan dengan permasalahan apapun yang ada kita tetap berserah diri kepada Yang Maha Agung… ALLH SWT

    sy cuma mengingatkan : Cuma orang yang ikhlaslah yang tidak dapat tergoda syetan…..

  15. Syekh siti jenar……
    sufi agung yang benar2 mengerti akan Dzat Nya, cara kematian dan kesempurnaan sejati, sehingga bisa manunggal dengan yang menciptakan itulah makna sejati Inalillahi wa inalillahi rojiun sehingga bisa bertafakur abadi dengan Sang Pencipta.
    apakan orang seperti beliau ada di jaman serba edan sekarang ini????

  16. Tidak ada Tuhan selain Alloh.
    Terima kasih syeh siti Jenar dengan ajarannya telah membukakan hijab .
    sesungguhnya kita berasal “dari Alloh” dan “kembali kepadaNya”

    • Sampurasun…..
      assalammualaikum.Wr.Wb.
      subhannalah….Maha Suci Engkau yg Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang,dengan menyebut namaNya saya bersukur insaallah saya Islam.

      seandainya saja orang tau apa yang sudah benar ,tentu tidaklah akan menjadi sesuatu yg harus di perdebatkan.
      tetapi manusia selalu ingin benar dan mencari-cari pembenaran.serta selalu ingin membenarkan,merasa benar,sedangkan yang memiliki benar adalah SANG MAHA BENAR .
      dan seandainya saja manusia mau belajar bijak dunia ini akan indah.Seperti INDAHNYA SINAR BULAN PURNAMA .

      sedangkan Syekh Siti Jenar.beliu tak ingin menjadi bagian dari itu beliu adalah hamba Allah yang menjalankan dan berbuat segala sesuatu atas dasar karna Allah.tak setarikan nafaspun dia ingin berpisah atau memisahkan diri dari hanya menyebut namaNya,sehingga orang berpikir dia mengaku dirinya sebagai Allah.

      Allaah….hu Akbar…
      mari kita lihat dia mengajarkan kita untuk tidak mengkultuska dirinya.Foto (gambar)beliaupun tidak ada,makamnya pun simpang siur entah yg mana yg benar.
      hingga pada ajarannyapun dianggap sesat.
      Allah hu Akbar..semoga beliau memaapkan segala apa yang saya tulis ini dan semoga Allah menjaga hati ini tetap lembut dan tidak menjadi batu dengan segala kasihNya dan ampunnanNya.amiin

    • setuju

      dari Allah kembali ke Allah,,,

      kalo dari Allah kembali ke Surga ??????????????? :D :D

  17. sejatining urip iku Allah…..
    semuanya akan kembali kepadaNya
    kita hanya terperangkap di dalm tubuh yang fana’ yang selalu membutuhkan makan minum hiburan dan ke”dunia”an lainnya
    tapi Allah tidak membutuhkan itu semua

    mari kita kembali kepadaNya

  18. Jenar kadang memang menjadi jimat yang mujarab. Misalnya jimat untuk melariskan buku itu. :mrgreen:

    btw, saya tetap bingung ajaran benar kok bisa di anggap berbahaya ya? Apa karena yang mengganggap itu nggak bener? *bingung*

    • sampean kurang yakin mas.

    • hi..hi..hi.., ndak perlu bingung mas…lha wong manusia lahir mbrojol dari rahim itu sudah membawa ilmu dunia akhirat,..jadi tinggal bgmn dia dituntun, dididik, diarahkan. ibarat kertas putih…bila tergores tinta hitam maka yang muncul goresan hitam dLsbgnya.
      Ndak ada yang berbahaya,….karena yang membuatnya menjadi berbahaya itu ya yang berfikiran bila itu berbahaya. namun alangkah baiknya apabila kita WASPADA. :)

  19. AWW.
    Terlepas dari kata salah dan benar, sesat ataupun tak sesat, sebuah ajaran yang mampu mengenal Sang Pencipta sehingga bisa menempatkan diri pada porsi yang semestinya sebagai seorang hamba yang baik dan mampu mengabdikan diri kepada yang memberi segala.
    Meskipun Ia tak pernah meminta dan menuntut, tidak sama sekali gila pujian, dan tak berharap di agung-agungkan, karena Ia sendiri lah keagungan yang tak bisa lagi terbantahkan. Sebuah ajaran pantas di sebut ajaran, tentunya mengajar pada kebaikan yang sejati tanpa adanya campuran dan kontaminasi dari hal-hal yang justru akan merusak kesucian ajaran itu. Jenar hanyalah sebuah ajaran yang baik maupun buruknya adalah tanggung jawab para pengikutnya. Pada akhirnya kebenaran sejati akan muncul ke atas permukaan bumi dan menganulir segala kekeliruan, baik yang tampak maupun yang tak tampak. WSLM.

  20. saya setuju denga ajaranya kiyai sekh siti jenar..akan tetapi harus di liat melalui ajaran dari al-quran……..sayang menyadarinya……….manunggaling kawula gusti………..

    • mengaji diri,mengaji al quran,mengaji Tuhan….slalu sahadat & sholawat…& sholat……..dg berjalan kamu…kamu…kamu akan tau dg sendirinya…smua itu jgn diperdebatkan tp dijalankan!!!!

  21. Alhamdulillah… Manungggaling Kawula Gusti adalah istilahnya Syekh Siti Jenar… sedangkan Nabi Muhammad S.A.W dengan istilahnya waktu itu adalah Isra Mi’raj…Nabi Isa dengan istilahnya Kenaikan Isa Almasih atau Malam Kudus.. yang sama artinya dengan Malam Seribu bulan… Dengan terbukanya hijab-hijab, syahadat Sudah Sempurna…… apa yang disaksikan sudah “rea”l… tak ada lagi keraguan dalam menyembah…. tak ada lagi pikiran mana yang disembah… bukan bayangan huruf-huruf lafadz Allah, atau tulisan Allah.. Terimakasih Allah, Terimakasih Nabi Muhammad, Terimakasih Nabi Isa, Terimakasih Syekh Siti Jenar, Terimakasih Mursyid.. Terimakasih Al Halaj, Terimakasih Wali-Wali Allah…sedunia… Yang bingung… teruslah bingung, yang menganggap sesat…teruslah berfikir sesat, yang sudah bercahaya dalam Sholat… jagalah sampai mati….!!!

  22. ga ada yang salah dari syech siti jenar, yang ada hanya ketidaktahuannya atau beliau hanya ingin tidak ada dominasi pemujaan “sanjungan yang terlalu berlebih ” dari murid/ orang yang merasa diislamkan wali sanga,seperti yang sekarang ini. coba lihat masyarakat islam kita yang semuanya hafal alfatihah “IYYAKA NA’BUDU WA IYYAKA NASTA’IN” HANYA kepada Alloh aku menyembah HANYA kepada Alloh aku memohon pertolongan. tapi masih saja ada yang meminta kepada kuburan.
    Kubur siapapun, jika sudah jadi mayat TIDAK AKAN MENDATANGKAN MANFAAT APAPUN, TERLEBIH MEMPERCAYAI KESAKTIAN BELIAU YANG MASIH TETAP HIDUP. Hatta makam Rosululloh SAW sekalipun.
    Sebab akan berhadapan dengan satu fakta yang harus diterima, TETAP MEMOHON KEPADA ALLOH dengan segenap keimanan, atau MENERUSKAN KEBIASAAN MEMINTA KEPADA ALLOH DIHADAPAN KUBUR ORANG MATI yang berarti dia telah mensekutukan (musyrik) Alloh dengan makam** Orang sholeh.

  23. Assalamualaikum…..

    Disini bukan momen untuk menyatakan siapa yang benar atau salah…. wajar setiap manusia punya salah atau pernah khilaf….gak ada yang sempurna…sodara yang setuju dengan syeh jenar, ya monggo….yang gak setuju ya monggo…gak ada masalah….wong yang Maha Benar ya Allah semata kok…Allah kelak akan menunjukin mana yang hak dan yang batil….jangan kuatir…jadi pengikut Ahlus sunna wal jama’ah aja dijamin tau yang bener dan salah, jangan jadi pengikut Ahlu nafsu wal jamaah….nanti kita malah jadi ngawur…..karena profil idaman kita hanya Rasulullah Muhammad SAW yang patut kita idamkan,kalo kita mengaku ISLAM …

    Maaf …. namanya juga manusia…bnyak khilafnya….
    terima kasih sama sahabat Ar Rummy yang membuat saya terbangun dari kesombongan seorang manusia dalam beribadah…..

    Wassalam……

  24. ISLAM YA ISLAM !!!!!!!!!!!
    GAK ADA ISLAM PLURALISME……ISLAM KIRI….ATAU ISLAM YANG ANEH2…. SEKALI ISLAM YA ISLAM ….UNTUK SODARA YANG NGAKU ISLAM PLURALISME ATAU LAIN-LAIN, SAHADAT LAGI SANA ….JANGAN NGRUSAK ISLAM…..TOBAT….KALAU ANDA HIDUP DIJAMAN SAHABAT ALI BIN ABI THOLIB, BISA DIPASTIKAN ANDA AKAN DIPENGGAL DENGAN PEDANG BELIAU SENDIRI…
    SEDANG,
    SITI JENAR ATAU SIAPAPUN NAMA ATAU AJARANNYA ITU SEKRANG HANYA JADI PENGINGAT SAJA JANGAN DISIKAPI YANG BERLEBIHAN…….

    HIDUP ISLAM !!!!!!! ALLAHU AKBAR !!!!!!!!!!!

    • apa kamu tau cara membesarkan nama tuhan mu? baru tau islam sedikit kamu sudah sombong!

    • siapa tuhan mu??
      apa islam mu ud bener?
      siapa yang kamu sembah qun?
      belajar dulu, baru ber takbir setelah kamu tau siapa yang kamu sembah..

    • To QUN: dasar guoblok!!

    • begini mas Qun,
      bila dan pada saat mas sholat, mas membaca basmalah…betul tidak?

      arti dari basmalah itu adalah “dengan menyebut nama allah yang maha pengasih dan maha penyayang”.

      sudahkah mas mencoba mengamalkan maupun menerapkannya dlm kehidupan sehari-hari?….dari bacaan tersebut: berarti tidak boleh marah, tidak boleh mrasa menang sendiri, tidak boleh menyakiti, membunuh semut atupun nyamuk pun tidak diperbolehkan…pahami, dimengerti, kemudian diterapkan dlm kehidupan sehari-hari.
      bila dari dilihat dari cara anda menulis…kira kira anda membutuhkan waktu lebih dari 7 tahun untuk memahami dasar yang paling dasar tsb..”basmalah”…

      seperti dalam penyampaian komentar mas ….yang mengatakan bahwa ” jangan berlebihan “…namun cara mas sangatlah berlebihan. dari mulai menyuruh tobat, menyuruh baca syahadat kembali dll, yang tentunya bisa mas baca kembali sendiri.
      :)

      rollis.

  25. Assalamualaikum w.w
    Sujud syukur pada ALLAH Sang Penguasa Alam Semesta

    Cak Seno dan konco2….yang namanya Syeh siti jenar itu ya juga muslim, adapun ada hal yang dilakukan beliau ya itu menunjukkan sifat beliau yang kamilia, wujud cinta beliau kepada sang penciptanya. Tapi mungkin untuk kita yang ditataran syariat cara beliau agak berbeda, sedangkan pada masa para wali 9, sampai ada perdebatan tentang cara berpikir dan tatacara beliau, itu dikarenakan kondisi masyarakat Islam saat itu masih “hijau”, jadi masih belum bisa menerima cara si-syeh dalam mewujudkan kehambaan beliau kepada ALLAH. Itu yang jadi pokok perdebatan saat itu, karena materi yang disampaikan para wali 9 saat itu adalah mengajarkan Islam yang bermateri dasar, yaitu Syariat. Jelas hal ini yang jadi perbedaan yang mencolok saat itu. Maka dari itu kesimpulan yang bisa kita serap dari paparan singkat diatas adalah tarikat-hakekat-makrifat bisa dicapai dengan melaksanakan syariat secara benar.Tanpa kita sadari ketiga tingkatan tersebut diatas akan kita capai dengan sendirinya, karena itu adalah hak ALLAH untuk meningkatkan tingkatan kita.
    semoga kita segera ditingkatkan kadar iman dan islam kita…amin ya robal alamin..
    MAHA SEMPURNA DAN BENAR ALLAH

    Ihdinisirotolmustakim
    Wassalamualaikum w.w

    nb:
    Banggalah dengan status ISLAM , tanpa embel-embel ISLAM A ATAU ISLAM B ATAU C,karena agama yang paling dridloi oleh ALLAH adalah ISLAM dengan Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpinnya.

  26. mohon bertanya gimana saya bisa dapat foto syek siti jenar seperti foto wali 9 yang lain kalau bisa ada di internet bagaimana bisa saya mendapatkanya !

  27. perspektif lain dalam sejarah syekh siti jenar dikemukakan oleh agus sunyoto dalam serial novelnya: suluk syekh siti jenar. ada 7 jilid broer….

  28. perspektif lain dalam sejarah syekh siti jenar dikemukakan oleh agus sunyoto dalam serial novelnya: suluk syekh siti jenar. ada 7 jilid broer. bisa diliat di http://www.khatulistiwa.net

  29. Syekh Siti Jenar adalah sosok yang kasmaran dengan pencipta-Nya… Mahluk-Nya yang mungkin paling menginginkan penyatuan dengan diri-NYa,Namun bagi kondisi masyarakat pada saat itu ajaran ‘Manunggaling Kawula Gusti,Iku Kang Jeneng Sujud Sejati’ dapat disalah artikan…

  30. semua ajaran baik, cuman syeh siti jenar atau siapa sajalah mendapat pencerahan sendiri sendiri tentang tuhan, jadi silahkan gali keyakinan kalian hingga tiada batas antara engkau dan Dia

  31. emmmmm….
    Syekh Siti Jenar (SSJ), bukan manusia, tapi juga manusia !
    dia adalah sosok penggerak dan pencetus DIALEKTIKA ala Islam dan Jawa.
    SSJ adalah yang dicipta, sekaligus pencipta….
    Dimana sebuah kepercayaan yang sebenarnya hanya untuk konsumsi hati dan dirinya sendiri, lewat “pencerahan” hasil eksplorasi dari bilik-bilik alat pemompa darahnya. dia wujudkan, dia jadikan, sebuah pengetahuan dan kepercayaan untuk semua manusia berakal !!
    SSJ berani membuat kembali umat untuk berani tersenyum dengan sebuah “kecerdasan” dan kedewasaan berideologi.
    Menyadari betapa Tuhan juga ingin merasakan enaknya jadi manusia…pahitnya hidup ala manusia.
    Jadi, apapun pendapat anda semua duhai penggila Sukab!
    SSJ tetap benar, SSj tetap salah. Dialah bapak dialektika Islam Jawa. Karena Kebenaran adalah bagaimana sudut pandang kita melihat sebuah realita. Menguntungkan, tidak beresiko, diterima banyak orang, itulah K E B E N A R A N…dan semuanya tidaklah Baku, tidaklah Absolut !! ^_^

  32. asalamualaikum…. saudaraku seiman,sekarang kita ga usah memperdebatkan masalah ajaran syekh siti jenar,yang kita takutkan akan menjadi fitnah agama ataupun aliran tertentu, yang penting dalam peribadatan kita selalu berpegang pada alquran dan al hadits…!!! bagi anda yang tidak setuju silahkan tidak setuju tapi jangan ada perkataan SESAT,dan bagi anda yang setuju pabila ingin mendalami ajaran beliau silakan mencari guru tarekat saja.saya seorang naqsyabandiyin yang merasa tenteram dengan ajaran syekh siti.bagi anda yang ingin berbagi perihal dengan saya silakan kirim email ke bobby_capri22@yahoo.co.id

  33. Nusantara Menuntut Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia/ Perang Ghoib Fafirru ila Allohu-jilid 2
    BUMI BERTASBIH(resik-resik YANG KOTOR)::Arwah para roh pahlawan bersedih dan menangis melihat anak cucu rebutan kekuasaan,banyak pengangguran,ada yang sulit mencari makan dan anak didik tidak bisa melanjutkan sekolah.Para Malaikat sibuk naik turun dari langit untuk menyampaikankabar berita petunjuk siang dan malam, tapi orang tidak menghiraukan karena tuli,bisu, matahatinya,siap2 menunggu malaikat maut-dari Kyai Moch Da’i atas petunjuk Gajah Mada
    Sinungkalan sandhi asma/kala dan merujuk kepada KEADILAN-ketika quran berbicara tentang keadilan yaitu Jikalao keadilan diterapkan maka semua makhluk akan binasa,kecuali yang mendapatkan rahmatNya:: sandhi asma dengan sengkalan; dewa wolu, ngasta manggalaning ratu)::: akan ada dewa tampil,berbadan manusia,berparas seperti Batara Kresna,berwatak seperti Baladewa,bersenjata trisula wedha,tanda datangnya perubahan zaman,orang pinjam mengembalikan,orang berhutang, membayar,hutang nyawa bayar nyawa,hutang malu dibayar malu. Putra Sang Fajar sepertinya akan muncul di akhir tahun 2008 ini, 1928 caka = tahun 2008 akan ada dewa tampil.TETAPI YNG PENTING ADALAH Jikalau Kita tidak melakukan tindakan keadilan/amar makruf nahi munkar maka Kita akan dibinasakan oleh Alloh,Kalo pingin Selamat lakukan keadilan/amar makruf nahi munkar, tindakan keadilan paling rendah adalah pilih calon yang benar dalam pilkada,jangan terlena dengan figure/harta/keturunan.SALAH PILIH pemimpin di PILKADA,maka BENCANA AKAN MENIMPA SELURUH LAPISAN RAKYAT BERDOSA DAN TIDAK BERDOSA,INGAT KAUM TSAMUD nabi Shalih,satu orang membunuh unta azabnya seluruh negara(as-Syams:13-14). Wisik dari Kyai muh Jari-bulan akhir bulan Suro/Muharram:::Muncule goro2 jagat banjir darah sebab manungso golek payung(pemimpin) keadilan kabeh manungso bakal ngunduh wohing pakerti(menuai karma), bakal muncul lintang kemukus) tondo bakal ono goro2(chaos) ,sing bejo wong sing ikhlas,sumeleh,temen,legowo. Tafsirnya::Dengan situasi Perekoniman yang sulit ini akibatnya banyak PHK dan pemangkasan gaji sementara kebutuhan pokok semakin mahal,secara otomatis rakyat kecil akan mudah terprovokasi dengan politik uang menjelang PILKADA dan PEMILU 2009,artinya demi uang kecil rakyat mudah disulut emosinya untuk melakukan chaos karena rebutan benar.
    METODOLOGI KORUPSI PEMIMPIN DAERAH DENGAN KEDOK PROYEK APBD penggunaan dana APBD untuk Proyek ABCD,contoh eksekutif menganggarkan nilai proyek 50 miliar,tetapi dalam lapangan eksekutif kongkalikong dengan kontraktor bahwa nilai Rp50miliar hanya digunakan sebesar Rp30miliar sedangkan sisanya Rp20miliar dikorupsi buat kepentingan pribadi dan alokasi dana kampanye.Tetapi tertulis dalam Laporan Pertanggungjawaban Nilai Proyek sebesar Rp 50miliar.Apakah pemimpin seperti ini yang akan dipilih yang akan menghancurkan masyarakat secara pelan pasti dan dimata masyarakat bagus tapi uang dari korupsi proyek APBD.Tunggu Kehancurannya seperti Kaum Tsamud nabi sholih AS
    Petunjuk Membuka arti Pesan Ghoib dari Nabi Khidr dari Kyai Moch Da’i:: saiki bukaen sirate ono ing kalbu kalbu ono ing ati, supoyo ngerti maksud dan tujuan sembahyang dan poso lan bukaen surate kelawan mripat dohir sajrone kuran hadits supoyo slamet donya akherat artinya cari makna rahasia dengan kalbu,supaya ngerti maksud tujuan sembahyang dan puasa dan buka surate/dalil nya dengan Quran Hadits,,,WISIK Awal bulan Safar::Gustialloh nurunake (menurunkan) wadyabala sewu malaikat (pasukan seribu Malaikat dipimpin), punggawane Malaikat izroil, kanggo nyaponi jagad (untuk membersihkan-menasbihkan alamraya caranya dengan putingbeliung, banjir, hamatanaman, penyakit, gempa)—rowi kyai turmudzi,Kabuh-jombang. Kenapa Pasukan Malaikat turun? WISIK Awal bulan Safar rowi Kyai Moch Da’i ,dari Syekh Subaqiir-penumbal tanahJawa-walisongo periode I::: Lelembut wis mudal songko sarange sudah keluar karono sebab sing jogo akeh podho turu lan lali, akhire gawe ulah kaelekan ono masyarakat ono pemerintahan dengan tujuan mengadu rebutan bener dan saling menjatuhkan.Kesimpulan:::
    Masalah lintangkemukus sudah turun jam 3 malam Awal Bulan Safar.maka wiridnya-sesuai petunjuk Alloh-baca::surat-fateha+surat-iklas supaya ridho dengan ketentuan alloh atau legowo-rela dan sumeleh-pasrah
    Melakukan sholat Tasbih 4 rokaat 2salam.yang Utama setelah melakukan solat Jumat,puasa lebih bagus
    Ki Rogo Sukmo ninggal Kaunen-akhir bulan Selo/zulqoidah::rowi kyai shodiq Mberat,Mojokerto-Jombang::
    1. Kaintere bumi manungso,muntahe dadi wahoyo,njupuk e tumbalmanungso
    Kaintere adalah Proses permbersihan dan Pemilihan yang baik dari yang buruk sehingga dapat dibedakan / digolonggkan benar dan salah, di alam dunia dan manusia,merupakan proses seleksi alam,dimana seleksi alam ini akan membawa bencana akibat ulah tangan manusia itu sendiri,artinya manusia menyakiti/merusak lingkungan alam akibatnya alam juga akan menyakiti manusia dengan bencana dan penyakit-ini adalah proses hukum kausalitas.dalam proses seleksi alam ini secara otomatis membawa korban manusia karena bencana alam dan penyakit.
    2. Ireng mendunge banjir tamune, kembung laute ngelep gegere,teko omone loro donyane
    Proses pencairan es di kutub utara dan selatan, akan menimbulkan pasang air laut akibatnya ada perkampungan di sekitar pantai akan tenggelam bahkan sebuah pulau akan hilang,Ozon yang tipis akan menimbulkan efek rumah kaca artinya panas matahari akan menyerap air dari pasang air laut secara berlebihan,menjadi mendung/awan kemudian hujan yang menyebabkan banjir bandang,akibat dari banjir yang berlebihan akan meninggalkan penyakit yang menyerang manusia dan tanaman padi akan rusak karena terkena hama.maka kalau sudah seperti ini penderitaan yang akan dituai.
    3. Angin cilik gak dibolo angin gedhe ngrusak negoro
    Tafsir Material science: akibat Global Warming adalah el nino dan la nina, udara akan mengalir dari area temperatur tinggi menuju area temperatur rendah, angin adalah udara yang mengalir dengan membawa uap air/mendung kemudian hujan dengan debit curah hujan yang besar berakibat banjir dan perbedaan temperature yang tinggi akan menyebabkan badai atau angina ribut di sejumlah kawasan Nusantara yang mengakibatkan bencana Nasional akibat ulah para Penguasa dan konglomerat mengeruk sumber daya alam secara serakah untuk kepentingan sendiri tanpa memperhatikan dampak lingkungan dan social sekitarnya Tafsir Bathin Angin cilik adalah suara wong cilik, angin gedhe adalah para pejabat yang mengatur negara.Artinya ini semua bencana yang terjadi karena penguasa tidak memperhatikan kepentingan rakyat dan lingkunan,kenapa rakyat kecil juga ikut merasakan penderitaan ini karena mereka tidak mempunyai keberanian untuk menentang kesalahan penguasa, karena amar makruf nahi mungkar itu adalah kewajiban setiap warnegara bukan hanya penguasa. N.Muh SAW:bersabda:Pelaku Kezoliman (golongan I,elit politik), Penolongnya (golongan II,kyai+aparat+pendeta) serta Orang yang Rela terhadapnya (golongan III,umat) adalah satu kesatuan. Barangsiapa menerima orang yang zolim dalam kezolimanya, maka Alloh menjadikan Penzolim itu berkuasa terhadapnya dan jika dia (golongan II dan III) berdoa niscaya Doanya Tidak akan dikabulkan.ANTITESA DARI HADITS DIATAS ADALAH SOLUSI UNTUK BANGSA INI AGAR BERUBAH MENJADI MAKMUR YAITU Lakukan tindakan Keadilan disegala bidang maka niscaya Doa Kalian akan terkabul.Bagian terbesar dari kita adalah Golongan III /Rakyat
    4. Yen bumi kebek an murko, agomo pitulunge, Wong bener dadekno pancer
    Goro-goro/Kemarahan alam bumi Nusantara akan bisa diredam atau diselesaikan dengan cara :
     kembali kepada agama masing2 (yang hindhu harus mengamalkan weda, yang budha harus mengamalkan tripitaka,yang Kristen harus mengamalkan injil dan taurat, yang Islam kembali kepada al quran ),definisi Agama secara sederhana adalah mengatur hubungan dengan alam, manusia dan tuhan.Hakekat akhirnya adalah akhlakul karimah atau menuju kepada kesempurnaan akhlak yang merupakan proyeksi dari dasar tauhid-Tuhan yang Maha Esa.(Misi dan Tugas Para Nabi)
     wong bener (shadiqin),menjadi qutub/poros./rojiun/jalan kembali ke Alloh. Shadiqin ,versi Quran,adalah sekelompok Mukmin yang dari sisi niat,pembicaraan dan perbuatan bersifat jujur.(An-Nisa:69) Menaati Alloh dan Rasul itu adalah sumber anugerah dan kenikmatan Alloh,mereka itu adalah para nabi,para shiddiqin,orang yang mati syahid dan orang yang shalih.
    Artinya agama adalah JALAN dan Wong bener adalah PEMANDU JALAN/PEMIMPIN.Artinya pilihlah atau Carilah Pemimpin yang benar dan Jangan sampai keliru.Caranya Lakukan tindakan Keadilan disegala bidang maka niscaya Doa Kalian akan terkabul , dengan Berdoa dibawah ini:sebagai panduan dasarnya:: doa para pejuang keadilan( doa puncak untuk kejayaan kita dan bangsa) adalah fateha kepada K.N Muh SAW wa alihi wa itrotihi wa jamiil anbiya wal mursalin wasidiqin wa suhada wa solihin, khususon ila Muhammad bin Hasan Askari, R wijaya, Gajah Mada, syekh Subaqir.kemudian :(ayat Quran-mukadimah)Wa ida sa’alaka ibaadi annii fa innii qoriib ujiibu da’awatad daa’i idaa da’aani fal yastajibu li wal yukminu bi laallahum yarsudun 3-7x,istigfar50x,Fateha 11x,Kursyi 11x,surat iklas3x,inna anzalnahu fi lailatul qadr/surat al.qadr.3x,(solawat imam Ali b abutalib a.s,Fatih,Uwais Qorni,untuk mencapai puncak Hakekat dan Ma’rifat, bisa dihitung dengan jari kyai khos di tana Jawa yang punya doa ini)::sholawatullohi wa malaikkattihi wa anbiyaihi wa rusulihi wa hamalatil arsyi wal kursyi wa jami’il kholqihi fi samawati wal ardhi wa ma bainahuma ala sayidina muhamadinil fatihi lima ugliqo wal khotimi liman sabaqo wan nasiril haqqi bil haqqi wal hadi ila sirotikal mustaqim wa ala ahlihi wa itrotihi ahli baiti alahisalam wa rohmatullohi wabarokatuhu bi adadi kulli maklumi laka haqqo qodrihi wa miqdarihil azhim wastagfirullo allazdi laihailahuwal hayulqoyum wa atubu ilaihi 11X,(solawat N Yusuf as, Ketika N.yusuf dibuang oleh saudaranya ke dalam sumur maka Jibril a.s memberi doa ini )ya robbi muhammadin wa ali muhammadi sholi ala muhammadin wa alih muhammadin wa ajjil farojahum waj alli min amri fakrojan wa makhrojan warzuqni min haitsu ahtasib wa la ahtasib 11x:: Tasbih AzZahro(tasbih 33x tahmid 33x takbir 33x)::(kuncilangit+bumi, Ketika Usman bin Affan menyerahkan semua hartanya kepada Nabi.SAW maka doa ini diberikan )::laa ilaaha illallohu wa allohu akbar wasubhanalloh wal hamdulillah wa la haola wala quwata illa billah wastagfirulllohalladzi lailahaila huwal awalu wal akhiru wa dhohiru wa bathinu yuhyi wa yumitu wahuwa hayu layamutu biyadihilkhoiru wahuwa ala syaiin qodiru 9x,(Ali Imron:1-2, Ismul Adhom Quran berdasar Hadits)Alif Lam Mim Allohu lailahailaHuwa Hayu Qoyum huwaallohulladzi lailahailahuwa robbul arsyiladhim 11x, (ketika N.Ibrohim dibakar oleh raja Namrud dan pertolongan Jibril ditolak oleh N.Ibrohim, maka alloh mewahyukan doa ismul adhom ini) ya hayu ya qoyum ya qodim ya daim ya fardu ya witru ya wahid ya ahad ya shomaduladzi lam yalid walamyulad walam yakunlahu kufuwan ahad 11x, (Ismu Dzat al Haq) ya HuWa Ya Alloh Ya Nur Ya Qudus ya Haq,(mempertahankan Iman) Robbana la tuzik u qulubana bakda idhadaitana wa hablana minladunka rahmatan innaka antalwahab 11x,(Doa Mempercepat Kejayaan Dirimu dan Bangsamu) Allohummaghfirli mukminin wal mukminat-atau alohumagfirli zunubi wa walidaya warhamhuma kama robbayanisoghiro wa li jamiil muslim muslimat wal mukminin wal mukminat al ihya minum wal amwat 7x,(doa wasilah Penguasa Ismul Adhom)Assalamu alaika ya Muhammad bin Hasan Askari adrikni- Assalamu alaika yaMuhammad bin Hasan Askari aghistni-7x, (untuk keselamatan dunia dan akhirat) salamun qoulam mirrobbirrohim kunfayakun 11x,surat iklas 1x
    5. Sabejo2ne wong sing eling,isih bejo wong sing waspodo,Sabejo2ne wong sing waspodo,isih bejo wong sing sumeleh.
    Sumeleh adalah Ridha terhadap Takdir yang Maha Kuasa.Sucikanlah Dia selalu dan Jangan Berburuk sangka kepada –Nya, Mohonlah Bantuan kepadanya dan Jangan Berputu asa.(Versi Syekh Abdul Qadir Jilani)
    Habis Gelap Terbitlah Terang:::Wisik 1-Suro/Muharam dengan rowi kyai muhammad Jari-Kabuh-Jombang::Wong cilik jinunjung drajat,Lingkaran setan bakal disirnakae, Musuh2 islam akan tumbang, diganti kelawan prajurit islam, Penjelasan :: ketundukan kepada hukum langit yang ada di kitab suci hindu,wedha,injil,tripitaka adalah islam, artinya akhlak bagus sosialnya bagus akan mempermudah jalan menuju kewalian, Dengan merujuk kepada poin 1: Kaintere bumi manungso,muntahe dadi wahoyo,njupuk e tumbalmanungso,Kaintere adalah Proses permbersihan dan Pemilihan yang baik dari yang buruk sehingga dapat dibedakan antara yang benar dan buruk, yang buruk dihancurkan dan yang baik ditinggikan,jadi Cokro manggilingan dan Kausalitas Sebab Akibat(seleksi Alam) yang akan membuahkan rakyat kecil naik drajat,dengan amar makruf nahi munkar dan doa para pejuang keadilan( doa puncak untuk kejayaan dirimu dan bangsamu) yang merupakan senjata prajurit muslim wa mukmin untuk memusnahkan tentara Setan dan cs-nya.
    Untuk mencapai kondisi itu sebaiknya diperhatikan pula wisik2 ghoib denga rowi kyai muhammad da’i –Kabuh,Jombang dan kyai Ismail-Tambar,Peterongan,Jombang,berikut::
     mbah Alif,Majapahit,mbethek,Mojoagung:ungkalen Rosomu, sakabehe takdir wus ginaris tapi kudu ikhtiyar,Gusti Pangeran seneng karo wong sing resik.tafsir ungkalen Rosomu adalah ibadah yang memperhatikan syariat makrifat dan hakikat sehingga membekas dalm hati dan akal,berusaha dengan benar dan tafsir Gusti Pangeran seneng karo wong sing resik –tuhan menyukai orang bersih adalah tindakan ucapan benar,sholat tasbih / Ja’far th-thoyar dengan tasbih tamjid subhanalloh wal hamdulillah laa ilaaha illallohu wa allohu akbar
     mbah Sayid Sulaeman,mbethek,Mojoagung::Sampurnane laku ono ing ikhlas, roso lan rumongso,Imam Mahdi,th 1999::Sabar lan nrimo,akehono istigfar.pahami surat an-nasr(PERTOLONGAN),ayat terakhir bahwa syarat untuk mendapatkan pertolongan/kemenangan mutlak adalah fa sabbih bihamdika robbika wastagfir innahu kana tawwaba , Secara sederhana adalah melakukan amalan para wali Alloh yaitu habis atau menjelang Maghrib atau Subuh membaca :istigfar 500-1000x, inna anzalnahu fi lailatul qadr/surat al.qadr 500-1000x,surat ikhlas 1000x, Kenapa banyak supaya membekas didalam hati sehingga menyatu dengan aliran darah sehingga menjadikan hati qolbun salim.Rahasia Istigfar ada di ayat quran berikut :faqultus taghfiru innahu kana ghofaro yursilis samai alikum midroro wa yumdikum amwalikum wal banina wa yajalakum jannata-siapapaun yang beristigfar akan mendapatkan rejeki yang melimpah harta dan anak yang sholeh dan masuk surga.Salah satu puncak istigfar adalah surat al qadr menurut Imam Ja’far Shadiq a.s (imam ke 6 syiah)
     Tafsir Wisik ungkalen Rosomu, sakabehe takdir wus ginaris tapi kudu ikhtiyar,Gusti Pangeran seneng karo wong sing resik dan Sampurnane laku ono ing ikhlas, roso lan rumongso adalah sholat tasbih dengan rukuk yang lama akan mampu mengusir setan,menambah panjang umur dan rejeki.doa dan berusaha.resik adalah suci artinya tasbih, ayat Alquran yang bercerita tentang bagaimana penghuni-penghuni surga memperoleh makanan/kebutuhan/hajat/cita2.,”Doa-doa mereka di dalam surga adalah (kalimat) Mahasuci Engkau Ya Allah (Subhanakallahuma); ucapan selamat (di antara) mereka di dalam surga (tahiyyatuhum) adalah (kalimat) salam; dan doa mereka yang terakhir adalah Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam [Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin]-Yunus,10. salah satu dari cara hidup penghuni-penghuni surga. Pertama, mereka akan mengucapkan tasbih pada setiap saat mereka membutuhkan sesuatu. Kedua, menebarkan salam sesama mereka. Ketiga, mengucapkan kalimat tahmid pada akhir setiap nikmat yang diperolehnya.Jadi Tafsir nya adalahmelakukan sholat tasbih 4 rokaat 2 salam,rokaat 1-fatha+ Suratuz Zilzaalaha,rokaat 2-fatha+ Suratuz Aadiyaat ,salam, rokaat3-fatha+ Surat an- nasr,rokaat 4-fatha+ Surat iklas ,kalo gak hafal pake semua surat tersebut bisa diganti surat iklas saja.sujud terakhir rokaat ke 4:baca::ALLAHUMMA SALLI ALAA MUHAMMADINW WA AALLI MUHAMMAD,BISMILLAHIR RAHMAANIR RAHIIM SUBHAANA MAN LABISAL IZZA WAL WAQAAR, SUBHAANA MAN TA ATTAFA BIL MAJDI WA TAKARRAMA BIHII SUBHAANA MAL LAA YANBAGHIT TASBIIHU ILLAA LAHU. SUBHAANA MAN AHSAA KULLA SHAYIN ILMUH SUBHAANA DHIL MANNI WAN NI-A’MI SUBHAANA DHIL QUDRATI WAL KARAM ALLAHUMMA INNE AS-ALUKA BIMA A’AQIDIL IZZI MIN ARSHIKA WA MUNTAHAR RAHMATI MIN KITAABIKA WA BI IZMIKAL AA ZAMI WA KALIMAATIKAT TAAAMMATIL LATEE TAMMAT SIDQANW WA ADLAN AS ALUKA AN TU SALLI ALAA MUHAMMADIN WA ALI MUHAMMAD,Salam,doa dengan angkat tangan lalu baca Yaa Rabbi Yaa Rabbi Yaa Rabbahu, Yaa Rabbahu, Yaa Allaahu Yaa Allaahu Yaa Hayyu Yaa Hayyu Yaa Rahiimu Yaa Rahiimu( Yaa Rahmaanu 7x Yaa Arhamr Raahimiin 7x)lalu doa Jibril .as:YAA MAN AZHARAL JAMIILA WA SATARAL QABIIHA. YAA MAN LAM YOAKHIDZ BIL JARIIRATI WA LAM YAHTAKIS SITRA. YAA AZIIMAL A’FWI YAA HASANAT TAJAWOZI YA WAASIAL MAGHFIROTI YAA BAASITA YADAINI BIR RAHMATI YAA SAAHIBA KULLI NAJWAA WA MUNTAHA KULLI SHAKWA YAA MOQIILAL AT-HARATI. YAA KARIIMAS SAFHI YAA AZIIMAL MANNI YAA MUBTADIYAN BIN N’IAMI QABLAS TIHQAAQIHA YAA RABBAHU YAA RABBAHU YAA RABBAHU.
    Salam dari Muhammad bin Hasan Askari (keturunan 12 Kanjeng.Nabi Muh. SAW) ,Kyai Semar Punokawan+Bathara Guru dan Gajah Mada bagi mereka yang memperjuang Keadilan Sosial salamun qoulam mirrobbirrohim kunfayakun

  34. Salam…

    Para Temanku…. jikalau kita ingin menemui suatu kebenaran akan segala sesuatu yg berkaitan tentangNya…marilah kita kembalikan kpd pertanyaan itu sendiri…
    karena bila kita ingin mencari kebenaran maka kebenaran itu ada 3…yg ke 1 kebenaran menurut Subjektif (Pandangan Pribadi), yg ke 2 : Objektif (Pandangan org Banyak), dan ke 3 : Mnurut Kitab2Nya (Sudut pandang ISLAM/tauhid/sunnahnya)….,
    maka dari pada itu…kita kembalikanlah kpd kitab2nya sbg tolok ukur yg pasti…yg bisa juga dikatakan sbg manual guidenya dari segala sesuatu kehidupan dan petunjuk yg hidup di dunia ini…
    saya pribadi merasa bahwa Kitab2nya lah yg patut menjadi acuan….
    didalam al-quran dan kitab2 sebelumnya dijelaskan bahwa setiap masa saling bergantian spt perumpamaan siang dan malam (setiap perkelipatan 14 abad kebenaran hadir atau -+ 700 th skali / 7 bulir(masa)) Masa (gelap(dzulumat)/terang(Nur)) saling bergantian….
    kalau kita kaji dan tarik garis dari masa, waktu, dan kejadian sejarah (yg mungkin ada atau tidak ada) ttg sejarah syekh siti jenar….disambungkan dgn misi Khalifah Muhammad Rasulullah sangatlah singkron….kita tarik garis dari awal kemenangan/kelahiran Islam Era Muhammad yaitu sekitar th 634….bila kita kondisikan dengan abad dari kmunculan SSJ (yaitu sekitar abad ke 15an) maka waktu yg dialami dan di jalani oleh SSJ itu sendiri yaitu waktu masanya kegelapan….dimana Islam itu sudah terpecah2 menjadi ideologi2 yg berkolaborasi dgn ideologi bangsa2 dan pemahaman2 yg diluar islam,….jadi mnurut pemahaman subjektif saya….SSJ adalah seorang tokoh Ashabul Kahfi….yg berdiri konsisten terhadap Ajaran Tauhid yg dibawa Muhammad yaitu ISLAM…yg dimana setiap kebenaran muncul slalu diawali oleh penolakan…..bahkan SSJ sendiripun rela mengorbankan nyawanya untuk itu….dan rela ditentang oleh pemahaman mereka2 yg mayoritas….

    Alhamdulillah….Kebenaran hanya dari Allah

  35. sambungan….

    Mungkin juga SSJ seseorang yg berdiri konsisten dan memegang Pemahaman kebenaran ttg ISLAM Tauhid yg sangat dimusuhi oleh Bangsa2 & ideologi2 lainnya yg pada masa itu ialah masanya kegelapan (dzulumat),…bukankah Sunnah itu pengulangan spt siang dan malam saling bergantian?

    masih pada Masa / Fase apakah kehidupan sekarang ini, bila kita tarik dari awal kemenangan ISLAM yg dibawa Muhammad??,…inilah PR kita bersama untuk kita pikirkan….karena sejarah itu salaing berkaitan satu sama lainnya sehingga jadilah kita yg sekarang ini….
    imankah kita akan ISLAM itu?
    apakah ISLAM itu Agama?
    ataukah ISLAM itu sebuah SISTEM kehidupan Alam semesta dan manusia?

    Wassalam

  36. Wali Songo Versus Syekh Siti Jenar……semua akibat londo keparat………..tidak ada yg salah dengan Wali Songo & Syekh Siti Jenar yg telah menggagungkan Islam di bumi Jawi & dsktrnya….dengan gaya dan pemikirannya masing-masing….londo keparat membelokkan kisah sebenarnya kawan…..ingat Sebagian dari Wali Songo adalah murid Syekh Siti Jenar…tidak perlu diragukan keabsahannya……Manusia tidak ada yg sempurna…Wali Songo bermain Politik Praktis…mungkin terlalu elitis….Islam Harus didengungkan dari dalam tubuh Feodalism yg notabene telah menjadi antek londo dengan harapan apabila ada Raja-Raja Jawi yang telah memeluk Islam maka akan lebih mudah menyampaikan ajaran Islam mengingat masyarakat Jawi yang taqlid kepada Rajanya..tidak demikian dengan Syekh Siti Jenar….belajar Agama ya harus berdasarkan “Kesadaran Diri”, bukan ikut2an, Syekh Siti juga mencurigai bahwa kegiatan-kegiatan yang dilakukan Wali Songo adalah pesanan dari londo….karena Wali Songo disinyalir mendapatkan “tekanan” dari londo akan membumi hanguskan tanah Jawi jika tidak mengikuti aturan main londo, bukannya Wali Songo takut kepada londo…akan tetapi lebih memikirkan implikasi dari ancaman londo jika benar2 membumi hanguskan tanah Jawi maka rakyat tak berdosa akan menjadi korban…dalam hal ini Syekh Siti mendapat dukungan dan simpati baik dari para pengikutnya maupun rakyat kebanyakan…..kewajaran kodrati bukan…karena secara nyata berani menentang “kehadiran” londo dengan politik Divide Et Imperanya…..dan ternyata berhasil kawan 350 tahun……gak bisa dipungkiri kan………Wali Songo muballigh, Syeh Siti Juga Muballigh…matang dalam Ilmu agama, baik hubungannya dengan Sang Khalik dan sesama manusia, santun dalam berpolitik………..dan berdakwah….tidak ada yang salahhhhhh dengan WS dan SSJ….Tuhan terlalu cinta kepada Syekh Siti dan Wali Songo…sehingga tidak diizinkanNya makhluk-makhluk muliaNya dikotori dengan Politik balas dendam…..pertumpahan darah, debat ilmu agama…dll

    sangatlah jelas contohnya kawan…ingat ketika pelajaran Sunan Kalijaga dikubur hidup2 oleh gurunya Sunan Bonang, Sunan Kalijaga sendiri dan orang2 awam mengira Sunan Kalijaga akan diberikan ilmu kesaktian oleh Sunan Bonang…sesungguhnya yang diinginkan oleh Sunan Bonang adalah kematian bagi Sunan Kalijaga karena merasa malu kepada Allah SWT, sedih, pasrah karena tidak tahu lagi harus bagaimana mendidik sang murid yang ternyata seorang pembunuh ( Sunan Kalijaga–dalam masa berdakwahnya menghabisi beberapa nyawa perampok di sebuah hutan…yang dibiarkan hidup salah satunya adalah Pandanaran dan kelak menjadi muridnya ) apa yang terjadi setelah Sunan Kalijaga dikubur hidup2, ternyata Allah menghendaki Sunan Kalijaga tetap hidup, kenapa…….” Karena Allah Maha Mengetahui Siapa yang benar dan Siapa yang Salah ” tidak mungkin Sunan Bonang terjebak dua kali dengan menghakimi/menjustifikasi Syekh Siti Sesat sesat2nya………..beliau bukan orang bodoh kawannnnnnnnnnnnnnnnnnnn, Bagaimana sewotnya Sunan Giri kepada Sunan Kalijaga yang mengaku muballigh namun dandanannya tidak layak seperti muballigh, bahkan meniru berandalannnnnn, setiap hari Sunan Giri merasa rish dan senantiasa mencibir Sunan Kalijaga, muballigh harus pakaian bersih, terang warnanya, karena mencirikan identitas muballigh…sampai akhir hayatnya Sunan Kalijaga tidak terpengaruh dengan cibiran Sunan Giri yang notabene keturunan Arab dan memang cocok menggunakan busana putih ala Arab…sampai detik inipun saya masih bertanya-tanya manusia jenis apa yang mampu mengeluarkan ruhnya dari jasmani tanpa dicabut oleh malaikat..tapi keinginan sendiri karena kerinduannya ingin berjumpa dengan Sang Khaliknya…………ini persoalan hati kawan, bukan simbol….karena Agama adalah hati….bukan Universum Symbolicummmmmmmmm…Islam Sederhana..sesederhana yang membawanya…Kanjeng Nabi Muhammad SAW..mau dekat dengan Tuhanmu tatolah hatimu dengan kebaikan jangan engkau tato hatimu dengan keburukannnnnnnnn lagi munkar…karena sesungguhnya Tuhan akan bersemi di hati2 yg baik lg bersih….kalo kotor pikir aja ndiriiiiiiiiiii

    ” Sampai detik ini saya….. masih bertanya-tanya manusia jenis apa yang mampu mengeluarkan ruhnya dari jasmaninya tanpa dicabut oleh malaikat..tapi oleh keinginan dirinya sendiri karena begitu rindunya ingin berjumpa dengan Sang Khaliknya. ”

    Innamaamruhu iza arada saiayya kullalahu kun fayakun

    Jalan kematian adalah seindah2nya jalan yang pernah diciptakan Tuhan….Sungguh mati itu spekTAKULER

    Wassalam.Wr.Wb

  37. apa benar ketika ssj mati dibunuh mengeluarkan darah yang bertuliskan nama allah

  38. apa benar ketika ssj mati dibunuh mengeluarkan darah yang bertuliskas nama allah..???????

  39. Tidak benar.
    yang benar, ketika SSJ mati di bunuh, mengeluarkan darah yang bertuliskan … “Mana Bechyek, ga ada Ojyeek..”

  40. kayaknya banyak yang tau syech sidi jenar tapi nggak kenal

  41. Wa’llahu a’lam bishowab…

  42. Itulah agama / kepercayaan ……, itulah manusia……., inilah kehidupan………..,
    Sebagai sesama umat manusia tidaklah pantas bagi kita membenarkan maupun menyalahkan, karena hakekat kehidupan (salah satunya) CINTAILAH SESAMAMU (umat manusia).
    Biarlah mereka yg sudah “ALM” beristirahat dengan tenang, jangan memberatkan hisab mereka dengan pertentangan yang ada, doakan mereka.
    Nah tugas kita smua …………….!
    AYO PERANGI ORANG2 YG TIDAK PERCAYA HARI AKHIR (bukan pemeluk agama lain) yaitu :
    1. Orang2 yg berani melewati batas2 yg ada dalam KITAB2 ALLAH
    2. Orang2 yg tidak memegang amanah

  43. Syehk siti Jenar merupakan tokoh yang saya idolakan lho.
    Soalnya pandangan dia mengenai Tuhan dengan menganggap dirinya Tuhan itu begitu menarik.
    Bahkan ada beberapa artikel yang menuliskan bahwa para walisongo mengakui kesalahannya membunuh syekh Siti Jenar.
    Tapi yah mo gimana lagi.
    saya hanya bisa mengaguminya saja. Kan gak mungkin menjalankan ajarannya. Soalnya gak ada yang ngajarin.

    • manusia/ bayi lahir ke bumi ini ( dunia ) sudah membawa ilmu langit dan bumu, dunia dan akhirat….hanya bgmn kita sendiri yang mengolahnya untuk mencari jalan hidup dan mati yang benar.

      mulailah dari hati.

  44. SSJ memiliki pola pikir yg melampaui batas pada zamanya, ajaranya sangat luar biasa yang saya tahu beliau cuma ingin mengajarkan islam dengan budaya jawa,yaitu islam yang rahmatan lil alamin. memang untuk memahami ajaran beliau wajib menggunakan akal pikiran dan juga kepandaian kita membaca alam ini. seperti mana yg di alquran bahwa sering kali menyebut “orang-orang berilmu/berakal”. knapa ajaran yang mengajarkan kebaikan dan juga rahmatan lilalamin d bilang sesat. apakah itu menunjukan ketidakmampuan kita untuk berpikir manggunakan akal dalam memahami kitab al quran. sudah saatnya kita mengenali jati diri kita. terlalu berani apabila kita di dunia ini hidup tanpa mengenal jati diri kita. karna di alam akerat nanti akan lebih buta.
    mohoon maaf bila ada yg salah mohon di luruskan……

  45. cape juga ya baca semua commen… tapi yang jelas teman teman pinter-pinter semua, terutama si cinta laura tuh he he he he…

  46. saya cuman ngasih saran, bagi yang tidak kenal siapa syekh siti jenar yang sebenarnya secara hakiki jangan menilai hal yang negatif padanya.karena walaubagaimanapun beliau adalah seorang syekh.yang mengajarkan kita berbudi pekerti dan berakhlak mulia

  47. Subhanallah pada salik yg ingin mengetahui dan peri hal sejarah wali allah ( Habibullah ). Semuga allah memberi petunjuk dan Hidayah kepada mereka yg jujur dan ikhlas untuk perihal mengetahui dan meninjau perjalanan wali Allah yg tersebut. Sebaik-baiknya untuk memudahkan kita untuk memahami perjalan hidup Syeh Siti Jenar biarlah kita mempunyai asas perjalanan ahli sufi yg sebenar atau mempunyai pengajian ahli tarehat/tarekah yg sampai rantingnya/salasilah kepada rasullullah ( Berbai’ah ) ini lebih memudahkan kita dgn petunjuk dan rujukkan kepada Syeh/Mussyid yg membimbing kita jika bertemu dgn permasa’alahan yg rumit atau yg tidak kesampaian dgn akal pemikiran kita ini. Wallak wa,alam Bisawab.

  48. Subhanallah pada salik yg ingin mengetahui dan peri hal sejarah wali allah ( Habibullah ). Semuga allah memberi petunjuk dan Hidayah kepada mereka yg jujur dan ikhlas untuk perihal mengetahui dan meninjau perjalanan wali Allah yg tersebut. Sebaik-baiknya untuk memudahkan kita untuk memahami perjalan hidup Syeh Siti Jenar biarlah kita mempunyai asas perjalanan ahli sufi yg sebenar atau mempunyai pengajian ahli tarehat/tarekah yg sampai rantingnya/salasilah kepada rasullullah ( Berbai’ah ) ini lebih memudahkan kita dgn petunjuk dan rujukkan kepada Syeh/Mursyid yg membimbing kita jika bertemu dgn permasa’alahan yg rumit atau yg tidak kesampaian dgn akal pemikiran kita ini. Wallak wa,alam Bisawab.

  49. saudaraku……..
    sudahkah kau pikirkan apa yang kau perbuat pada hari ini…
    pasti lebih baik dari hari kemarin…..
    akankah hari esok lebih baik dari hari ini….
    ….baik…dalam arti hati yang paling dalam
    saudaraku…….

  50. Asslmkm Wr..Wb
    tuk cinta laura, semoga Allah senantiasa melindungimu dan membuka hatimu.untuk saudara2ku para pencari Allah, carilah mursid yang betul2 dapatmembimbing kita menuju kepadaNYa,yang dapat menghidupkan kita sehingga Nyawa,Roh dan Sukma kita dapat senantiasa berdikir kepadaNya.karena tanpa seorang mursid perjalanan menujuNya banyak rintangan terutama dari iblis laknatullah
    Wsslmkm Wr.Wb

  51. jangankan kepada kita, kepada syeh Abdul Qodir jaelanipun dalam suatu riwayat beberapa kali mendapatkan gangguan dari iblis,tapi karena kealimannya dan pertolongan dari Allah tentunya, Beliau dapat terhindar dari tipu daya tersebut.

  52. aku gak ada komentar apa2. cuma mo pesen bagi yg ingin mencari guru marifat. ikhlaskan dulu diri. jalankan apa yg diperintahkan guru. kadangkala perintah guru itu bertentangan dengan hati nurani simurid. Atau sebaiknya jgn ikutan tarekot apapun cukup pelajari dari sekolah maupun dari guru ngaji kita. jauhi apa yg di larang agama . jalankan sholat,baca al qur’an dan maknanya,zikir ehh…jadi lagunya si opik…kalian sudah dewasa jalankan menurut kalian saja wassalam….

  53. kita memang harus selalu berpegangteguh pada syariat namun apakah kita akan selalu melaksanakan syariat terus,sehingga tidak ada peningkatan kualitas iman kita.berusahalah dan carilah sseorang mursyid yg dapat mengantarkan kita menuju kepadaNYA,karena sebenarnya begitu dekat IA dengan kita bahkan lebih dekat dari urat leher kita sendiri.

  54. betul maas wiro,karena yang akan kembali kepadaNYA bukan jazad ini,sedang syariat adalah ibadahnya jazad.jadi ROH,NYAWA dan SUKMA kita juga harus senantiasa hidup dan berdzikir kepada NYA kapanpun,sedaang apapun dan dimanapun kita berada.

  55. Hakikat memang Sangat Luas & Dalam.
    Jika kita tidak hati2, berbahaya!.

    Djenar berarti Merah (Abrit/Abang).
    Menyimbolkan pada Nafsu Amarah (Anasir Api : Darah & Daging).

    Salam:
    adi_s@ymail.com
    adi_rockers.fans@rocketmail.com

  56. jika kuda punya tangan
    maka kuda akan menggambarkan
    tuhan seperti kuda

  57. apa yang dikatakan Xenophanes sungguh mendalam. betapa dunia simbol begitu arbitrar. simbol dengan yang di simbolkan tak ada hubungan apa pun. tidak bersentuhan sama sekali.

    kembali ke pertanyaan di atas “apakah benar ketika SSJ mati dibunuh mengeluarkan darah yang betuliskan nama Allah?”

    bagaimana bisa kita memutuskan bahwa sebuah sign dibaca sebagai “Allah”? bagaimana kalau saya orang mongol, apakah saya harus membaca sign itu sebagai alloh? apa itu ‘allah’? betapa manusia dikuasi simbol..

  58. Xenophanes & Cinta Laura tanggapan anda b-2 hebat banget,..Saya jadi inget dalam Kitab2 Suci, dikatakan bahwa mahluk malaikat dapat terbang ,dan utk menjelaskan tentang mahluk tsb acapkali digambarkan/disimbolkan sbg ‘manusia yang bersayap’ spt sayap burung, Mungkin karena mahluk / sesuatu yg dapat terbang pd jaman itu ya cuma burung……Barangkali akan berbeda jika pada masa itu sudah muncul ‘pesawat jet’ yg mampu terbang melalui kecepatan suara…hehehe

  59. Sunan kalijaga dan syech siti jenar merupakan merupakan simbol kekuatan jawa pada saat itu( putra pribumi yang luhur ),ajaran keduanya mulia sama-sama mengakui keberadaan sang penciptanya,begitu islam datang mereka ambil hikmahnya dan manfaatnya tanpa harus terpengaruh oleh budaya si penyebar agama islam tersebut,budaya di arab tdk selalu identik dgn islam , islam adalah kedamaian,ketenteraman yang abadi nilai-nilai luhur itu sebenarnya sudah ada sebelum penyebar agama islam datang dijawa datang di ndonesia,nilai nilai islam sebenarnya sudah ada di jawa namun bentuk pengucapannya berbeda,maka sunan kalijaga dan syech siti jenar mempertahankan budaya jawa tersebut dengan menambah nilai-nilai islam yang sebenarnya,tanpa harus dipengaruhi oleh wali songo dgn selalu berpakaian budaya arab sedangkan sunan kalijogo tetap mempertahankan budaya jawanya, berpakain jawa pada saat menyebarkan agama tanpa harus memakai jubah putih seperti diarab menyebarkan agama dengan kidung dan pewayangan serta nilai budaya lainnya. visi sunan kalijogo dan syech siti jenar sama namun misi berbeda inilah menyebabkan dan mendakwa syech siti jenar bersalah namun seandainya keduanya bersatu maka jawa akan menjadi kekuatan islam yg besar tanpa harus menghilangkan budaya jawanya, dan ini merupakan ancaman besar bagi penjajah di indonesia

  60. yang dikatakan syehk itu benat 100000000%

  61. CARI LAH AKU DALAM AKU!!!!!!!!!!!

    • Para malaikat yang 10 wajib diketahui,bukan di hafal sesuai dengan bahasanya,,,begitu juga dengan nabi yang 25….itulah Ajaran Syesh siti jenar….Dia telah mengenal Allah Dengan YAng sebenar-benarnya…..

    • Para malaikat yang 10 wajib diketahui,bukan di hafal sesuai dengan bahasanya,,,begitu juga dengan nabi yang 25….itulah Ajaran Syeh siti jenar….Dia telah mengenal Allah Dengan YAng sebenar-benarnya…..DAn tau MAti sebelum Mati…Mohon di kaji…jangan pernah kita belajar ilmu surga,,belajarlah Ilmu Neraka,,,

    • Like This :D

  62. waktu aku duduk di kelas 3 Man aku mendenngar cerita itu dari guruku,waktu itu aku dalam pelajaran sejarah kebudayaan islam,pak zainur guruku sedang menjelaskan tentang wali songo,trus lanjut deh pada seh siti jenar,aku dan teman2 semua sampai kagum mendengar ceritanya,sampai saat ini aku coba buka di internet ternyata sama seperti apa yang di ceritakan guruku,aku kagum.

  63. ya ini semua adalah sebagian dari pada keindahan adama islam, sikapilah dengan bijaksana. cobalah kembali buka al-Quran dan hadis niscaya kita akan mendapat sesuatu yang baik dan benar.

  64. saya aja yang TUHAN ngak repot,kenapa kalian repot ngurusin si Syeh siti jenar itu.ha..ha..haa..hhaa…

  65. Ada misteri yg menarik buat saya…siapa sich wartawan yg bisa menulis dari kejadiannya adam dan hawa, rosul terima wahyu padahal rosul di guo hira sendirian gak ajak si A atau si B sampai urusan pribadinya rosul, banyak yg tau dari sholatnya sampai mandi berdua dengan isterinya…padahal rosul tidak senang adanya publikasi…tapi pada zaman itu kok ada, sampai kejadiannya siti jenar…wartawan ini patut di acungi jempol….tapi siapa ya??? ” Wartawan Misteri “ada yg tau??? wah…kalau dibikin tulisan ceritanya siti jenar bakalan kalah nih..bakalan laku keras dipasaran…Mohon maaf mungkin karena kedangkalan ilmu pengetahuan saya….mungkin ada yg mo koreksi?? biar saya pintar seperti kalian..maklum masih belajar

    • sony, dalem banget……………. tdk muluk2 tapi kena bangettttttt………….padinya berisi, menguning dan merunduk, buta tp bisa melihat, tuli tp bisa mendengar,bisu tapi bisa bicara.

    • heee…heee…jangan sok tau

      • sorry Bozz… aku kan cuma bcanda aja, lgian kan comment aku cuman yg general, klo yg specific2nya aku ga ngerti, aku cuman kebetulan lewat eh.. dasar jari2 aku ini latah biasa bos klo kata temen saya “tong kosong itu nyaring bunyinya nah itulah saya. maaf ya bos ya…

  66. Menarik, semua comment yang ada adalah comment dari SSJ juga…..karena kamu adalah aku dan aku adalah kamu…

  67. Buat Sobat2 s’mua dengan komentar yg beragam, semoga bukan hanya ikut2 an memberi komentarnya aja…….Islam harus dipahami dalam 4 pondasi : Syariat, Tharikat, hakikat dan makrifat………masing2 punya pemahaman yang dapat kita simpulkan setelah kita mempelajarinya dengan benar2 hakkul yakin jadi jangan setengan2 …..bagi sdr.Martin saya sangat kasihan ama kamu… yang cuma ikut2 an beri komentar tapi ilmu sangat dangkal semoga kamu mendapat hidayahnya….semoga ajang komentar ini dapat bermanfaat bagi kita semua Amin……

  68. Konco konco kabeh………………..! Yang merasa Manusia
    Jangan keburu menganggap suatu ajaran itu sesat. Tapi kita harus WICAKSONO / BIJAKSANA dalam menyikapi suatu ajaran. Misal ajaran Syekh Siti Jenar. Kita jangan sok jadi HAKIM dan memvonis ajaran SSJ itu sesat. Kalau kita pengen tahu sebenarnya, kata orang jawa tua dulu NYEGURO. Kalau kita ingin tahu dalamnya laut kita harus menyelam sampai ke dasar laut. Seperti ajaran SSJ pelajari ajarannya, selami, dan kerjakan dengan penuh iklhas PASTI anda akan menemukan kebenaran di dalamnya. DOSA BESAR apabila kita cuma jadi JURI. Kerjakan………..kerjakan,………….kerjakan dan kerjakan………….insyaallah kita menemukan kebenaran ………DAN SAYA BISA NGOMONR SEPERTI INI HANYA BISA NULIS BELUM TENTU SAYA BISA MENGERJAKAN…….JADILAH ORANG YANG BIJAKSANA……

    Matur Nuwun

    • habib sam’s…wah yang harus bijaksana itu diri sendiri..amat tidaklah bijaksana apabila kita sudah belajar mendalam tapi masih suka ngomong kasar..apalagi pake tulisan yang merasa Manusia..tunjukkan akhlak mulia apabila kita lebih tau dari orang itu..

      MA’AF hanya mencoba memngingatkan sesama saudara

  69. BismiLLAHI RRahmani RRAhim

    ingat sahadah !!!
    Saya bersaksi tidak ada TUHAN selain ALLAH
    Saya bersaksi MUHAMMAD adalah Rasul ALLAH

    Yang mengingkari sahadah, itulah sebenar-benar orang KAFIR (pasti SESAT).

    ALLAH adalah SATU (AHAD)
    Bukan perpaduan yang banyak menjadi satu
    Bukan penjelmaan yang satu menjadi banyak

    Apakah tingkat ma’rifatnya syekh yang kalian banggakan melebihi tingkat ma’rifatnya Nabi Muhammad ?
    Pernahkah Nabi Muhammad mengatakan dirinya telah bersatu dengan ALLAH ?
    Nabi Muhammad Isra Mi’raj untuk menghadap langsung kepada ALLAH.

    Salam Islam hanya satu
    Assalamu Alaikum Wa RahmatuLLAHI wa barakatuh

    Perbuatlah semaumu di dunia ini
    Berpikirlah semaumu
    Berpendapatlah semaumu
    Dan sesatlah semaumu
    Karena setiap perbuatan pasti akan ada balasannya.
    Dan setiap diri akan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

    Saya hanya mengingatkan
    Tahanlah tanganmu untuk menulis
    Tahanlah lidahmu untuk berucap
    Tahanlah pikiranmu untuk berprasangka terhadap ALLAH
    Karena cahaya dalam setiap tingkatan dapat menyilaukan dan menghentikan langkahmu untuk mencapai ma’rifat yang sebenarnya.
    Kaum yang plural membaurlah semaumu sampai kalian membaur dengan ahli neraka.
    TEGAKKAN SAHADAH !!!

    AlhamduliLLAHI Rabbil Alamin.

  70. kita mati ruh kita lewat mana…klo gak tahu ya kesasar…dulur kita yg 4 itu siaapa aja namany…klo gak tahu gimana kita kenal ALLAH

    KLO CUMA SEBUT ALLAH ORANG KAFIR JG BISA
    ALIF LAM LAM HA ITU KAN TULISANNYA…

    MAAF YA ..SDH BUAT PENASARAN…HED..HE…HE…

    KLO MASIH BISA DIBAYANGKAN DAN DIANGAN2 ITU MASIH BUKAN ALLAH TP CIPTAAN-NYA…WASS

    WASSALAM…KULO PAMIT

    • HEEE…HEE…JANGAN SOK TAU

    • Siapa orang yang berani mengaku telah mampu benar – benar bersahadat kepada Allah? Kalauasal ngucap sih, burung beo diajarin bentar juga bisa. Tetapi bersahadatterhadap ke EsaanAllah, baik dalam bentuk ucapan,dan mengimplementasikan dalam perbuatan. Kalau tidak, maka ia hanya ngaku -ngaku saja. Bukankah dalam agama,bersaksi palsu hukumannyasangat berat.makanyajangan gampang sok bersaksi

    • sampurasun…..
      assalammualaikum….
      setujuuuuu…….

    • ruh kita itu masuk dari otak kita maka kita mati ruh itu jg keluar dari otak kita. alif itu zat pada tuhan, jadi ilmu pada muhammad,jadi rahasia pada manusia (2) lam itu sifat ALLAH ,jadi nyawa pada muhammad, jadi ruh pada manusia (3) lam yg k 2 asma pada ALLAH,jadi kelakuan pada muhammad, jadi iman pada manusia (4) ha af’al pada ALLAH jadi tubuh pada muhammad, jadi tubuh jg pada manusia. saran saya jgn prn membicarakan sesuatu klau kita sendiri tidak tau tentang apa yg kita bicarakan

      • Saya mo tau nih Alif Lam nya dapat penjelasan dr mana. Ada gak literatur mengenai hal itu (Alquran & Hadits). Karena cm Alquran & Hadits lah wasiat yg ditinggalkan Rasul SAW agar kita tidak tersesat. Jd apabila tidak ada dlm Alquran dan Hadits harus kah dipercayai penjelasan diatas..

  71. Buat Sdr.moch.yusuf
    Roh ALLAH Rasa RASUL ALLAH,
    Kenalilah dirimu sendiri,baru kamu akan mengenal ALLAH….

    a_djohary@yahoo.com

  72. Dalam mengenal sebuah ajaran, itu cukup sebagai pengetahuan saja. Didunia ini bisa dikatakan ada seribu satu macam ajaran dari yang dikatakan sufisme sampai dengan jalur2 mazhab sunni, syafei dan syiah, Al Haq-nya Al Hallaj yang serupa dengan Dialektika “Manunggaling Kawula Gusti” Syekh Siti Jenar. Semuanya punya dasar pengetahuan yang bersumber ke Al Qur’an, yang berbeda adalah pengertian terhadap tafsirnya.
    Pada awalnya ajaran agama kita berasal dari kedua orang tua kita dan dikembangkan seiring dengan pertumbuhan dan lingkungan pendidikan kita.
    Kita semua bisa belajar dengan segala kemampuan untuk mencapai tingkatan pengetahuan agama untuk mencapai keimanan, tetapi jangan lupa bahwa “Keimanan kita adalah hak pemberian Allah” sesuai dengan kadar yang diberikan kepada kita. Setinggi apapun kita mempelajari agama dan sampai mendapat julukan kyai itu bukan berarti pencapaian tingkatan kadar keimanan, mungkin saja “iman” yang dimiliki baru sampai tahap kulitnya dalam perilaku kesehariannya. Memang untuk “mengerti” diperlukan seorang guru yang kemudian akan muncul “iman” dalam diri kita yang tak terbantahkan bila mendapat keberuntungan “pencerahan” dimana seseorang akan langsung mendapat tuntunanNYA dalam kehidupan keseharian. Inilah kenikmatan hidup

  73. kata” THEN MUST SAY NO” : Memang untuk mengerti diperlukan seorang guru……

    Pertanyaannya,dimana kita dapat mencari guru yang sebenar2nya guru?????????
    Bagaimana kita tau bahwa seseorang itu benar2 guru??????

    Padahal sebenarnya ” Guru Sejati ” ada didalam diri kita sendiri…………..????????!!!!!!!!

  74. pada dasarnya suatu ajaran itu tidak akan pernah menjadi ilmu apabila hanya diucapkan. kalau baru di ucapkan tapi belum bisa di buktikan artinya hanya sebatas pengetahuan. suatu ajaran itu tidak akan mulia atau menemukan kebenarannya apabila tidak di jalankan dengan disiplin ilmu. Tarekat atau perjalanan atau wushul (sampai kepada ALLAH) tidak akan pernah tercapai apabila kita banyak bertanya yang tidak-tidak. apabila seseorang sudah mendapatkan ilmu bukan berarti merendahkan seseorang atau meremehkan keyakinan atau pendapat orang lain. karena keyakinan atau pendapat orang itu sesuai dengan ilmu pengetahuan atau tingkat pemahaman dirinya (maqom seseorang). Kita jangan terjebak untu mengkultuskan bahwa hanya ajaran atau pemaham kita sendiri yang benar. pada dasarnya manusia terjebak dengan pedebatan yang diperdebatkan juga tidak diketahui. Mengenai guru sejati, bahwa yang dinamakan guru sejati itu siap menemani kita dimanapun diri kita berada walaupun “Maaf, sedang buang air, atau sedang di sawah, atau di gunung atau di got sekalipun. dia akan mengajari kita kapan kita makan, kapan kita tidur, kapan kita bicara, kapan kita diam dan segalanya. suatu ajaran atau keyakinan itu harus bisa di buktikan, kalau tidak dapat dibuktikan tidak usah di jalani. tapi bukan berarti kita berhenti atau menyerah tapi tetap berusaha sampai akhir hayat kita. mengenai sedulu (saudara empat) tidak usah di pikirkan terlalu jauh, semuanya ALLAH buktikan di diri kita sendiri. menurut agama Al-qur’an manusia di cipatakan dari : 1. Kulit, 2.Daging, 3. Urat, 4. Tulang. Menurut supranatural adalah : 1. Putih, 2.Merah, 3.Kuning, 4. Hijau. Kalau menurut KEJAWEN : 1. Tanah, 2.Angin, 3.Air, 4.Api.

    Maaf besok kita sambung lagi karena saya harus bekerja lagi.

  75. kalau di diri kita ada guru sejati berarti diri kita banyak isinya, berbagai macam. contoh sebuah gelas diisi air tapi bukan berarti air itu berubah menjadi gelas. air tetap air, gelas tetap gelas. manusi di ciptakan ALLAH pertama kali ada kekurangannya 1 (satu), makanya iblis tidak mau tunduk kepada adam, tapi ALLAH di dalam Alqur’an telah kusempurnakan adam dan di ayat lain lalu Ku tiupkan Ruh ku sedikit kepada-nya. artinya bukan berarti ruh itu menjadi pemilik ruh. Hati-hati, karena di Al-qur”an ada ALLAH tetap ada TUHAN (ILAH), itu bukan berarti Tuhan menjadi tidak ada. coba baca Ayat Kursi, artinya : ALLAH, TIADA TUHAN SELAIN DIA (ALLAH). TUHAN LAH YANG BERGANTUNG KEPADA-NYA (ALLAH)..ITU MENUNJUKKAN BAHWA TETAP ADA TUHAN DAN TETAP ADA ALLAU. TAPI BAGI MEREKA YANG SUDAH MENGETAHUI, BARU TAHU ADA TUHAN DAN ADA ALLAH..SEGALA SESUATU DI MUKA BUMI INI YANG MEMPUNYAI NAMA MAKA ADA WUJUD, MEMAKAN MAKTU, RUANG DAN TEMPAT. INGAT WUJU ITU ADA BUKAN BERWUJUD. KALAU BERWUJUD BERARTI BERBENTUK. SEDANGKAN DI SIFAT DUA PULUH ALLAH SALAH SATUNYA WUJU (ADA), QIDAM, BAQA…SIFAT DUA PULUH INI ADALAH DASAR SAREAT AGAMA ISLAM..KARENA MENYEBUTKAN BAHWA AWALNYA BERAGAMA ITU MENGENAL ALLAH (AWALU DINI MA’RIFATULLAH).

  76. upami nu simkuring uninga ayeunamah, mung ukur dongengna sakadang kuya jeung sakadang monyet ,mung upami simkuring dipangdongengkeun ku bapa sakadang kuya jeung sakadang monyet sok beda jeung nu di dongengkeun ku bapana babaturanteh,,, sakapeung kuring sok parasea sabab dinu dongeng bapak kuringmah, sakadang monyet teh meunangan tapi dinu dongeng nu sok di dongengkeun kubapana babaturanmah, sakadang monyet teh elehan… mung ayeuna simkuring geus gede, rajeun sok waas baheula sok parasea oge nepi ka gelutna jeung babaturan gara2 dongeng eta teh… AH DASAR KEUR BUDAK ….

  77. saya seneng dengan kisah syeh siti jenar dan juga tertarik dengan ajaran2 beliau karena kita sebagai mahluk dari Allah apapun yang kita lakukan harus karena Allah, apasih yang diharapkan oleh seorang mahluk selain bisa bersama dengan penciptanya, sungguh bahagia orang yang bisa bersatu dengan sang pencipta karena apapun keadaanya ia akan selalu merasa aman.

  78. zzhh….zzzzzhhh….udah pada cuci muka belum? udah pada cuci kaki belum? cuci hati? abis itu gosok gigi dulu ya…jangan lupa cuci “burung”nya kalau sebelumnay sempat basah-basahan…:)) baru ngetik lagi…:))

  79. q beritahu semua ya Kanjeng Syekh Siti Jenar itu knpa di sebut lemah abang karena sebelum dia knl sm para wali kanjeng Syekh it sesosok cacing dan pada waktu itu ada seorang wali dan dirubahnya cacing itu ternyata cacing itu adalah manusia,dan pada suatu hari kanjeng syekh ingin membantu para wali dia tnya sm sunan bonang tp kt sunsn bonang dsruh ke baghdad dlu meniumbah ilmu langsng sj kanjeng syekh berangkat ksn dan berapa thun dia kmbli dan lngsng sj sunan bonang mengajak k demak tp kanjeng syekh merendah dg ber kata apakah q pnts berkujmpul dg para wali tp sunan bonang ttp ngotot n kanjeng syekh jawab tungguh smpai bsok,stlh smpai dsn sunan bonang memperknlkn dg para wali tp sunan giri n sunan ampel saling berbisik n kanjeng syekh langsng bcr q tdk sepantasnya ada dsni kanjeng syekh merendah,suatu ktka kanjeng syekh jd murid sunan giri tp slma nkanjeng syekh dstu g prnh di ajar cm dsruh menimbah air naik turun bukit untuk mengisi gentong sudah skian lm kok g penuh penuh ternyata gentong it bocor besar lalu kanjeng syekh diam n bersila minta pertolongan Allah dan tb tb lngsng ada pelangi dan penuhlah gentong gentong it tp sunan giri ga percaya dikira kanjeng syekh pkai ilmu sihir.itulah cerita singkat tntng kanjeng Syekh Siti Jener

    • sampurasuun..
      kalau pendapat saya syekh Siti jenar itu bukanlah seekor cacing..saya tidak sependapat dengan anda syekh Siti Jenar adalah bagian dari satu ajaran.
      bisa dikatakan dia tidak memiliki wujud,dan bisa juga dia memiliki wujud atau mungkin memiliki tubuh manusia,memiliki keluarga dan anak serta ayah ibu.tergantung dari mana kita mau melihat syekh siti jenar. tentunya dengan keyakinan kita masing-masing dan pengetahuan kita dimana kita mau mengali arti dari sebuah nama itu,yang membawa arti dalam kehidupan kita.
      baik saya mencoba membuka wancana pengertian cacing buat anda….
      kita berasal dari tanah dan tanah selalu indetik dengan cacing..
      kita manusia diciptakan dari tanah, berasal dari cerita adam,kemudian kita akan kembali ketanah atau keliang lahat ,dan tanah pun kembali menjadi tanah dan yang ada tinggal cacing..disini saya mengambil kesimpulan kita manusia haruslah kuat,tegar,menjadi kalipah allah janganlah seperti cacing yang tak berdaya dan selalu berlindung dalam tubuh yang gagah perkasa namun dikala tubuh itu rusak, kita tak memberi arti bagi diri kita dengan menyandang nama..yang tanpa arti dan makna seperti cacing…yang selalu senang dengan kebusukan…
      mudah..mudahan..anda bisa belajar dari nama seoarang syekh siti jenar..dan kehidupannya yang penuh dengan pelajaran yang luar biasa…dan insa allah anda akan menjadi manusia yang bijak..insa allah..

      • ma’af mau nimbrung ahh…
        belum pernah ada sejarah manusia dari cacing…jangan – jangan nanti timbul lagi teori manusia dari monyet…mungkin dari sari pati tanah kaleee…itu juga kitab suci AL – QUR”AN adanya ayat itu…kalo cerita dari cacing dahulu saya SD sudah pernah membacanya…Agama itu menjadi Wajib apabila tiap diri pribadi sudah bisa berfikir..Maka ada ayat di Kitab Suci AL-QUR”AN : AKAN TERJADI SUATU PERUBAHAN BAGI MEREKA YANG MU BERFIKIR TENTANG AYAT – AYAT ALLOH..Ayat ALLOH menurut kitab tasawuf menyebutkan ada yang kering dan ada yang basah, itu perumpamaannya…Yang kering itu tercipta menjadi suatu buku..dan yang basah itu dari kehidupan kita sehari-hari…tapi tidak apa-apa..sudah baik kita mau belajar lebih tau, tentang suatu keyakinan atau ajaran..walaupun sebatas lahiriah…
        Yang penting setiap detik, jam, menit, hari, minggu, bulan, tahun dll…hati kita tetap menyebut dan mengingat yang MAHA KUASA…sesuai yang kita senangi…salam kenal

      • kok pake sampurasun ya..gak Assalamu Alaikum wr. wb..hehehhe

  80. adilkah peradilan para wali yg menjatuhkan hukum pada ssj…??

    • hanya allah yang tau tentang ke adilan syekh siti jenar hanyalah buah fikiran yang mengajarkan kita untuk selalu mengingat Allah…dan selalu menghamba padanya….dan mailah kita belajar untuk bertindak bijak dalam kehidupan….

  81. cukup bermanfaat, tidak untuk dikomentari.

  82. sungguh sangat naif, jika cara kita mengenali, memahami dan menyayangi ALLAH SWT dipaksakan seragam sesuai dengan ketetapan2 yang dibuat oleh keterbatasan manusia…
    1+1=1 selama eksistensi yang dibangun adalah hanya untuk aku dan tuhan yang menjadikan aku ada, juga sebaliknya tuhan ada karena ada aku, maka biarkan saja… toh pemahaman ini tidak akan mengganggu harmonisasi kehidupan bermasyarakat. antara agama dan politik, beribadah dan bermasyarakat…

  83. Aku lah hidup, yang selalu menyelimuti kalian. Aku lah hidup yang membolakbalikkan hati kalian. DariKu kalian berasal dan hendaknya kepadaKu kalian kembali.

  84. Banyak Orang mencari tahu tentang SEJARAH tokoh kontroversi,siapa SITI JENAR sesungguhnya tapi apakah KITA lupa dan tidak pernah berfikir dan merenung tentang SEJARAH diri KITA SENDIRI.waktu AYAH kita masih PERJAKA dan Ibu kita masih PERAWAN,KITA itu ada dimana YAAAA……????? . Bagaimana kita mau kenal TUHAN(ALLAH) wong sama DIRI nya SENDIRI aja kita ngga KENAL,paling banter kita ini KENAL TUHAN cuma LAFAD nya saja: A L L A H .Hati-hati Loh,,,?andai kita sudah ketemu “ITU”JANGAN sampai kita MENGAKU apalagi kalau TIDAK DIAKU nanti bisa TANGGUNG sendiri akibatnya.

  85. untuk ukuran kita ,sebagai manusia biasa yang hanya terbelenggu oleh nafsu duniawi gak perlu untuk tahu atau mempelajari ilmu marifat karena di kawatirkan akan menyesatkan kalau untuk kita aja syatriatnya aja belum tentu kita jalani ataupun kita terapkan di kehidupan kok mau menuju ke marifatnya

  86. untuk ukuran kita ,sebagai manusia biasa yang hanya terbelenggu oleh nafsu duniawi gak perlu untuk tahu atau mempelajari ilmu marifat karena di kawatirkan akan menyesatkan kalau untuk kita aja syatriatnya aja belum tentu kita jalani ataupun kita terapkan di kehidupan kok mau menuju ke marifatnya .

    BERRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAATTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT

    • mas danny..biarlah manusia itu menjalani hidup sesuai keinginan hati tanpa hasut menghasud…memang manusia terbelenggu dengan nafsu duniawi tapi bukan berarti gak perlu belajar ilmu ma’rifat…
      Sejarah Kanjeng Nabi Muhammad menyebarkan Islam itu dengan permulaan YAKIN..belum mengenal siapa ALLOH tapi hanya harus YAKIN…selama 40 TAHUN menyebarkan keyakinan hanya mendapatkan pengikut 4 ORANG YANG YAKIN yaitu 1. ABU BAKAR AS SIDIQ, 2. USMAN BIN AFAN, 3 UMAR BIN KHATAB, 4 ALI BIN ABU THALIB maka jadilah dia sahabat NABI..MA’RIFAT ITU MENJADI WAJIB KALAU KITA SUDAH BISA BERFIKIR…DI SUATU KITAB MENYATAKAN TIADA BERDOSA ORANG GILA APABILA DIA TIADA BERAGAMA, KARENA DIA TIDAK BISA BERFIKIR…KALAU KITA TANYA KUCING AGAMANYA APA DIA TIDAK TAU…TAPI ALLOH DENGAN SIFAT YA ROHMAN & YA ROHIM MENYATAKAN DI KITAB SUCI AL-QUR’AN BAHWA SEGALA SESUATU DIMUKA BUMI, BURUNG-BURUNG SEMUANYA ADALAH ISLAM…KALAU BURUNG AJA ISLAM LALU BAGAIMANA TUH MAKSUDNYA…

      • Bicara tanpa berlandaskan Alquran & Hadits = 0….Ada literaturnya ? dari kitab apa? Seandainya ada dlm Alquran di surat dan ayat berapa ? Klo memang ada di kitab tarikh dibagian mana ?Paling jawabannya..hehehe..sok tau..xiixixixiix..Dan terakhir knapa sangat mengagungkan SSJ, Kenapa bukan Muhammad SAW, karena Muhammad SAW org TimTeng dan SSJ dr tanah Jawa ? dan saya tau Jawabannya..heheh..sok..tau

    • kalao memang punya pikiran panjang jangan ngomong kayak gtu atau lho sendiri bakal jauh dari wajah lho sesungguhnya,ini untuk danny yg pendek pikiran..!

  87. sebagai seorang muslim kita harus meyakini, segala sesuatu telah direncanakan olah Allah intinya itu saja jika memang menganggap ajaran siti jenar adalah sesat itu sudah ada yang merencanakan yaitu Allah begitu juga sebaliknya.sekarang kita tidak perlu memperdebatkan ajaran siti jenar sesat atau tidak.menurut saya pribadi banyak pihak yang salah mengartikan ajaran yang dibawa siti jenar sesungguhnya.maaf jika pernyataan saya salah.tapi hakekatnya, Allah menciptakan semuanya berpasangan termasuk baik dan jahat.seperti Nabi Adam dan setan,Nabi Musa dan firaun dll.itu semua seharusnya dijadikan kajian bagi kita umat muslim sesungguhnya.

  88. kita tak usah repot2 menyimpulkan yang mana bener yang mana salah, jalani kehidupan masing2 karna yang bertanggung jawap atas dirinya ya sirinya sendiri.
    jalankan yang anda yakini
    terimakasih

  89. maju terus siti jenaaar….,!!!

  90. manunggaling kawula gusti adalah jalan hidup yang harus diteladani agar hidup di bumi ini harmonis dan damai

  91. ajaran siti jenar adalah jalan hidup yang harus diteladani agar hidup di bumi ini harmonis dan damai

  92. syekh siti jenar???????

  93. dia syekh terkuat ditanah jawa bahkan 9 walipun tidak mampu menghadapinya dan pada akhirnya dia moksa menemui sang pencipta bagaimana dia dibunuh atau dihukum mati,jika tidak ada satu pun wali yang mampu menundukannya hanya alloh yang membuat dia pergi kesisinya bagaimana ada kuburannya jika dia menemuai sang khalik dengan membawa jasadnya,warangka manjing ning keris.

    • Setuju bos. Ijin Alloh disebarkan secara merata ke setiap umat manusia, baik muslim, nasrani, dan yahudi dengan syarat harus dengan (menguasai) ilmunya. Yang susah mencari Ridho Alloh. Gimana caranya supaya kita dijaman sekarang bisa keris manjing warangka? Dimana kerisnya? Siapa/apa/bagaimana kerisnya ?

      • ada keris itu ya kontolmu itu..! ha…ha…ha……….?

      • BUAT MAS TERIANTO…JANGAN KASAR BEGITU TIDAK BAIK…INI KAN SUATU WADAH UNTUK BERTUKAR FIKIR..APABILA TIDAK MENYUKAINYA, YAH KOMENTAR DENGAN YANG BAIK…TERIMA KASIH

  94. tak perlu jari kita menunjuk-nunjuk kepada lain sesat dan mortad, mari masing-masing diri ini membangun kebaikan di atas bumi ini tanpa sedikit pun ada prasangka kepada lain. Jauhkan konflik apalagi berujung pertikian fisik hingga pembunuhan. Bangunlah damai, tenang, tentram di setiap hati diri masing-masing. Jangan banggakan diri paling bersih, paling suci, karena Allah amat membenci hambanya yang datang dengan merasa dirinya benar dan suci. Allah amat menyukai hambanya yang datang dengan rendah hati, menangis dengan mengiba-iba penuh dosa dan khilah….semoga kita menjadi umatnya yang bisa mewujudkan sifat-sifat-NYA. Membawa rahmat bagi sekalian alam……………

  95. Subhanalloh.. Alhamdulillah..
    Kami sangat setuju dengan para pemerhati dunia Islam di situs ini. Karena interaktifnya cukup bermutu, semoga kita selalu dibimbing oleh-Nya.. Amin!!

    • NAH INI LEBIH BAGUS MENYEMANGATI MANUSIA MENCARI TUHAN

      • nah ini baru masukan, menyemangati manusia mencari Tuhan dr pd “heee.. heeee.. sok tau” . tuh kan aku latah lg nech bozz.. sorry ya…

  96. Sing benar ya yang sadar kalo salah , maaf ini tetep suara kawula alit , syahadat itu benar dalam pembahasan tapi ingat wasiat rusulullah ” antasyhada ” ( kamu saksi ) , saksi itu bukan penceramah saksi itu bukan pendengar saksi itu adalah yang mengerti bahwa dia senantiasa dipimpin Allah dan dibimbing rasul sampai kapanpun ( ini sejatine manunggal ) , siapa saja yang merasa hidup dizaman modern setelah habbibullah saw bersiaplah untuk manunggal dengan kawula dajal laknatullah terpecah belah dalam berbagai firgam (faham ,aliran ,partai ..dsb ) , mari kita sama mawas diri agar tidak keblinger , bermula kita itu satu maka tetaplah bersatu ( ummatan wahidan ) .wallahussalam.

    • WAHH..INI TULISAN LEBIH BAGUS…MAS SUDAH MERASA DIPIMPIN ALLAH BELUM KALAU BELUM SAMA SEPERTI SAYA…TAPI JANGAN DI UMBAR – UMBAR DIEM-DIEM AJA KAYAK SAYA INI GAK TAU APA-APA

      • SAMMA DONK SAYA JUGA DIAM-DIAM AJA TAPI GA DIAM TERUS KARNA ITU GA MUNGKIN KAN?
        KITA KAN MANUSIA BUKAN BATU GITUUUU…HE..HE..HE…MAAAF.

      • HA…HAA…..BETUL JUGA YAH…SAYA JADI BERFIKIR KATA-KATAMU..BIAR DISANGKA WAJIB BERAGAMA…HEE…HEEE..

  97. Sing Pungkasan , Lemah abang = Dasar jalma lumrah = orang biasa , biasa susah , biasa difitnah , biasa dizholimi , biasa dianiaya ……..biasa dihina ……..ini potret wong cilik yang selalu up to date ………siapa yang mau membebaskan wong cilik dari kebiasaan yang sedemikian itu ………… anda , anda …yang mana …………?

    • WAHHH…INI BAGUSS TULISANNYA…MAU CARI KEYAKINAN ATAU MAU TANYA MENGENAI HARTA SEHINGGA GAK JADI ORANG CILIK…KEYAKINAN KOK CAMPUR WONG CILIK, JAUH DARI MAKNA

  98. Dasar menungsa , wal asr , demi masa semua itu adalah kerugian , wali allah bukan pembunuh pasti , ulah wali yang berbahaya …, Esa atau Tunggal itu Suci tak terbagi bagi ,Esa atau Ahad itu Allah Jalaa wa Alaaa yang siapapun manusianya tidak pantas mendeteksi kemahaannya , jika kemahaan dan kesucian terdeteksi manusia gugurlah benteng ” Laisa Kamislihi ” …………inilah milik Yang Maha Suci , Yang dalam bertindaknya tidak memerlukan lagi kemahaan itu semua ” Kun ” itupun sekedar kalimat jadi , Muhammad Rasul Ummiyi maka pengikutnya pastilah orang cerdas semua …….tetap manunggal ing wadah tauhid (Ahad ).

  99. kita sedang membicarakan seorang Wali Allah. Dimakamkan di sekitar Krian-Mojokerto/seputar Majapahit.

    syekh Siti Jenar, 3 hari 3 malam “melayani” perdebatan Wali Sanga. dan tidak ada “yang menang” dan “yang kalah”.

    semoga kita mampu mengungkap rahasia Syaikh ini. semoga Allah membuka “hijab” materialisme dari kita, sehingga mampu “berjumpa” dengan beliau.

    Salam.
    puripagesangan@yahoo.com

    • HEE…HEE…MAU CARI ALLAH ATAU TUHAN ATAU ALLAH S.WT ATAU SYEK SITI JENAR SAYA JADI BINGUNG BACANYA…KOK MASIH MAU KETEMU SESUATU, KATANYA MENCARI KEYAKINAN

  100. Kulit ari ini juga qubur didalamnya tersimpan jasad segala mahluk seperti iwak lele , pitik , sapi , wedus dan sebagainya kalau diperdebatkan tidak selesai walau 300 tahun .
    Hidup ini adalah syariat , bernafas syariat , hakikat ya syariat , tarekat juga syariat …berjumpa adalah alamat jauh ..mendekat alamat terhijab…….demikian pula yang datang adalah yang pergi……..wallahus salam

  101. siti jenar ada atau tidak kayaknya juga kontroversi…
    demikian juga ajarannya…
    nabi muhammad pun mengajarkan mengucap innalillahi wa innaillaihi rojiun, pada manusia yang tadinya hidup secara duniawi, kemudian mati…
    sitijenar punya pendalaman diri untuk “kembali”, demikian juga muhammad yang bisa berkomunikasi dengan Tuhannya hingga terbit Al Quran itu.. bisakah anda melakukannya, tanpa tendensi itu sesat atau benar? karena sesungguhnya mencintai tuhannya bukan ingin surganya…tentu sulit tapi harus dijalani…urip ming mampir ngombe, sakdremo nglakoni..

    • HEEE…HEEE….KAYAK KITAB-KITAB ORANG DULU YANG SYA PERNAH BACA…UDAH PERNAH NYOBAIN ATAU MEMBUKTIKAN BELUM,…KALAU BELUM HATII – HATII BICARA

  102. assalamualaikum???

  103. tulisan orang bingung…….adaptor

  104. syeh siti jenar sebuah bentuk keliaran dalam pemahaman agama. Agama menjadi multitafsir ketika diturunkan,ini sah saja.
    Di Tegal ada Sunan Panggung yang hampir sama ketika dilibas oleh sebuah rezim yang bersekutu dengan dewan agama(wali sanga).
    Hanya saja ada yang membedakan antara syeh siti jenar yang memilih perlawanan prontal,tetapi Sunan Panggung memilih perlawanan liteler,ia menulis suluk Malangsumirang di tengah vonis dewan Wali.
    Pembungkaman pemikiran agama kinipun terus berlanjut, lembaga keagamaan dan anasir rezim keagamaan sering memberanggus sebuah aliran dengan dituduhan sesat.

  105. siti jenar adalah agama sesat

    • pada dasrnya gak ada satu ajaranpun di dunia ini yang sesat
      karna bagaimanapun ajaran itu hanyalah salah satu ilmu yg bisa difahami, yang menjadikan itu sesat hanyalah orang-orang yg perpandangan kerdil terhadapnya

      APAKAH ANDA KINI TELAH YAKIN MEMILIH SALAH SATU AJARAN DAN DAPAT MEMPERTANGGUNG JAWABKANYA PADA HARI ESOK……

    • HEE…HEEE….

    • sara rasa kalau anda belajar di saudi tentunya anda diajarkan untuk menjadi arif dan bijak seperti yang diajarkan Nabi kepada kita,jadi saya rasa anda belum belajar apa-apa sehingga anda mampu mengatakan sesat..sayapun sedang belajar bagai mana caranya agar bisa bertindak bijak seperti saya mengomentari anda tentulah kurang bijak..tapi cobalah mohon petunjuk ALLAH…..maafkan saya…..wasss

    • siti jenar orang bukan agama

    • ….mas aji nugroho makkah saudi arabia….semua rahasia akan terbuka setelah anda mati, anda akan tahu mana yang benar dan mana yang keliru.

  106. siti jenar TOP 1 THX FOR MAHA KARYANYA…..

  107. Buat saya simple, kalo saya salah memilih agama kenapa tuhan tidak turun sendiri kasih tau mana agama yang benar. Kalau memang ada sorga dan neraka kenapa tuhan menciptakannya ? apakah Ia tidak tahu bahwa ciptaannya akan menjadi apa ? Mengapa tuhan terlibat emosi dengan ciptaannya? jika kamu tidak menyembah aku maka kamu akan saya bakar hidup-hidup nanti (misalnya). Jika ada hari kiamat (bumi hancur) apakah galaksi kita hancur, sementara di ilmu astronomy ada planet dan bintang meledak ada pulang yang baru tercipta. Jika hidup hanya sekali apakah setelahnya kita akan menghuni sorga atau neraka selamanya ? jika ada siksa kubur bagaimana yang mati pada hari kiamat ? apakah siksa kubur di skip aja? jika tuhan adil apakah bisa orang yang lahir serba susah menjalani hidup dengan baik ? (jawab deh) bagi saya apapun keyakinannya jika ia iri, dengki, suka menyakiti orang lain apapun alasannya maka ia sesat. “Aham Brahma Asmi” Aku adalah tuhan ! (namun perlu tingkatan untuk itu). Buku adalah tuntunan buat yang awam, buat yang mengerti apa buku masih diperlukan ? Buat orang yang baik hati namun salah pilih keyakinan apa masuk neraka, jika ya saya ikhlas……. karena hati saya tidak mau menyakiti orang lain apalagi cuma karena beda keyakinan, dan tak seorang pun menjamin saya masuk surga jika mengikuti keyakinannya. Satu ayat yang jadi favorite saya… “Manakala dunia mengalami kemerosotan moral, Kejahatan merajalela maka aku sendiri menjelma (mencipta manusia utama) dari waktu ke waktu” Om Nama Siwaya, Hormat saya buat Syech Siti Jenar….


  108. Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.
    Q.S. Al Hadid (57): 16

  109. setuju dengan budi…
    “bagi saya apapun keyakinannya jika ia iri, dengki, suka menyakiti orang lain apapun alasannya maka ia sesat.”

  110. Semua yang dilakukan siti jenar merupakan proyeksi dari sebuah KESADARAN yang tak bisa dijelaskankan oleh bahasa ilmu dan pengetahuan. analoginya jika 1 orang bongkok dan 9 orang tidak bongkok, berarti yang bongkok yang tidak normal, tetapi kalau 9 orang bongkok dan 1 orang tidak bongkok. tetap saja yang tidak bongkok yang dianggap tidak normal. he…he…he.dan itu terjadi pada siti jenar dimana KESADARAN mengenai alam semesta lebih baik dibanding 9 wali lainnya.siti jenar tidak mau terikat pada dogma agama yang tertulis yang berasal dari ucapan seseorang.karena siti jenar beranggapan tuhan tidak sama dengan raja yang perlu disembah dan diberi upeti.segala bentuk ibadah hakekatnya untuk kebaikan yang menjalankannya tapi dengan pemahaman HATI bukab PIKIR.

    • WAAHHH…WAHHH…SEMUA TULISAN DISINI KOMENTARNYA BAGUS-SBAGUS….HATI-HATII KALAU BELUM MERASAKAN DAN MEMBUKTIKAN..

      • “heee..heee…. sok tau” namanya juga forum atuh bozz…., gimana si bozz ini klo udah pd tau_mah pasti diem semua. coba bozz perhatikan pd mereka yg udah tau ,mana ada mereka berkoar-koar di speaker or in the internet. am I right Bozz?

  111. asalamualaikum, saya hanya seorang yg mungkin sedikit mengetahuai hal mana yg benar& salah,saya hanya mengingatkan kata arti sesat adalh kata yg di pola&di buat oleh manusia.jadi buat saya pelajari diri kita masing2 karena di situ letak di mana kita tahu mana yg baik&salah,jika kau memandang itu salah menurut orang lain belum tentu itu salah,jika buat kamu itu benar bukan berarti buat orang lain itu benar jadi saran saya jangan kau berucap itu sesat karena belum tentu itu sesat,maaf jika kata2 saya ini gak masuk di akal .walaikumsalm

  112. hee..hee…iya..yah…ini baru masukan bagus… salam kenal yah zacky….aku cuma kagum sama tulisan-tulisan yang ada semuaaaaaa…nyaaaa….

    • Kang HINUR salam kenal juga, klo sy honestly ga ngerti apa2 hehe…, biasa mas klo lg krisis timbul kritis ….(TST_lah) pas cari2 artikel pas nemu yg ginian eh seru juga.. haha….(ya mudah2anlah mas, sy bisa ngambil segi positifnya dan bisa menjadi titik tolak untuk jd umat yg berpikir & berdzikir, Amin..
      kyknya klo cuman ikut2an doang sy ini udah keseringan banget hehe..hehee

      • iya..yah…aku juga gak tau banyak cuma asyik baca-baca aja..karena aku senang baca yg kayak begini…hee….hee…saya juga udah keseringan jalan kemana-mana cari pengalaman dan liat-liat keaneka ragaman isi dunia..ternyataaaa..aaasssyyikk….baaaanggeeettt.

  113. mo ngasih pendapat neh…………………..
    Manunggaling kawulo gusti, mungkin lebih tepat di tujukan sebagai pengakuan kesempurnaan Allah. Sempurna dalam arti “Wujud wajib”, wujud yang mutlak, sehingga wujudNya mewujudkan segala sesuatu.
    Dengan demikian segala sesuatu mustahil berdiri sendiri tanpa tergantung akan Dia. dengan sendirinya, segala sesuatu adalah Dia. DzatNya adalah juga SifatNya.
    Allah adalah dzat yang sempurna, Dialah yang awal, Dialah yang akhir. Dialah yang zahir, Dialah yang batin. Makna kesempurnaan mencakup tiadanya keterbatasan, kekurangan dan quiditas lainnya.
    Ketika kita membicarakan “kawulo” dan “gusti”, menintepretasikan dua obyek yang terpisah, sehingga terjadi disposisi antara “makhluk” yang terpisah dengan allah, Sehingga ada “batas” antara keduanya. Padahal dalam argumen sebelumnya, “batasan ataupun quiditas lainnya tak layak di nisbatkan pada kesempurnaan Allah.
    “Manunggal” sebaiknya juga jangan di artikan sebagai gabungan, senyawa ataupun bentuk konjungsi lainnya, sehingga akan memunculkan makna baru sepeti: “terdiri dari”, “komposisi”, union dll, yang pada dasarnya juga mengurangi makna kesempurnaan, karena di dalamnya masih terdapat banyak batasan dan quiditas.
    Simaklah kata2 Sitijenar : “aku ora ‘ONO’, sing ‘ONO’ mung ALLAH. artinya : aku tidak “ADA”, yang “ADA” hanyalah ALLAh. Disini siti jenar bertutur bahwa :”aku tidak ADA ( wujud mutlak, sempurna), yang ADA (wujud mutlak, sempurna) hanyalah ALLAH.
    Salahkah sitijenar ketika dia berucap demikian?
    Mungkin itu pula yang pernah di lakukan oleh Galileo, Plato, Aristoteles, Imam Ali bin Abu Thalib, Al Hallaj, sampai dengan Mulla Shadra.
    Perdebatan mengenai Ketuhanan memang tak pernah ada habisnya. Masing2 pihak mengklaim dengan teori dan hujjah. dan merasa yang paling benar. Fenomena ini banyak melahirkan aliran2 teologi seperti Mu’tazilah, Asy’ariyah, Materialisme, Iluminasi dll.
    Untuk memahami pola pemikiran siti jenar, ada baiknya temen2 coba baca buku “Makrifat AL MABDA” karya MULLA SHADRA” yang te;lah diterjemahkan dan di ringkas oleh DIMITRI MAHAYANA.
    Salam

  114. Semua yang ada di Dunia ini berasal dari Ketiadaan, dan Yang Maha ada Hanyalah Allah semata. Sekarang dunia ini beserta isinya menuju kepada Ketiadaan….Jadi janganlah Berselisih Paham…Semuanya akan Kembali KepadaNya…Jangan mengaku Benar sendiri..Biarlah semua Paham Aliran Agama Mengalir seperti air, dan berhembus seperti angin… Kita ini berebut Sesuatu yang pada akhirnya akan Sirna..Kita Orang Merdeka, Bebas berpendapat, tidak memojokkan yang lain. Menang nggak ngasorakake, kalah nggak ngasorake….Bhinneka Tunggal Ika..tentunya……Syech Siti Jenar, Al Hallaj, Ibnu Arabi, Al Ghazali, Sayyid Qutb, Al Bana, Al Arkoun, Che Guevara, Adam Smith, Karl Marx, Pramudia Annanta Tour, Mahatma Ghandi, Theodor Herzl, Khomeini, Nelson Mandela, Aun San Syuki, Adolf Hitler, San Min Cui, semuanya sama deh akan Sirna beserta pemikirannya…di Hari Kiamat Besok…

  115. bcgvdgcbjdckjdk……….lkdijwiq9iiuc8cjncjnjabcn..,,,,,mjcnu nnuwjiji,mbceb mckc.bm,w091okm 89wopkwc,

    • MAS DAUD PASTI ASALNYA DARI RUSIA YAH…AKU PERNAH LOH LIHAT TULISAN BEGINI TAPI SUSAH DICERNANYA…BAGAIMANA KALO SARAN SAYA MENDINGAN PAKE BAHASA INDONESIA JADI KITA YANG BERGABUNG DISINI MENGERTI TULISANNYA…ATAU INI JANGAN – JANGAN KODE RAHASIA TENTANG HARTA KARUN YAH…AYO NGAKU…

  116. Gula itu manis tapi tidak semua yang manis itu gula….!!!! Bukankah bila ingin merasakan nikmatnya APEL harus memakan buah “meterial” APEL..????? TApi ada orang yang ingin meraskan buah APEL tetapi tidak pernah mau memakannya…?????? orang ini baru berada pada tingkatan berhayal……

    • ada benernya…tapi tidak semua harus dicicipi atau dirasakan dahulu…contoh kalau buah kuldi rasanya tidak enak dan bisa mematikan atau berdosa, masa kita harus memakannya dahulu, baru kita tau berdosa…manusia itu diciptakan GUSTI ALLAH atas firasat…firasat bisa didapat karena dia memasuki dirinya sendiri, bukan karena banyaknya guru atau banyak baca kitab

  117. saya pengen tanya ,, yang dimaksud moch yusuf,, kalau ALLAH masih dibayangkan atau di ucaapkan sebenarnya bukan ALLAH
    jadi yang sebenarnya gmn?tlg djwb sgra

  118. buat wong bingung
    anda harus kenal sifat2NYA,
    HARUS DIPLAJARI MENDALAM

  119. Buat temen – temen yang paling pokok adalah ” Kenalilah Dirimu Sebelum Mengenal Tuhanmu “. Semoga permasalahan ini tidak menjadikan suatu pergunjingan yang berkepanjangan. Suwun

  120. assalamualaikum, alhamdulillah..perbedaan adlh anugerah ALLah SWT, yg pasti paling benar adlh ajaran islam yg di risalahkan Rasul Muhammad SWT, selain itu pasti punya kekurangan…Wassalam .

  121. assalamualaikum, alhamdulillah..perbedaan adlh anugerah ALLah SWT, yg pasti paling benar adlh ajaran islam yg di risalahkan Rasul Muhammad SAW, selain itu pasti punya kekurangan…Wassalam .

  122. yang penting kita berbuat untuk kebaikan

  123. assamualikum wr br .

    janganlah pernah apa yangkita terima kita telan mentah mentah ,kunyah dan rasakan

  124. AYO BERSATU AE,OJO RUMONGSO BENER AWAK IKI AKE SALAHE

  125. jangam ada lagi persekutuan antara islam
    ayo bersatu hidup agama islam

  126. Bila kita ikuti ajaran syeh siti jenar… ditanggung tak ada bom bali, bom natal, bom mariot, bom kuningan, dll.

  127. ada yg komen …”kembali pd AL-QURAN & HADITS”……nyatanya….AL-QURAN pasti benar (tp ingat tafsirnya khn jg banyak)& membaca tanpa pemahaman pasti jg akan lingak-linguk…..nah hadistnya ini jg kebanyakan …krn ada yg berpendapat hadits A sahih…tp pihak lain mengatakan hadist A g sahih….yg benarr…???

  128. contoh nyatanya ya para teroris itu….akibat salah pemahaman akhirnya nge-bom

    • syekh siti jenar adalah seseorang yang telah mencapai pencerahan sejati dan ajarannya luas, mencakup semua orang yang ingin mencari Allah tanpa di lapisi oleh agama dan sara.Mengapa dunia,,,,, ,ahhh…setiap kali Allah menurunkan utusannya (meskipun bukan sebagai nabi atau apapun itu),selalu utusan tersebut berakhir dengan kematian dengan cara dihina,dibunuh,bahkan disiksa habis-habisan oleh para manusia-manusia yang lain,yang merasa dialah hukum Allah,….dan maaf,,,mengapa justru wali songolah yang di elu2kan sebagai suatu wadah yang sangat suci dan tidak bernoda sama sekali
      “ORANG YANG MENINGGIKAN DIRINYA AKAN DIRENDAHKAN SERENDAH-RENDAHNYA OLEH ALLAH PADA HARI PENGHAKIMAN”

    • teroris itu nggak ada hubungan nya sama pemahaman mas,yang jelas orang teroris itu gila,teroris itu hubangan nya sama harta dan politik,tapi mengatas namakan agama

  129. menjadi apa kamu lima tahun kedepan tergantung buku apa yang kamu baca dan dengan siapa kamu berdiskusi. tentang keyakinan? sama…

    pilih… jalani… pertanggungjawabkan…

    • itulah kehebatan buku. membebaskan manusia dari penjara keyakinan. terpujilah kau para penulis..

    • sampurasun….
      buku adalah otak kedua manusia sedangkan buku dibuat oleh otak pertama manusia jadi beruntunglah orang-orang yang senang membaca buku karna akan mendapat bayak inpormasi dan memudahkan kita untuk bergaul karna kita memiliki wawasan yang luas.seperti saya contohkan anda tidak pernah tau kota Damaskus,dengan kehidupan penduduknya coba anda beli buku,cukup hanya dengan beberapa ribu saja anda sudah dapat mengelilingi Damaskus..coba kalau anda ke DAMASKUS..berapa biaya yang harus anda keluarkan.jadi pada prinsipnya.kalau mau belajar tentang keyakinan ya harus banyak baca buku supaya tau,kemudian belajar juga dari kehidupan kita sehari-hari.mampu tidak kita praktekkan.karna keyakinan bukan hukum dan bukan untuk menghukum.tapi untuk dikaji dan dipraktekkan.kearah yang positif.untuk menjadi bijak.dan berbuat kebaikan.kedamaian….didunia ini amiin…

      • iya…semuanya benar..mau belajar dari buku karangan..mau belajar dari kitab suci..mau belajar dari macam-macam kitab..boleh semuanya dan benar semuanya…boleh di buktikan kebenarannya…belajar sendiri atau belajar dengan guru atau belajar di pulau sebelah atau belajar di negara sebelah atau di luar angkasa manapun pasti hasilnya sama semuanya..itu yang dinamakan ilmu ALLOH…saya sudah membuktikan..dimanapun saya jalan dan bertemu orang yang berkeyakinan dengan ALLOH yang dibicarakan dan diyakini sama persis gak ada bedanya sama sekali….kalo ada perbedaan berarti orang itu melebihkan dirinya atau melebihkan gurunya yang mengajari…atau ingin di anggap pintar atau sakti…ma’af yah hanya mau ikut-ikutan nulis..bolehkan..biasanya orang yang awalnya belajar keyakinan dengan ALLOH akan lupa diri karena diberikan kesanggupan tentang hal yang gaib, disitulah coba’annya yang paling berat…karena setelah tau tentang gaib dia lupa ingin mendekatkan diri kepada ALLOH…contohnya orang bisa ngobatin tanpa mantra hanya berkeyakinan kepada ALLOH lalu dikabulkan sehingga menjadi orang itu sembuh, maka banyak yang lupa lalu buka praktek mentarifkan harga..bukannya ikhlas lagi karena ALLOH telah memberikan imbalannya yang sedikit atas balasan kita mendekati NYA…

  130. Alloh dibungkus Nur Muhammad dibungkus Adam (Manusia). Allah tidak jauh, antara hitam dan putihnya mata itu masih jauh. Allah lebih dekat dibanding urat leher kita.
    “Siapa yang kenal akan dirinya pastinya kenal akan Tuhannya”.
    Hati adalah cermin tempat pahala dan dosa bersatu (Kata Bimbo). Coba deh bercermin !, ada siapa disana? Agama bukan untuk diperbandingkan. Bukan pula untuk menimbun pahala dengan imbalan sorga. Agama mengajarkan kita untuk hidup dengan benar, dan yang terpenting “Ikhlas” karena Alloh Dzat Yang maha Suci. Yang berarti tanpa mengharapkan pahala. Amiiiiin.

    • kamu itu tau dari mana……..kalau allah lebih dekat dengan urat nadi,dari cerita,dari buku,atau lho sudah tau sendiri,atau sedah kenal sama allah,ilmu hakekat dan makrifat itu,dari pribadi untuk pribadi,tolong di kupas lagi kata kata saya ini,dari pribadi untuk pribadi,

      • kiwahyu..ma’af hanya mau ikutan yah…ALLOH lebih dekat dari urat leher itu ada di kitab suci AL -QUR’AN..coba deh baca dri AL – BAQARAH sampe AN-NAS pasti ada..kan katanya kita harus sering membaca kitab suci AL-QUR’AN…dan kalo gak percaya ALLOH dekat..nih bisa gak merasakan cipta’an ALLOH salah satunya NAFAS..bukannya nafas itu ciptaan ALLOH tapi dekat dengan diri kita..tiap detik, tiap menit, tiap jam, tiap hari, tiap minggu, tiap, bulan, tiap tahun, tiap – tiap yang lainnya…he..hee…nah bisa dibuktikan kan ciptaannya dekat..apalagi yang menciptakan pasti lebih dekat….haa…haaa…ma’af pak KIWAHYU, aku cuma asal tulis gak tau apa-apa..anggap aja tulisan anak kecil dan orang yang ilmunya bodoh karena gak belajar di pesantren atau di perguruan atau di padepokan…salam kenal..

  131. kenapa mesti diperdebatkan…..masalah iman, keyakinan, kepercayaan, agama dan ajarannya.
    kenapa pikiran dan perasaan kita sll terbelenggu dengan putih-hitam,baik-buruk, benar-salah,dosa-pahala,surga-neraka. merasa diri kita benar- orang lain salah dll.
    Belajar, pahami, hanyati, yakini dr firman Allh ttg Penciptaan umat. maupun firman2 Allah yg lainnya.
    kita ini apa? manusia. tjd dr apa ? tanah dan diberikan Ruh oleh Allh SWT / Tuhan YME.
    kalau kita mati tubuh kita kemana? dikubur, busuk hancur dan kembali jadi tanah/ tdk naik kesurga seperti yg diceriterakan para kyai, ustads, romo, pastur dan tokoh2 agama yg hampir tiap hari kita dengar kotbahnya.
    lantas Ruh kita kemana? sesuai keiklasan amal ibadah tubuh kita dlm menjalani hidup ( hablumminallah, hablumminanas, hablumminallam ). klo tubuh kita sesat Ruh kita jg sesat utk kembali mk bisa tinggal di pohon, jembatan, rumah-2 kosong, dll.

  132. All…. Happy Ied… maaf lahir dan Batin……..(kayaknya pd serius amat nech sampai lupa ngucapin salam idul fitri. haha……thanks)

    • wah..sodaraku zacky timbul lagi…aku udah lama menghilang..aku juga timbul lagi…SEMOGA ALLOH SELALU MEMBERIKAN KESELAMATAN DAN KEBAHAGIAAN LAHIR DAN BATHIN KEPADA KITA SEMUA…AMINNN..1000000x

      • Hehe. kemana aja kang,??!! iya nech sebenarnya ga ngilang cuman enak aja baca2 comentnya bagus2 jd ga sempet ngomentarin…..
        kehabisan kata2 nech…. haha….

  133. salam semua…. ini lah perjalanan yg ditentukan Allah.. siapa kita nk menentukan siapa yg benar dan siapa yg sesat… klau kita mnjatuhkan hukum kpd sseorg apakah kita sama dgn Allah.. hanya Allah saja mngetahui hati ssorg.. mngenai syeh jenar… adakah salah klu pengajaran yg dbawa beliu itu mngajar tntg mngingati Allah… kita hidup, berdiri, bercakap, melihat dan lain2 itu adakah kita sendiri yg lakukan… fikir2 kan lah… belajar la mengenali diri baru kita dapat mengenali pencipta kita… semoga Allah merahmati syeh jenar yg berada diaalam sana.. aku ingin benar berjumpa dgn org yg belajar ilmu spt syeh.. agar aku dpt belajar tntg rahsia ini… kita hidup dlm rahsia…

  134. mo tanya apa itu “Manunggaling Kawula Gusti

  135. wong nggak ada yang kenal sama syeh siti kok ikut ikutan bilang sesat mas mas,aku yakin seluruh yang komment disini tidak ada yang tau sama syeh siti,mungkin dari cerita ke cerita,dari buku kebuku,jangan kan kenalan sama syeh siti,lihat jenggotnya dari jauhpun belum,tapi ikut bilang sesat,jangan jangan lho sendiri yang nyesat,maaf maaf maaf maaf

    • WAH…KIWAHYU KOMENTARNYA BERKOBAR – KOBAR…JANGAN SALING MENGHINA ATAU BILANG SESAT PAK KIWAHYU..GAK BOLEH…KITA KAN BEBAS BERPENDAPAT…KALO SUDAH TAU TUNJUKIN DENGAN AKHLAK MULIA KANJENG NABI MUHAMMAD S.A.W….HEE..AKU SOK TAU YAH…JANGAN DIKOTORI KEYAKINAN YANG SUDAH SAMPE LANGIT JATUH LAGI KENA LUMPUR DIBUMI…KAN SAYANG…

  136. Salam kenal semuanya bro!! damai sejahtera memasuki rumah mas seno ini…

    hmm…soal sesat menyesatkan…Siapa yang tidak sesat di antara kita? Makan saja sesat hingga sakit perut, mikir sesat hingga salah kaprah, filsafat hidup pun sesat hingga memberhalakan benda, jagad cilik (mikrokosmos) dikira makrokosmos, aku dikira tuhan, tuhan dikira aku, Islam dikira abangan, abangan dikira santri, santri dikira komunis, komunis dikira imperialis, iblis dikira malaikat…
    Hm… aku yang sudah sesat ini, hanya bisa mencari dasar pijakan dalam diri sejati. Diri sejati yang tidak lagi memiliki rasa memiliki yang adanya di dalam samudra batin…
    entahlah, tapi kenapa aku sesat? Karena aku tidak pernah membaca kitab suci di dalam diriku. kitabku masih kitab garing, belum kitab teles….
    Ya, mohon maaf bila ada kata yang kurang berkenan. salam asah asih dan asuh.. Rahayu…

  137. tidak ada gelap yang ada hanya ketiadaan cahaya….
    tidak ada kejahatan yang ada hanya kediadaan kebaikan

  138. PERBEDAAN PENDAPAT ADALAH SEBUAH RAHMAH

  139. Saya pernah bermimpi bertemu dengan sunan kalijaga&syeh siti jenar,mereka sedang berdialog membicarakan hal yang kurang saya mengerti,tiba2 mereka menghampiri saya dan berkata”hai anak muda pergilah,jangan kau dengarkan pembicaraan kami.kemudian mereka memberikan sesuatu(tulisan)kepada saya,ini untukmu pergilah….

  140. tanya: sebenarnya ssj masih shalat dan menjalankan syariat islam? krn bg sy yg awam ukuran seseorang itu bs dicontoh adalah jalankan rukun islam yg 5 selain akhlak yg baik tentunya. krn jk ssj menjalankan syariat berarti beliau benar waliullah tp jika tdk maka kita tdk perlu mencontoh beliau krn contoh yg sempurna nabi SAW selalu jalankan syariat dan hanya beliau sj yg direkomendasi langit utk dicontoh..semoga bs jadi pencerahan utk kita semua..

    • waduh…mas kalau masalah salat yang jadi ukuran mari kita lihat apa yang terjadi diseputar kita…apakah mereka sudah salat dengan benar…?maaf karna salat saya juga belum benar..kemudian apakah kalau kita salat harus kita beritakan pada orang-orang.maaf seribu kali maaf…urusan salat itu sebaiknya hanya allah yang tau dan prilaku kita dalam 24 jam harus tetap dalam keadaan salat laku dengan segala perbuatan baik dan memberikan kebaikan pada orang.jadi tidak cukup hanya lima menit kita menghadap allah melainkan dalam setiap tarikan nafas kita harus mencerminkan salat kita disamping melakukan yang wajib.maafkan saya…insa allah kita mendapat petunjuk darinya dan semoga kita mendapat ampunannya..aminn…wasss

      • YAH…BENAR SEMUANYA…ADA ORANG YANG MASUK SURGA KARENA SHALAT 5 WAKTU BAGI YANG MENYENANGI IBADAH LAHIRIAH….ADA YANG MASUK SURGA KARENA MENJALANI KEBAIKAN ATAU AKHLAK MULIA DIMUKA BUMI ITU BENAR JUGA…TAPI YANG PERLU DI INGAT..KATA HADIST AKU TURUNKAN NABI MUHAMMAD KEMUKA BUMI UNTUK MENYEMPURNAKAN AKHLAK MANUSIA…LALU PADA SAAT MENGHENINGKAN CIPTA ATAU BERTAFAKUR BELIAU NABI MUHAMMAD ISRO MI’RAJ DAN MENDAPAT PERINTAH SHOLAT 50 WAKTU LALU MEMINTA KERINGANAN SHOLAT KARENA KHAWATIR UMATNYA TIDAK SANGGUP MENGERJAKANNYA, SEHINGGA MENJADI 5 WAKTU…KESIMPULANNYA KE DUA-DUANYA KAN BENAR…MAKANYA JANGAN SALING MENYALAHKAN ATAU INGIN UNGGUL KITA CARI DULU SUMBERNYA….SEBELUM WAFAT KANJENG ABI MUHAMMAD MEMBERIKAN PESAN..KALO ADA PERMASALAHAN KEMBALIKAN KEPADA AL’QUR’AN DAN HADIST…..DI KITAB SUCI ADA AYAT YANG MENYTAKAN BEGINI : AKU MASUKKAN MANUSIA KE SURGA KARENA KASIH SAYANG KU…..NAH KALO MU MASUK SURGA ARTINYA MELAKSANAKAN SESUATU YANG DISAYANGI ALLOH….MA’F YAH KLO BANYAK KOMENTAR, JADI SOK TAU NEH…

  141. ass…..
    ikut nimbrumg bro….
    sekedar refrezing dan bagi pengalaman……..
    kala itu setelah sholat malam q berdzikir, dan dalam keheningan malam q merasakan seakan naik kelangit dan kulihat tubuhq dibawah sedang berdzikir, q naik dari tingkatan pertama sampai ke tingkat tujuh, dan disana q ditemui seseorang dan dengan mengucap salam beliau mengaku bernama siti jenar serta berpesan “nakmas, tetaplah jaga syariat, bacalah quran dalam hatimu dan belajarlah” apakah memang beliau yang nampak atau bukan, q gak tau krn belum pernah berjumpa scr fisik, namun kalau setan maupun iblis tidak ada satupun setan/iblis yang mampu masuk dalam tingkatan itu, . kemudian setelah beliau mengucap salam dan pergi, yang ada hanya keheningan, keadaan jadi kosong tiada apapun yang ada hanya diriq sendiri berserah kepada ALLOH SWT, benar-benar suasana dan keadaan yang menyejukkan hati siapapun yang pernah merasakannya…sambil bersujud q ucapkan alhamdulillah…………dan q kembali berzikir kepada-Nya….. (maap sedikit mengungkap yg ghoib, semoga Alloh SWT mengampuni q)

    jadi kalau menurutq SSJ itu tetap menjalankan syariat agama secara benar, baik dan tepat.

    ya tp itu pengalaman q lo ya, he…he…. diterima syukur, tidak jg tidak apa2, sekian……….
    wassalam…

  142. Ilmu…..
    dua versi menimaba ilmu, yaitu mencari dan dihampiri..
    maaf, salah satu contoh adalah googling web (cari web ini), yang kedua stanbay di web ini ilmu akan menghampiri…. he..he..

    demikian halnya dengan ilmu Allah.. kita wajib mencari hingga samapai kita dihampiri.
    Siti Jenar banyak kontroversi karena dilihat dari berbagai sudut pandang, menyerap ilmu hendaknya jangan di campur aduk (dalam bahasa jawa “srambah uyah”) karena akan menghambat pola pikir kita, karena di dunia ini ga ada yang serupa, semua diciptakan Alloh perpasang-pasangan. jiwa-raga, bumi-langit dsb. itulah yang disebut fana (karena devinisinya bertolak belakang) pesan saya janganlah Ilmu Siti Jenar diserap sebelum memiliki keyakinan yang stabil, anggaplah sebagai wacana aja.

    yakinkanlah didalam hati Anda tentang adanya Tuhan.. Pelajarilah dengan sungguh2 ajaran agama anda!
    didalam kitab suci agama, Anda akan menemukan sesuatu yang di rahasiakan. (hanya Allah yang tau)
    bila anda merasakan hal seperti itu maka torekatlah sebelum hati anda bertanya-tanya mengapa dirahasiakan.

    semua ilmu adalah Ilmu Allah, termasuk Siti Jenar. bila anda ingin mempelajari dan menerapkan maka torekatlah!

  143. Ilmu Siti jenar adalah ilmu Haq (hakikat), dan pengertian didalamya bertolak belakang dengan Syari’at. tidak ada kococokan sama sekali dengan ilmu syari’at. maka jembatan untuk Syari’at dan Hakikat adalah Torekat, jangan dikemukakan di forum syari’at bila anda tidak ingin di kecam dan di exkusi mereka. (kisah Exkusi Siti Jenar)

  144. sampai tujuan,,,,,cahaya d atas cahaya

  145. syekh siti jenar adalah so2k y fenomenal n sll menarik bt dplajari, akan ada 72 aliran n 1 y bnr, mana y bnr . . .
    wallahu a’lam bisyowaf

  146. ada dan iada,baik dan jelek,kejahatan dan kebenaran……tak pernah selesai ……pria dan wanita hanyasetipis kulit ari perrbedaannya………………………….smua sirna dan tiada riilnya… tergantung dariman sudut kita melihatnya

  147. aku ndak tau syeh siti jenar, kalo aku minta sama gusti Allah SWT dengan sholat isthiharoh di beri petunjuk ngak ya?habis binggung ngak ngerti jawaban dari semuanya…Hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui…yo

  148. kata AlQuran”allah lebih dekat dari urat leher” “kemanapun kamu memaligkan wajahj di sanalah wajaqh Allah.
    Biarkan mereka berpendapat, toh pendapatnya pasti akan di pertanggungjawabkanya

  149. subhanllah..
    cerita yang menarik sekali

  150. ass.wr.wb

    sesuai dengan yang saya ketahui dari literatur2, jurnal, dan obrolan2 yg berkembang, bahwa syekh siti jenar, “kafir di hadapan manusia, beriman di hadapan Alloh”. ada atau tidaknya syekh siti jenar menurut saudara2, itu tergantung sodara menyikapinya. apakah akan disikapi dengan nafsu atau kesadaran? banyak hikmah yg bisa kita ambil dari kejadian ini. apakah kita sudah benar dalam menjalani hidup ini?apakah kita sudah layak, untuk saling menyalahkan?

    hatur nuhun

  151. agomo iku ageming ati jd jgn dperdebatkan tp di jlankan….

  152. Assalamu’alaikum Wr Wb
    Agama adalah keyakinan dan kepercayaan. tanpa yakin dan percaya, seseorang tidak bisa dikatakan beragama.
    Pengalaman spiritual dan tingkat pemahaman masing – masing individu jelas berbeda. Jangan perdebatkan keyakinan orang lain dan merasa diri kira paling benar.
    Biarkan syech Siti Jenar dengan ajarannya ” manunggaling kawulo Gusti ” . Bagi yang setuju, silahkan mempelajari, bagi yang tidak setuju, tolong hindari penggunaan kata sesat, agar ajaran ini tidak menimbulkan polemik diantara penganut agama, karena masing-masing individu belum mengenal betul sosok Syech Siti Jenar dan ajarannya Semua kembali pada tanggung jawad individu kepada Tuhannya,

  153. klo mau mendalami tassauf datanglah kesulawesi selatan tp klo mendalami syariah datanglah kepadang baru bandingkan keduanya.ok

  154. jauh amat mas, kalo mau memperdalam sumur datanglah ke jawa

  155. he..he..he..emang sumur di pulau jawa dalam-dalam ya mas..?
    saya sangat berterimakasih dengan adanya forum ini jadi saya bisa ikut nimbrung..maafkan saya kalau komentar saya menyinggung dan kurang berkenan saya mohon maaf…wass

  156. Jalan yang sulit untuk kita pahami dengan bahasa manusia, tapi dapat kita pahami dengan menghadapkan diri yang sesungguhnya kepada Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi.

    Jalan yang beliau tapaki adalah Jalan Yang Benar. Jalan yang Kita tapaki-pun adalah Jalan Yang Benar.

    Pengorbanan Beliau adalah jalan yang nyata untuk kembali kepada Yang Maha Kuasa, sesuai dengan kehendak Yang Maha Berkehendak. Suratan takdir telah ditulis di alam yang nyata ini oleh Yang Maha Mengatur Alam Semesta.

    Dia Yang Maha Tunggal, Yang Maha Meliputi Segala Sesuatu, Yang Maha Hidup, Yang Berdiri Sendiri, Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang.

    Dalam degup jantungku, serasa tak sanggup aku menulis kerinduanku pada MU. tak sanggup aku memencet tombol key board ini dalam mencurahkan rasa cintaku pada MU.

    Segala Puji Bagi MU ya Allah, Yang Maha Suci, Yang Maha Tinggi lagi Maha Mulia.

    Mohon maaf atas segala sesuatu yang kurang berkenan di hati teman-teman.

    • asalammualaikum….salam kenal…
      subhannaloh….maha suci dan maha agung dengan menyebut namamu yang terindah…salam bagi seluruh teman-teman yang berada didalam forum ini.
      marilah kita saling mengigatkan dan memberi ketenangan serta kedamaian dalam menggali ilmu agama tanpa meninggikan atau merendahkan.menyalahkan dan membenarkan.melebihidan mengurangi,tapi mari kita saling berbagi dari segala kekurangan,dengan menanggalkan segala kepentingan,agar semua ajaran dan pengetahuan agama itu menjadi bagian yang indah untuk menerangi dunia dengan cahaya keimanan dan kebajikan dalam kehidupan.sehingga sempurnalah islam dalam keyakinan yang berada dalam diri kita masing-masing….allah hu akbar….betapa aku rindu betapa aku ingin mengatakan pada dunia…damai…damai..lah….tak ada artinya beselisih hanya karna benar..dan salah…alloh..hu akbar…alloh..hu..akbar…indahnya damai dalam perbedaan..seperti sebuah taman yang indah berbagai macam ragam bunga dan segala isinya dengan perawatan yang tulus dan rasa cinta keindahan maka taman itupun akan nampak tetap indah tak menjadi hutan belantara yang menakutkan……ingatlah rumput tetaplah rumput…mawar tetaplah mawar…tak akan mungkin mawar menjadi ruput atau sebaliknya…semua sudah tercipta dan diciptakan demikian adanya olehSANG MAHA PENCIPTA dan tak ada yang mampu untuk merubahnya kita hanya berkewajiban merawatnya agat tetap indah dilihat dan tetap pada pungsinya masing-masing..dan semua adalah RahasiahNya….amin…alloh..humma solli alla dayiddina muhammad waala ali sayiddina muhammad….tuntunlah kami,bimbinglah hati kami agar tetap lembut selembut hatimu yang telah membawa rachmat bagi bumi ini…amiin…(sebenarnya ini bukan komentar ya mas/Pa.ini curahan hati.. kita sama-sama merindukannya….saya berharap dengan kerinduan PADANYA terciptalah perdamaian amiin..alloh humma amiin..WASS

  157. Intinya ” Apa kamu sekarang dan dimana kamu sekarang “.
    itulah HAKIKI YANG SEJATI.

    Matur suwun

  158. salam………………

    waduh banyak orang2 cerdas disini……………
    mohon dibantu petunjuk buat belajar boleh ya……..
    kawulo badhe nyimak maleh……………………

    suwun….

  159. saya tampil dari Kuala lumpur untuk turut membicarakan soal kartus Syeikh Siti Jenar..Kenapa harus mempersoal Siti Jenar sesat atau tidak. Pokoknya, ilmu yang dikembangkan oleh almarhum waliyullah ini tidak sesat. Yang sesat cuma penerima yang tidak begitu mengerti tentang keilmuan, apa lagi mencakupi rahsia inti Islam yang mencakupi keseluruhan ilmu kitab yang wajib diterima oleh umat Islam akhir zaman bimbingan Rasulullah Muhamad s.w.t. Empat kitab itu seawal dengan Taurat yang dirunkan kepada nabi Musa, a.s, Kitab Zabur kepada Nabi Daud a.s, Kitab Injil kepada Nabi Isa a.s dan al-Quran kepada Nabi Muhamad s.w.t yang jarak waktu lebih dari 5oo tahun bagi setiap kitab.

    Kesemua intipati tiga kitab itu ada dijelaskan dalam al-Quran sebuah kitab terakhir. Hakikatnya, ilmu utama yang diajar dari kitab al-quran adalah ‘keyakinan’ diri dan percaya kepada alam ghaib.

    Ghaib kerana kita tidak pernah menyaksikan wajah Rasulullah kerana tidak pernah ada gambar yang terlukis sekali pun waktu itu karya seninya lukisan dan ukiran begitu hebat.

    Ghaib kerana Allah yang tunggal itu tidak pernah wujud. Yang wujud cuma keyakinan. Begitu juga waktu bersolat yang diiktikad menghadap kepada Ka’abah sedangkan kita tidak bisa melihatnya kerana masih ramai umat Islam tidak berkesempatan melihat ka’abah.

    Mujurnya, dunia moden yang canggih dengan teknologi terkini, membuat umat Islam kenal ka’abah menerusi gambar dan filem gambaran wajah ka’abah di tv atau vcd. Dulu, umat Islam cuma ada keyakinan dan tidak pernah melihat atau kenal bentuk ka’abah termasuk zaman perkembangan Islam di Nusantara, baik di bumi Jawa atau bumi Melayu Malaysia dan Pathani di Selatan Thailand.

    Inilah lebihnya ilmu Islam. Jika Siti Jenar menanam semangat keyakinan kepada umum yang baru mengenal ilmu Islam dan mendedah isi rahsianya sebagai jalan menarik minat pelbagai etenik dan suku di tanah jawa ketika itu untuk memilih Islam sebagai ajaran tauhid yang terakhir ilmu Allah, ia tidak salah.

    Agama Hindu yang penuh dengan ‘mistik’, mungkin perlu dijajar dengan kelebihan ilmu Islam yang sebenar penuh rahsia. Untuk memecah rahsia itu, perlu ada keyakinan diri dan ketertiban sewaku menjalankan amalannya, bukan secara bersahaja dan main paki ikut-ikutan sahaja.

    Siti jenar terpaksa membuka ‘ilmu rahsia’ untuk mengenal Allah s.w.t demi untuk mengislamkan bumi jawa dengan cara kebijaksanaan dan hikmatnya seperti yang terkandung dalam al-Quran seumpama arahan Allah s.w.t kepada nabi Musa untuk menghadap firaun.

    Satu lagi, apakah kita akan menuduh nabi Sulaiman a.s menggunakan syahir atau jin yang ditundukkan itu salah. bagaimana kisah terbentangnya istana balqis di kawasan istana Nabi Sulaiman a.s itu perlu dipertikaikan oleh umat islam hari ini.

    Bukankah ada firman Allah, bahawa mereka yang dekat qalbunya kepada Ku, maka akan aku dengar permintaannya kerana Aku lebih dekat dengan qalbunya.

    Kepada saya yang cukup melekat ilmu ajaran Siti Jenar yang dibawa oleh keturunan keluarga saya, tetap menolak dakwaan bahawa ilmu yang disebar oleh Siti jenar itu salah dan sesat.

    Apakah salah ilmu Siti Jenar dal;am soal ‘solat’. Untuk apa solat jika masih ramai yang hidup dengan rasuah, berbuat kejahatan dan maksiat. Solat itu tiang agama untuk membersih jiwa agar menjadi lebih bersiah setiap kali fardu lima waktu.

    Solat Subuh itu membuka pintu kehidupan untuk menjadi lebih baik dan ditutup dengan tabir malam solat magrib dan pembersihan jiwa waktu Isyaknya yang berakhir hingga subuh.

    Ramai yang solat, tetapi cuma berlaku solat syariat tanpa ada hikiki untuk menjadi lebih baik dan menjauhi dari dosa.

    ini semua berpunca dari kegagalan umat Islam untuk mentauhid ‘Syahdat’ dengan penuh keyakinan, bahawa Islam itu mengajar umatnya menjadi manusia yang terbaik dari umat agama lain. Akhirnya, lihat di sekeliling kita apa yang sebenar terjadi kepada umat Islam mutakhir ini.

    Jika kita terus bersolat, tetapi masih hidup dalam lingkongan kemaksiatan – lalu untuk apa bersolat. Ia sekadar mempermainkan Allah s.w.t – minta yang baik dan terus buat yang bersalahan dengan jarannya. Mujurnya Allah s.w.t itu maha pengasih dan pemurah dan bukan jenis yang suka menghukum.

    Kandungan ajaran Siti Jenar itu sebenarnya salah diterima dari pengertian hakikat yang sebenar kerana ia diajar secara berkias-kias.

    Mereka yang lebih dekat jiwa dengan Alllah s.w.t akan dapat melihat segala ‘benda ghaib’ dan gerak hati yang kuat dengan restu Allah s.w.t kerana dalam setiap diri manusia itu ada 7 sifat nafsu yang utama.

    Manusia yang qalbunya bersih dan dibersihkan dengan zikir dalam itilah adab ‘zikir’ tarekat, ia mampu menjadi air yang jernih untuk membersih dua nafsu paling besar iaitu Amarah dan mutmainnah.

    Manusia diarah mencari jalan keluar untuk mengenal diri dan mengenal Allah s,.w.t sedangkan kita yakin setiap ayat al-Qurah yang diturunkan itu memiliki kelebihan, sedangkan sewaktu anak-anak sakit kepada tidak dibaca saja ayat-ayat itu.

    Hakikat ini berlaku kerana kita tidak yakin. Kita hanya gembira untuk mendengar dan belajar tetapi tidak ada keyakinan untuk mendalaminya secara batin – keyakinan mendiri.

    Ilmu siti jenar sama dengan wali-wali lain, wali sembila atau sogo tetapi wali lain tidak menyebar ilmu kedalaman tauhid ini secara terbuka dan hanya berpilih-pilih kepada orang-orang kanan yang diopercayai sahaja. Siti jenar sebenarnya tidak kedekut ilmu dan dibuka secara meluas tanpa batasan baik kepada yang sudah dfaham atau benar-benar memahami hakikat pengisian islam.

  160. ikut nyimak ah

  161. ngaji dulu ajalah, insya Allah kita bisa mempraktekan modanya, kapan syareat, kapan tarekat/tasauf, makrifat.
    yg jelas gak mungkin antara syareat,tarekat dan makrifat bertolakbelakang, syareat aja beratnya luar biasa untuk bisa dipraktekan,. Katanya, syareat ngaji cemen, trus yg gak cemen yg mana ya………..? Murah amat kata Tarekat dan makrifat…..?

  162. Kata guru ngaji saya, konon Nabi Muhammad Saw, rajin sholat, kalau kita gak sholat, berarti Iman kita lebih bagus dari Nabi Muhammad Saw dong…….?

  163. smoga sejarah ini bs mnjdi pemersatu, bukan mlah jd pecah belah, introspeksi diri, n semoga kita menajdi org yg bertaqwa!!!.

  164. iku kabeh karepe gusti ALLAH. ANANE NGUNU MERGO DI ONOK NO, ISLAM IKU PASRAH,dunia hanya fata morgana jngn tertipu, carila ke aslian NYA dngan kemauan dan petunjuk dari ajaran agama, (KENALILAH DIRIMU MAKA ENGKAU AKAN KENAL TUHANMU) hanya orang yg sadar akan drinya akan adanya batas dan kemampuan, yg pntng bagai mana kita dgn Tuhan dan bagaimana kita dgn manusia masih baik kah kita???????? Luput lan kirange kulo nuwon panga punten wonten penggalih poro derek2,an nuwn petunjuk menawi tasek awon kulo bator mung kang cilik

  165. gak perlu didebatkan .yang penting dimana kita menjalaninya dan mengamalkan nya kepada sesamanya.

  166. siapa bilang siti jenar itu tdk ada…….beliau adalah bukti dr prgolakan politik islam dimasax

  167. inti dari ajaran manunggaling kawula gusti ialah takarub ijlal muhabbah. takarub seperti tertukarnya air hujan dan air laut,siapa hamba siapa tuhan. pelajaran dasarnya ialah “man arofa nafsahu faqod arofa robbahu” kenalilah dulu dirimu sebelum engkau mengenal tuhan. nama itu adalah identitas, mana diri yang sebenar2nya diri. setelah tahudi diri maka baru bisa mengenal tuhan. amin………….

    • MANUNGGALING KAWULO GUSTI tu bahasa jawa.
      Innalillahi Wa innailaihi Rojiun tu bahasa Arab
      Asalnya dari Allah kembali ke Allah itu Bahasa Indonesia.
      KEHENDAK MANUSIA(LEBUR)
      jadi bukan manusia yang berkehendak.(sbg alat Allah)
      Allah lah yang berkehendak. LAHAULAWALAKUATA ILLA BILLAHIH

  168. Saudaraku…….jgnlah bertengkar dalam hal opini: Ingatlah semua ciptaan Allah itu adalah makhluknya. Kalau kita bicara makhluk berarti derajat kita semua adalah sama yaitu makhluk Allah. Jika benar opini Anda tentang kebenran ajaran Syeikh Siti Jenar berrti hal itu datangnya dari Allah untuk mengungkap kebenarannya namun jika opini Anda Salah kemudian terus menyebarluaskan opini tersebut berarti Anda telah mencemarkan nama baik seseorang dan itu merupakan gibah (bagian dari mengupat lagi mencela) dosanya sangat besar. Apakah Anda bisa minta ma’af sama beliaunya? padahala kalau kita membuka aib seseorang maka pahala kita akan dikurangi.

    Salam buat Saudaraku semuanya

    Sunardi lebanon

  169. Aku ini adalah dirimu
    Cinta ini adalah cintamu
    Aku ini adalah dirimu
    Jiwa ini adalah jiwamu
    Rindu ini adalah rindumu
    Darah ini adalah darahmu

    Chorus:
    Tak ada yang lain selain dirimu
    Yang selalu ku puja
    Ku sebut namamu di setiap hembusan nafasku
    Ku sebut namamu, ku sebut namamu

    Dengan tanganmu aku menyentuh
    Dengan kakimu aku berjalan
    Dengan matamu aku memandang
    Dengan telingamu aku mendengar
    Dengan lidahmu aku bicara
    Dengan hatimu aku merasa

    Satu (Song by Dewa 19)

  170. ajaran yang dia ajarkan(tasawuf) terlalu tinggi untuk diajarkan kepada orang awam,…sehingga dia dianggap sesat karena ajarannya…

  171. tanya ye kalau ilmu siti jenar kata aku Allah maka kita semua nya sama jadi jgan ckp sesiapa sesat kita semua dia jadi kita berkasih dan sayang saja

  172. emang islam itu seharusnya ya awaludini ma’rifatullah,

  173. Ajaran sitijenar hubungannya dengan moral kehidupan hampir mendekati maksud yang diutarakan mario teguh, Beliau umumnya orang jawa yang hidup di hutan hujan tropis, lebih mengedepankan olah-Rasa adalah melatih tumbuhnya kebijaksanaan intuisi dimana rasa perasaan berperanan, bukan olah-Akal yang bisa berakibat menjaukan nilai dari perbuatan.Terhadap Tuhan yang mutlak ada dimanapun, lebih meyakini ada didalam diri dengan sebutan Ingsun. Dan hubungan dengan Nya lebih mengutamakan membangun kepantasan, barulah berani berdoa. Bukan sebaliknya, yang bisa berakibat seperti dewasa ini, berkoropsi tenang-tenang, kan nanti sowan minta maaf.

  174. Saya pengagum beliau…karna semua ajaranya dapat dirasakan dan dapat dilogikakan…

  175. Menurutku mempelajari Islam tidak dengan Syariat, tarikat, hakikat dan makrifat. tapi menggunakan fikiran yang jernih dan hati yang bersih. kemudian mengamalkan rukun Islam secara total sebagaimana yang ia tahu dan mampu.

  176. Manunggaling kawula gusti. jangan-jangan kita melihat cermin, yang kita lihat 2 orang yang menyatu. padahal sesungguhnya itu hanya satu orang dan pantulannya. Jangan-jangan manunggaling kawula gusti seperti kita melihat diri sendiri bercermin dan bilang : manunggal

  177. weh weh weh,,,,,,,, tuambah seru,,,,, nyimak lagi aaaaach

  178. aku bukan orang arab… aq wong jowo.

  179. Syekh siti jenar itu adalah orang yg benar tapi disalahkan oleh para wali dan para petinggi demak bintoro yg takut akan kebenaran yg disebarkan syekh siti jenar,,,,
    Para wali takut akan ajaran syekh siti jenar yg saat itu menjadi fenomena dan banyak pengikutnya,,,,
    Penyebaran Islam dimuka bumi tanah jawa ini sungguh sangat memprihatinkan,,,,dari para wali yg berbohong tentang kematian Syekh siti jenar dan juga tentang pemakamannya,,,,,
    Saat setelah Syekh siti jenar Wafat sebenarnya tercium bau aroma wangi dan cahaya pelangi pun bersinar didalam masjid agung demak,,,,Namun semua hal itu dirahasiakan dari mata masyarakat saat itu,,,,Para wali takut akan hal itu karena masyarakat akan semakin kagum dengan kebenaran yg disebarkan Syekh Siti Jenar,,,,,
    Sunan Geseng atau yg di sebut Cakrajayalah yg mengusulkan hal itu….
    Malam itu dia dan 5 orang wali termasuk Bonang,Kalijaga,Kudus,dan entah siapa lagi yg 1 mereka menukar jenasah Syekh Siti Jenar dengan bangkai Anjing kudisan,,Sunan kudus lah yg mencari anjing kudisan itu dan dipertontonkan pada masyarakat saat itu,,,,sedangkan jenasah yg sebenarnya domakamkan dalam masjid dekat jumhur menghadap barat,,,,,
    Kebohongan besar Menyelimuti Legenda Agung para Wali itu,,,,,,
    Saya yg dulu semula sangat percaya,dan mengagungkan para Wali kini saya sangat kecewa,setelah saya tahu akan kebenaran tersebut,,Kalau saudara kurang percaya silahkan anda baca sendiri dalam buku MENYIBAK AJARAN MANU NGGALING KAWULA GUSTI,,,,Karya Abu Fajar Al-qalami
    saya berasal dari desa BUTUH tempat dulu Syekh Siti Jenar pernah mengajarkan wejangannya tersebut maka itu saya tahu bagaimana itu semua,,,,,Coba baca buku itu dengan pikiran terbuka dan jangan baca buku itu dengan sikap FANATISME anda terhadap islam…..

  180. Assalamualaikum sedulur kabeh………..

    Umpama kita beradu pikir siapa yang benar siapa yang salah,,,,

    Semua bisa benar juga semua bisa salah,,,

    Para wali dewan walisanga benar karena mengamalkan ilmu yang di pahaminya……..
    Syech Siti Djenar juga benar karena mengamalkan pemahamannya…………

    Jika kita anggap salah para walisanga juga mungkin salah dalam mengambil
    keputusan atas masalah Syech Siti Djenar,,,,,,,,,
    Syech Siti Djenar juga mungkin salah karena menyampaikan ilmu tidak pada tataran pemahaman sehingga orang yang belum paham jadi salah paham…….

    beliau2 juga manusia yang kadang ada dalam alfa serta khilaf

    Kebenaran2 yang didapatkan oleh walisanga dan Syech Siti Djenar pada satu sisi adalah mungkin dalam Wujud Pikir yang berbeda tapi dalam Wujud Rasa yang sama

    Kita wong islam harus bisa mengambil pelajaran atas kebenaran2 itu
    Kita wong islam harus berusaha meninggalkan atas kesalahan2 itu
    Allah Yang Maha Sempurna Pengetahuan Nya

    sedulur aja padha berantem ya……
    Wassalamualaikum

  181. opo c rek kok ribut2…ngenelho sing bener…DARI RIBUAN PERBEDAAN HANYA 1 KESAMAAN..SEMUANYA MENYEBUT KATA..ALLOH..jd intinya yg benar adalah manusia yg mengakui alloh itu ada…ibarat bumbu masak yg beraneka ragam hanya 1 wadahnya..yaitu COWEK..meskipun berbeda rasa dan rupa tp mengenal cowek semua.. wes..

    • sudahlah..!!! tidak usah banyak komentar semuanya, gunakan energi fikiran kalian untuk memikirkan nasib kalian, keluarga, agama dan negara kalian jangan membahas hal hal yg belum tentu pernah ada dan tidak mempunyai manfaat sama sekali…. ingat hidup hanya sebentar,jangan buang-buang waktu memikirkan hal yg tidak berguna, MANUNGGALING KAWULANING GUSTI ITU TIDAK PENTING YANG PENTING HIDUP MERDEKA !!!! HIDUP ISLAM !!!!! HIDUP INDONESIA !!!!!

    • bahwa: salah benar, baik buruk siang malam merupakan keniscayaan keesaan Allah

  182. Syech Siti Jenar……cendikiawan muslim pada waktu itu……..hanya orang-orang tertentu yg dapat memahami pola pikirnya………namun kebanyakan orang dianggap nyleneh….ajaran2nya…….seperti hal nya Alm.GusDur (maaf tdk mengurangi rasa hormat) yg dianggap tokoh kontroversial….orang-orang seperti itulah yg kita butuhkan….untuk mencerdaskan pola pikir dalam khazanah ke -iman -an kita…… patut acungkan jempol kpd. kedua tokoh tersebut…….pandailah Bangsaku pandailah Negeriku.

    • knapa harus mereka aja kita juga dengan seizin Allah pasti bisa agar kita dapat membangun negeri ini maju mandiri dan bermartabat n senantiasa mendapat ridhonya.

  183. bro daripada pada bingung memahami ajaran syeh siti jenar mending qita pelajari islam yang dibawa Rasul Muhammad saw.dijamin ndak pusing,ndak ribet,dan ndak membuat perdebatan yang ndak jelas

  184. Sikapi komentar dari mas Hanur Tjaroko, karna didalamnya ada makna yang tersebunyi SEMOGA DENGAN IZINNYA KITA MENJADI PRIBADI DIAM TERUS BERGERAKLAH MENUJU KEHENINGAN DISITULAH WAJAH KITA YANG SEJATI

  185. salam ramadhan…

  186. duh Gusti, ternyata banyak penggemar ajaran syekh siti jenar…
    konsep “manunggaling kawulo Gusti”….. menurut saya….
    adalah konsep kata2 jawa yang klu diartikan dalam bhs arabnya adalah “ma’rifat” , orang jawa bilangnya mripat (weruh)…
    kata2 ini sudah pd tingkatan batin, maka klu dibhas scr lahir akan menimbulkan perpecahan dalam memaknainya….
    tp ndak ada salahnya klu didiskusikan, ibarat orng menumbuk padi, jika cuma 1 bj maka akan hancur…., tp bila b”sama2 maka akan di dapatlah beras….
    selamat memahami…., carilah seorg pembimbing…. dng ciri2
    1. Kyai yg seneng macul…
    2. Kyai yg luwe sik dewe, warek keri dewe

    salam romadhon

    • :D
      lucu…

      saya setuju2 saja kalo di diskusikan, ,
      karna saya juga pengen blajar bnyak ttg agama ,,
      hihi

      sungguh allah menyukai perbedaan,,
      maka terjadilah diskusi2 sperti ini….
      dan memang syariat slalu bertentangan dengan hakekat…. :D

  187. saya g terlalu pusing dengan dongengx syeh siti jenar apapun nama dan gelar beliau itu adalah hak perogrativ ALLAH tapi yang jelas saya titip pesan aja kepada para ahli atau yang merasa ahli mengkaji ISLAM .Katanya cukup sederhana ” Sareat tampa Ma’rifat adalah HAMPA sedangkan Ma’rifat tanpa Sareat adalah GOMPA ” dan jangan tergopoh-gopoh mengklaim diri sebagai orang ahli keislamannya ingat banyak pemeluk islam yang melupakan kata yg harus dijalankan setiap pemeluk islam yg baik yaitu” AWALUDDIN MA’RIFATULLAH ” ma kasih moga berma’na.

  188. dibalik kontroversi syeh siti jenar, semua kembali kepada keyakinan masing-masing…. salam :)

  189. siti jenar memang hebat saya kagum

  190. semoga di tanah air ini banyak jenar jenar baru

  191. Banyak manusia mencari Tuhan-nya,padahal yang menggerakan dirinya itu sendiri adalah kuasanya Tuhan(dekatnya tiada jarak),ibarat urat leher dengan leher itu masih ada antaranya,namun antara aku(hamba) dengan Tuhan dekatnya tiada antara lagi=TUNGGAL. Jadi barang siapa yang mengenal dirinya, dia pasti mengenal Tuhan-nya (nyungsi diri nyuay badan,angilo paesan tunggal)

  192. menurut saya justru siti jenar itu ingin menghilangkan syariah karena terlalu bertele -tele…
    dan wali songo tidak setuju……..karena syariah di indonesia itu di control oleh asing…….negara2 arab dan bahkan negara2 maju……..karena arab dan negara2 maju ingin menjadikan indonesia itu OBJECT yang sangat ENAK , EMPUK dan gampang di bodohi……….yang sampe sekarang sudah MENGAKAR…..MENJADIKAN DOGMA DOGMA

    dan terbukti tidak efektif sama sekali , coba lihat pejabat kita yang selalu sholat tetapi korupsinya juga terus menerus……….ini apa apaan…….??

    kemudian syariat selalu mencampuri urusan pemerintah … MUI apaan tuh fatwa ………pembodohan ….

    ajaran syeh siti jenar simple saja ………ajarannya adalah KASIH ,IKHLAS DAN KEJUJURAN………….hanya itu….. salam………

  193. islam di Indonesia telah mengalami pembodohan, mk sbenar’a syek siti jenar mengingatkan kt tentang akidah2 Islam yg sebenar’a…..
    semua diharuskan mengaji bukan’a MENGKAJI….

  194. ajaran SSJ sangat berkesan, dapat kita ambil hikmah dari semua ini…
    MANUNGGALING KAWULO GUSTI …adalah pelajaran hidup sejati yg mengajari kita,setiap detik kita melakukan sesuatu harus mencerminkan sifat2 Allah’dan selalu mengajari kita meneliti diri sendiri.Apabila perbuatan kita selalu mengarah ke yang seperti itu,saya yakin saya yakin kedamaian akan terjadi dimuka bumi…Karena dalam ajaran beliau,sangat mengandung nilai2 moralitas yg tinggi,tidak menunjukan kebaikannya kpd org lain,atau kepada masyarakat dengan kata2,tetapi yg ditunjukan adalah Perilaku sehari2.Karena murni dari lubuk hati yg paling dalam,apa yng dilakukannya adalah pekerjaan Allah. Karena Allah tak pernah membedakan semua makhluknya,kewajiban hambanya untuk berbuat seperti Penciptanya,sebab yg kita tuju adalah Allah. Suatu ajaran yg mengajari kita untuk selalu mengharagai keberadaan org lain.Tidak seperti tafsir yg sebagian banyak orang ikuti,didepan orang berbicara seakan2 menerima orng lain,tetapi setelah orngnya ga ada mencibirkan bibirnya sbg ungkapan hati yg ga mau menerima. sebagai contoh juga…ada sederetan komentar diatas yng mengatakan “semua pilihan terserah loe,toh akibatnya lo yng nanggung” tetapi dibaris berikutnya dia menhakimi orng dengan berbagai pertanyaan,padahal pertanyaan dia berikan…dia sendiri belum tahu maknanya… perlu diktahui juga bahwa kita nanti di alam kubur,untuk menjawab pertanyaan2 pakai apa?(harus kita renungkan).kita menjawab pakai Roh,karena jasad kita udah tak bisa apa2(karena roh udah terlepas dari jasadnya).Gimana kita bisa menjawab,kalo jawaban itu hanya ada di otak dan bibir saja,dan kita tak pernah belajar keberadaan Roh Allah.sedangkan otak dan bibir kita udah bercampur dengan tanah.Tetapi apapun persepsi anda ,saya tetap menghargai .dan memahami pengertian orang lain, karena setiap org punya tingkat pemahaman yng berbeda..dan Allah sendiri mengajarkan untuk menerima segla sesuatu yg ada disekeliling kita…pada intinya .. semua keyakinan/atau agam mengajarkan Pencpaian puncak spritual yng sama yaitu KAWULO MANUNGGALING GUSTI ,krena salah tafsir manusianya akhirnya terbeda-bedakan.atau terkotak-kotak..kalo seperti itu …berarti pemikiran /sifat manusia..bukan sifat Allah.padahal kita dituntutuntuk mengemban amanat Allah…Dimana buktiperilakutterhadap Allah,sebagai tanggungjawab sebagai Hamba.
    demikian tulisan saya semga bisa dijadikan bantun untuk lebih bisa memahami

  195. keyakinan adalah kecendruman hati
    salah benar domain pikiran

  196. Alhamdulillah,
    Dari semua yang berkomentar, adalah orang-orang pintar semua, tapi ketahuilah bahwa semua yang dan akan terjadi tak satu pun yang luput dari pengamatan dan izin Allah, bukankah semuanya sudah diatur dalam suatu kitab yang tersimpan di Laugh Mah’fudz ? Apapun yang Anda Komentarkan, apapun yang saya komentari, semuanya sudah tertulis jauh sebelum-sebelumnya hal ini diperdebatkan,… kita hanya menjadi saksi akan kebesaran dan kemaha benaran Allah SWT sang maha sutradara kehidupan ini yang sungguh maha luas.
    Yang Tidak benar Adalah Orang yang banyak komentar tapi tidak Sholat.. Tapi saya berdoa moga-moga kita semua adalah orang-orang yang sholat dan diterima ibadah sholat kita oleh Allah. Ingat yang dihisab pertama dan jadi penentu adalah Sholat, Bukan perdebatan yang dihisab, jadi jangan terlalu banyak berdebat tapi perbanyaklah sholat sunnat diluar sholat wajib. Adapun kalau Allah memberikan satu karunia berupa Karomah atau kelebihan keistimewaan ilmu maka jadikanlah ilmu itu sebagai rahmatan lilalamin bukan menjadi teka teki yang nantinya akan menjadi bencana perdebatan, Jadi Menurut Hemat Saya,…
    Kita perlu berkiblat kepada Nabi Muhmmad SAW dan mendapatkan ilmunya, bukan Syehk Sitti Jenar karena Allah Tidak pernah meminta Ati’ullaha waatiu Sitti Jenar tapi Atiullah Waitiuur Rasul, sepintar apapun ilmu Syekh sitti Jenar toh dia tidak mahsum ( terlepas dari kesalahan) tapi Nabi Muhammad SAW Subuhannallah adalah Orang yang mulia yang Allah punya sertifikat jaminan untuknya sebagai orang yang membawa rahmat ke seluruh Alam yang sertifikatnya lolos untuk dunia Akhirat. Setinggi apapun ilmu yang di dapatkan oleh seseorang itu tak akan mampu melebihi Nabiullah Muhammad SAW. Karena tidak ada lagi nabi setelahnya. Tapi orang yang diperdebatkan itu apa sudah dapat sertifikat itu yang Allah Jamin untuk dunia maupun Alhirat ? Wallahu Alam Bissawab….

  197. Ketahuilh bahwa
    “Barang siapa menyembah Allah berarti dia syirik.Dan barang siapa tidak menyembah Allah berarti dia kafir………….

  198. orang yng merasa dirinya paling benar,dialah yang paling tidak benar.nrang yng merasa dirinya paling suci,Dialah yng paling tidak suci.Yang merasa paling baik Dialah yg paling tudak baik….
    Ada seseorang yng berkata; Yng tidak benar adalah yng tidak Sholat… tetapi jika balik ditanya Apakah arti sebenrnya sholat?…. apa sholatmu benar?….dan Apa sholatmu diterima?….mungkin akan gelengkan kepala.

    Perlu diketahui bahwa :Nabi Muhammad.Saw. sebelum menemukan sarikat ,dia melakukan perjalanan panjang dalam ilmu tassawuf,seorang sufi…yang mengedepankan akhlak Perilaku terhadap sesama,dan mencerminkan sifat2 Alloh ..dalam budi pakertinya…Dia sebagai sumber Cahaya illahi bagi umat manusia. …demikian juga SSj juga bercernin dari Cahayanya.Maka dari itu pahami Al’Quran dulu baru haditsnya… jangan hadistnya dulu baru Al’quran…hormati keyakinan org lain,krn keyakinan kita juga belum tentu diterima..Tulisan dan Huruf adalah simbol Ketuhanan,Agama /keyakinan adalah konsep menuju Tuhan,tetapi agama bukan Tuhan. Jadikanlah Muhammad saw. cahaya illahi dalam hati… dan buktikan dalam perilakumu…

    • tetapi jika balik ditanya Apakah arti sebenrnya sholat? ===>>mangkanya beljar Islam itu dr Rasullullah SAW biar tau jawabannya..
      apa sholatmu benar?….dan Apa sholatmu diterima? ===>> hanya Allah SWT yg menilai ibadah saya dan gak perlu dijawab..hehehhe

  199. pakah arti sebenrnya sholat?…. apa sholatmu benar?….dan Apa sholatmu diterima?….mungkin akan gelengkan kepala.orang yng merasa dirinya paling benar,dialah yang paling tidak benar.nrang yng merasa dirinya paling suci,Dialah yng paling tidak suci.Yang merasa paling baik Dialah yg paling tudak baik….
    Ada seseorang yng berkata; Yng tidak benar adalah yng tidak Sholat… tetapi jika balik ditanya A

    Perlu diketahui bahwa :Nabi Muhammad.Saw. sebelum menemukan sarikat ,dia melakukan perjalanan panjang dalam ilmu tassawuf,seorang sufi…yang mengedepankan akhlak Perilaku terhadap sesama,dan mencerminkan sifat2 Alloh ..dalam budi pakertinya…Dia sebagai sumber Cahaya illahi bagi umat manusia. …demikian juga SSj juga bercernin dari Cahayanya.Maka dari itu pahami Al’Quran dulu baru haditsnya… jangan hadistnya dulu baru Al’quran…hormati keyakinan org lain,krn keyakinan kita juga belum tentu diterima..Tulisan dan Huruf adalah simbol Ketuhanan,Agama /keyakinan adalah konsep menuju Tuhan,tetapi agama bukan Tuhan. Jadikanlah Muhammad saw. cahaya illahi dalam hati… dan buktikan dalam perilakumu…

  200. Ada seseorang yng berkata; Yng tidak benar adalah yng tidak Sholat… tetapi jika balik ditanya Apakah arti sebenrnya sholat?…. apa sholatmu benar?….dan Apa sholatmu diterima?….mungkin akan gelengkan kepala.orang yng merasa dirinya paling benar,dialah yang paling tidak benar.nrang yng merasa dirinya paling suci,Dialah yng paling tidak suci.Yang merasa paling baik Dialah yg paling tudak baik….

    Perlu diketahui bahwa :Nabi Muhammad.Saw. sebelum menemukan sarikat ,dia melakukan perjalanan panjang dalam ilmu tassawuf,seorang sufi…yang mengedepankan akhlak Perilaku terhadap sesama,dan mencerminkan sifat2 Alloh ..dalam budi pakertinya…Dia sebagai sumber Cahaya illahi bagi umat manusia. …demikian juga SSj juga bercernin dari Cahayanya.Maka dari itu pahami Al’Quran dulu baru haditsnya… jangan hadistnya dulu baru Al’quran…hormati keyakinan org lain,krn keyakinan kita juga belum tentu diterima..Tulisan dan Huruf adalah simbol Ketuhanan,Agama /keyakinan adalah konsep menuju Tuhan,tetapi agama bukan Tuhan. Jadikanlah Muhammad saw. cahaya illahi dalam hati… dan buktikan dalam perilakumu…

  201. banyak sekali komentar,jujur sy senang semua bhasil mbuat sy bpikir kembali sdh dmana sy sekarang.komentar ttg ‘mau mendalami syariah,dtglah ke padang,bener2 mbuat sy tsenyum geli..

  202. ajaran inti dari Syech sti jenar sebenarnya sama dengan ajaran Islam di mana kita jangan berperasangka buruk terhadap keadaan karena keadaan di ciptakan oleh Allah maka jika kita berperasangka buruk terhadap keadaan maka sama saja berperasangka buruk terhadap Allah……
    Penyatuan Allah dalam konteks ajaran syech siti jenar kalau menurut saya sangat benar tapi di sini bukan di pandang secara jasmani….maksudnya yaitu khusyuk=manunggaling kawulo gusti-gusti marang kawulo……

  203. NGOMONG TINGGI TINGGI NTAR JATOH LAGI UDAH KITA BENERIN SEMBAHYANG 5 (WAKTU ) AJA OK

    MAGRIB 3
    ISYA 4
    SUBUH 2
    DZUHUR 4
    ASAR 4

    • TIDAK APA – APA BOSS..ORANG BOLEH BERKATA, MELAKUKAN SESUATU APA AJA ASAL TIDAK MERUSAK DAN MENGGANGGU KETENTARAMAN MAKHLUK LAIN ITU YANG LEBIH UTAMA..

  204. lik, pakde, mbah……. manunggale kawulo gusti dalam jawa itu luas .makanya anak sekarang harus belajar banyak tentang budaya kita sendiri jangan terlalu terlena dengan peradapan dari luar .lebih tepatnya tanyakan saja pada DALANG ATAUORANG YANG TATARANYA MPU /ORANG KEJAWEN . KL AKU BACA DIATAS ITU HAL BIASA DINIA .ORANG PINTER ITU BELUM TENTU BENAR bagi yang tidak senang .DAN ORANG BENAR bisa saja jadi SALAH karena dibaliknya ada tujuan. seperti sekarang ini.

  205. Dimanakah Tuhan berada? Di langit, di Bumi, Di surga, atau kah di hati setiap manusia? Kapan dan dimanakah kita bisa bertemu dan berinteraksi denganNya? Ini sungguh sebuah pertanyaan yang mendasar.
    Setiap hamba selalu ingin bisa berinteraksi dengan Tuhannya. Karena pertemuan itu akan memberikan kekuatan dan keyakinan lebih jauh, bahwa Tuhan yang disembahnya itu memang ada. Bahwa Tuhan yang dijadikan tempat bergantung itu memang bisa memberikan pertolongan ketika dibutuhkan. Bahwa Tuhan yang dipuja-pujanya itu bisa memberikan ketentraman dan kebahagiaan saat ia gelisah menghadapi berbagai persoalan kehidupannya.

    Ada dua hal yang perlu dijelaskan terlebih dahulu sebelum kita membahas keberadaan Allah. Yang pertama: apakah Allah menempati ruang, sehingga bisa disebutkan lokasi keberadaanNya. Dan yang kedua: Bagaimana kita bisa berinteraksi dengan Dzat Yang Maha Sempurna itu.

    Pertanyaan tentang dimana Allah memang mengarahkan kita untuk berpikir bahwa Allah itu berada di dalam ruang alam semesta. Sebuah kesan spontan yang muncul, ketika kita ditodong dengan pertanyaan : ‘Dimana’

    Pertanyaan ‘Dimana’ sebenarnya hanya cocok diajukan kepada sesuatu yang berpindah-pindah tempat. Sekali waktu ada di sana, sekali waktu ada di sini. Di saat tertentu berada di atas, di waktu yang lain berada di bawah. Kadang di kanan, kadang di kiri, muka belakang. Dan seterusnya. Maka, lantas kita menanyakan: di mana dia? Dan jawabnya bisa berubah-ubah: di sana, di sini, di situ, dan seterusnya.

    Sekarang bayangkan ada ‘Sesuatu’ yang Dia tidak berubah tempat dan sekaligus ada di mana-mana. Kemana pun kita menghadap di situ ada Dia! Dimana pun kita berada, di situ ada Dia! Ke atas, ke bawah, kanan, kiri, depan, belakang, di langit dan di bumi, selalu ada Dia dalam waktu yang bersamaan. Saat itu juga!

    Bagaimana kita bisa bertanya: dimanakah Dia? Lho, apakah tidak boleh bertanya demikian untuk menegaskan keberadaanNya? Oh, tentu saja boleh. Tetapi pertanyaan itu adalah pertanyaan yang ‘keliru alamat’ dan ‘tidak bermakna’. Karena kita sedang bertanya tentang ‘Sesuatu’ yang ‘posisiNya’ tidak pernah berubah. Dulu, sekarang, dan nanti, ya tetap saja ‘posisiNya’. Untuk apa kita bertanya Dia ada dimana?

    Apalagi, jika ‘Sesuatu’ itu tidak menempati ‘tempat’ melainkan, justru ‘ditempati’ oleh tempat alias ruang. Artinya seluruh tempat dan ruang itu justru berada di dalam Dzat itu. Kenapa demikian? Karena Sesuatu itu adalah Dzat yang Maha Besar sehingga ‘ruang’ dan ‘tempat’ tidak cukup ‘mewadahi’ DzatNya. Justru ‘Ruang’ dan ‘tempat’ itulah yang berada di dalam DzatNya! Itulah Dzat Allah Azza wajalla, Tuhan yang Maha Agung.

    Ruang alam semesta ini ‘terlalu kecil’ untuk mewadahi eksistensi Dzat Allah Yang Maha Besar! Padahal, alam semesta ini luar biasa besarnya. Yang ilmu astronomi mutakhir pun tidak bisa mengetahui dimana batasnya.

    Itulah konsep ‘Allahu Akbar’ di dalam Al Qur’an yang mengajarkan kepada kita, bahwa tidak ada yang lebih besar dari pada Dzat Allah. Sehingga kalau kita membayangkan Allah berada di dalam ruang alam semesta, maka berarti alam semesta ini jauh lebih besar dari Dzat Allah. Ini kekeliruan yang sangat mendasar!

    Ada memang, suatu kitab suci agama lain yang menginformasikan bahwa ‘Ruh Tuhan’ melayang-layang di angkasa sebelum menciptakan benda-benda langit seperti galaksi, bintang, dan planet-planet. Saya kira ini sebuah kekeliruan yang sangat fatal, karena mempersepsi Tuhan demikian kecilnya. Jauh lebih kecil dari ruang alam semesta.

    Yang benar, Tuhan Allah adalah Dzat yang Maha Besar. Paling Besar. DzatNya tidak berada di dalam jagad raya semesta, melainkan jagad raya itulah yang berada di dalam Kebesaran Dzat Allah. Bahkan, jagad raya yang berisi triliunan benda langit itu, sebenarnya hanyalah setitik debu dari kebesaran Allah, Sang Maha Besar dan Maha Perkasa!

    Maka, ketika kita bertanya: Dimanakah Dia berada? Kita bakal kebingungan menjawabnya. Bukan karena kita tidak tahu dimana Allah berada, melainkan karena kita sangat tahu bahwa Allah Demikian Besarnya, sehingga kemana pun kita menunjuk dan menghadapkan wajah kita, di situlah Allah berada! Ini persis dengan statement Allah di dalam Al Qur’an, berikut ini.

    QS. Al Baqarah (2) : 115
    Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.

    Setidak-tidaknya, ada dua informasi yang terkandung di dalamnya ayat tersebut. Yang pertama, Allah mengatakan bahwa Allah meliputi Timur dan Barat, sehingga kemana pun kita menghadap, kita sedang menghadapi ‘Wajah’ Allah.

    Hal ini menunjukkan betapa Luas dan Besarnya Tuhan yang menamakan Dirinya Allah itu. Apalagi, di bagian akhir ayat itu Allah menegaskan lagi dengan kalimat innallaha waasi’un ‘aliim Sesungguhnya DIA Maha Luas lagi Maha Mengetahui.

    Yang kedua, ayat tersebut juga menginformasikan tentang sifat Dzat Allah. Maksud saya, selama ini ada sementara kalangan yang sering mengemukakan pendapat bahwa kita tidak boleh dan tidak bisa memikirkan tentang Allah. Yang boleh adalah sekadar berpikir tentang ciptaanNya.

    Tapi, kalau kita mau mencermati berbagai ayat di dalam Al Qur’an, Allah justru banyak memperkenalkan DiriNya kepada kita secara langsung maupun tidak langsung. Ratusan ayat yang memberikan informasi tentang Dzat Allah secara langsung. Dan ratusan lainnya lagi memberikan informasi tidak langsung lewat tanda-tanda, CiptaanNya, di sekitar kita. Maka, bagi saya, justru itu mendorong agar kita memahami apa dan bagaimanakah sebenarnya Allah Tuhan kita. Bahwa, Allah adalah Dzat yang Luar Biasa Besar Tidak Terbatas, sehingga alam semesta pun tidak mampu mewadahi EksistensiNya.

    Karena itu, tidak perlu bingung-bingung mencari Allah berada di mana, karena kemana pun kita menghadapkan wajah, disanalah kita sedang berhadapan dengan ‘Wajah’ Allah…

    “Manusia adalah Mahluk dan Dia adalah Sang” Pencipta.

    Ketika kita berbicara tentang wihdatul wujud, atau kita lebih suka menyebutnya sebagai Tauhidul wujud – manunggaling kawula Ian gusti – kita tidak bisa melepaskan diri dari keberadaan dua tokoh terkenal: Husain bin Mansyur al Hallaj dan Syech Siti Jenar. Mereka adalah tokoh-tokoh yang dikenal sebagai penganut faham bersatunya makhluk dengan Tuhannya. Al Hallaj hidup pada abad ke 10 di Bagdad, sedangkan Syech Siti Jenar abad ke 16 di Pulau Jawa.

    Sampai akhir hayatnya dihukum oleh ‘penguasa’ pada zaman itu kedua tokoh tersebut tetap Istiqamah berpendapat bahwa Allah dan makhluk adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

    Lepas dari berbagai penyimpangan pemahaman dan kontroversi yang terjadi baik oleh para muridnya maupun periwayat konsep ‘Bersatunya Tuhan dan Makhluk’ ini sangat menarik untuk dikaji.

    Benarkah Al Qur’an mengajarkan tentang ‘bersatunya Tuhan dengan makhluk ‘ataukah tidak. Kefahaman Tauhid yang baik akan memberikan dasar yang kuat bagi seluruh proses beragama kita.

    Waktu kita belum dewasa, orang tua kita atau guru kita mengenalkan untuk pertama kalinya tentang keberadaan Tuhan ( Tauhidul wujud ) dengan beberapa pertanyaan yang diajukan kepada kita seperti: “tahu nggak kamu, Tuhan ada dimana?”
    Dan kita mungkin menjawab pertanyaan itu sekenanya sebagai anak kecil. Kita katakan, Tuhan ada di Surga! Mungkin orang tua atau guru kita bukan langsung membenarkan atau menyalahkan, tapi malah bertanya lagi. ‘Kalau Tuhan di Surga, apakah di luar Surga tidak ada Tuhan?”

    Wah, sulit juga bagi anak kecil untuk menjawab pertanyaan itu! Secara spontan mungkin kita menjawab pertanyaan tersebut dengan mencari jawaban lain. Kita katakan, ‘kalau begitu, Tuhan pasti ada di langit’

    Bayangan kita, langit begitu besarnya. Mungkin lebih besar dari surga. Dan kita sering melihat orang-orang berdoa menengadah ke langit. Pasti inilah jawaban yang benar, itu yang terlintas dalam pikiran kita.

    Tapi, lagi-lagi, orang tua atau guru kita tidak membenarkan atau menyalahkan, melainkan menyodori pertanyaan berikutnya. “Kalau Tuhan berada di langit, apakah DIA tidak berada di Bumi bersama kita? Jauh sekall Tuhan dari kita?”

    Lalu apakah kita mau menyerah begitu saja, meskipun kita sudah menangkap nuansa bahwa jawaban kita tersebut dianggap tidak tepat. Maka, kita lantas ‘menebak’ sekali lagi. “Kalau gitu, Tuhan bersama kita semua”! Lalu mungkin mereka tersenyum, tapi sambil bertanya terus: ‘Kalau Tuhan bersama setiap manusia, apakah DIA itu banyak? Bukankah DIA cuma SATU?”
    Sampai di sini, buntulah akal pikiran kita sebagai anak yang masih kecil dan menyerah. Namun pada akhirnya barangkali dalam benak kita menagatakan kalau begitu apakah Tuhan ada di mana?”
    Karena mereka mau membrikan pemahaman tentang Tuhan lantas mengambil gelas yang berisi air teh. Bukan menjawab, tapi masih terus bertanya. “Kamu lihat air teh yang berwarna kecoklatan ini. Dari mana warna tersebut?” Tentu saja kita menjawab: “dari daun teh yang dicelupkan ke dalam air”

    Lantas bertanya lagi:”apakah kamu bisa membedakan antara warna air dengan warna teh di dalam air teh ini?” Kita menggelengkan kepala. Karena, tentu saja, kita tidak bisa membedakan warna air dengan warna tehnya. Keduanya telah menyatu dalam ‘air teh’ yang berwarna kecoklat-coklatan.

    Begitulah keberadaan Tuhan terhadap makhluk-Nya. Tuhan ibarat air putih, sedangkan makhluk ibarat daun teh yang dicelupkan. Keduanya kini menjadi satu. Warna teh sudah larut ke dalam air putih, menjadi air teh yang berwarna kecoklat-coklatan.”

    Lalu kita manggut-manggut. Meskipun, sebenarnya tidak cukup mengerti dengan perumpamaan tersebut. Kita hanya menangkap kesan, bahwa ayahatau guru kita sedang ingin mengajarkan: Tuhan itu bersatu dengan makhlukNya tanpa dapat dipisahkan, bagaikan warna air putih dengan warna teh, yang telah menyatu ke dalam segelas air teh…

    Apalagi setelah kita membaca beberapa diskusi atau buku tentang konsep wihdatul wujud dan Tauhidul wujud yang diturunkan dari Al Hallaj dan Siti Jenar. Ketiganya memiliki kemiripan dalam mempersepsi kebersatuan antara Tuhan dengan makhlukNya.

    Konsep ini memang tidak mudah untuk dipahami. bahkan boleh dikata cukup rumit. Karena itu, tidak semua orang bisa memahami dengan tepat. Apalagi jika tidak pas dalam membuat perumpamaannya. Maka, kita lantas bisa mengerti kenapa banyak murid kedua tokoh itu, atau periwayat sejarah dan ajaran mereka, cenderung ‘meleset’ dalam memahami kebersatuannya dengan Allah.

    Kita pun baru menyadarinya kalau kita lebih banyak melakukan eksplorasi ayat-ayat tauhid dari dalam Al Qur’an.

    Kesalahan yang paling mendasar dari kefahaman tauhidul wujud selama ini, agaknya terletak pada ‘menyamakan derajat’ antara makhluk dengan Allah. Barangkali, ini dikarenakan sulitnya menjelaskan konsep manunggaling kawula lan gusti itu. Tidak ada perumpamaan yang bisa menjelaskan dengan persis, konsep tersebut.

    Semakin paham kita tentang konsep tauhid, sebenarnya kita semakin tidak mampu untuk menjelaskan secara tepat. Bahasa manusia sudah tidak mencukupi lagi untuk menceritakan Eksistensi Allah.

    Namun, tidak bisa tidak, kita harus menceritakan sebagai pembelajaran. Agar kita memperoleh kepahaman. Disinilah problem utamanya.

    Ketika orang tua atau guru kita mengambil air teh sebagai perumpamaan bersatunya makhluk dengan Allah, kita akui kita terjebak pada kesan bahwa Allah dan makhluk memiliki derajat yang sama. Ya, bagaikan warna air yang telah menyatu dengan warna teh.

    Kita terjebak pada kesan bahwa air memiliki volume yang sama persis dengan volume teh yang telah larut di dalam air. Yaitu, sama-sama 1 gelas! Keterjebakan ini dialami juga oleh para murid Siti Jenar atau bahkan mungkin oleh Siti Jenar sendiri ketika mengatakan ‘dirinya adalah Allah’, karena sudah bersatu denganNya. Padahal, bukan begitu maksud perumpamaan di atas. Ada juga yang mengumpamakan api dan kayu bakar, sama-sama terbakar.

    Sebenarnya orang tua dan guru kita ingin menegaskan bahwa warna teh telah larut ke dalam warna air. Atau dengan kata lain, eksistensi makhluk telah larut ke dalam eksistensi Allah, Tapi, tetap saja, warna teh bukanlah warna air, yang telah melarutkannya. Atau, ringkasnya, makhluk bukanlah Allah. Dan Allah bukanlah makhluk!

    Dan yang kedua, dengan perumpamaan itu, mereka ingin mengatakan bahwa warna teh yang telah larut ke dalam warna air itu tidak bisa lagi dibedakan dari warna airnya. Kedua-duanya telah bersatu padu…

    Namun kita menyadari bahwa perumpamaan itu memang memiliki beberapa kelemahan dalam mewadahi konsep Tauhidul wujud. Karena bisa mengundang persepsi yang keliru. Bukan karena kesengajaan. Tetapi, sekadar karena kekurang tepatan dalam mengambil perumpamaan.

    Bahwa makhluk memang tak mungkin berada di luar Allah. Tidak bisa tidak, makhluk mesti berasal dari Allah. Berada di dalam Nya & Bersatu denganNya dan akan kembali juga kepadaNya.
    INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI’UN.

    Tapi, barangkali sedikit berbeda dalam menguraikan masalah dan mengambil perumpamaannya. Karena, kita lebih banyak menjelaskan dari sudut pandang ilmu-ilmu empirik yang bertumpu pada rasio dan logika yang memang menjadi bahasa komunikasi masyarakat modern.

    Tentu saja, dengan satu harapan: jangan sampai kita menganggap diri kita sederajat dengan Allah, karena sudah merasa bersatu denganNya. Apalagi, lantas meninggalkan syariat ibadah yang diajarkan oleh Rasulullah saw!
    Jadi manuasia adalah mahluk dan Dia adalah Sang Pencipta.

  206. kt didunia ini hanya hidup tuk sementara dan hidup yg abadi sesungguhnya itu nanti setelah kehidupan didunia ini berakhir.
    namun jangan lupa kt smua diperintahkan kedunia hanya untuk menyembah ALLAH SWT tiada yang lain sebagaimana pada waktu kt msh didalam alam rahim kita berjanji kepadanya untuk mengabdi kepadanya.
    menurut saya ajaran siti jenar itu benar namun dalam ilmu syariat itu brtentangan, dlm ALQURAN
    mengatakan crilah ilmu yang tersurat dan ilmu yang tersirat. maksudnya ilmu yang tersurat adalah alquran sedangkan ilmu yang tersirat adalah ilmu yang rahasia. yang dimana dikala ALLAH SWT menginginkan hambax mengetahuinya tak satupun manusia yang bisa menentang atau menolaknya.
    siti jenar pada saat mengatakan dia ana al-haq
    atau yg biasa kt ketahui dia mengakan bahwa dia adalah tuhan. itu bnar tp jngn slh sngka, klo sy bs meluruskan. pd saat bliau mengucapkan bahwa dia adalah dia, sesungguhnya pada saat itu siti jenar bersamax. dmna sesungguhnya ALLAH SWT tak pernah jauh dari kt bahkan dia lebih dekat dari urat leher. lailahaillallah muhammaddarasurullah.
    maavkan smua komentar saya dikala tak berkenang dihati para sahabatku smua, ini hanya pemahan saya belaka. klo benar itu datangnya dari ALLAH SWT klo saya slah presepsi itu dari pribadi saya sendiri. ASYHADU ALLAH ILLALLAH wa ASYHADU ANNA MUHAMMADDARASULULAH.
    ASSALAMU ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATU.

  207. NAFAS ( PELAJARAN KESETIAAN )
    * DARI MANAKAH ASAL KAU DATANG…TIBA – TIBA BERADA DAN KELUAR MASUK KEDALAM TUBUHKU…SEHINGGA MEMBUAT AKU DAPAT MELIHAT DAN MELAKUKAN SEMUA KEINGINANKU DIDUNIA INI…
    * KENAPA KAU TIADA TERLIHAT, AKU HANYA DAPAT MERASAKAN, SEHINGGA TANPA AKU SADARI SELALU MELUPAKANMU…SEDANGKAN KAU SELALU SETIA MENEMANIKU SAMPAI WAKTUNYA TIBA…
    * BEGITU SETIANYA KEPADA DIRIKU, BAGAIKAN SEORANG PENGAWAL RAJA YANG SELALU SETIA KEPADA TUANNYA…TANPA PEDULI RINTANGAN YANG TERAMAT BERAT DAN SULIT, HANYA TAU SETIA KEPADA KETENTUAN SAMPAI BATAS WAKTU YANG TELAH DIJANJIKAN
    * KENAPA KAU MASUK DAN KELUAR TUBUHKU BEGITU CEPAT PADA SAAT DIRIKU SEDANG TIDAK MENENTU..APAKAH AKU TIDAK DAPAT MENGATURMU…
    * PERGI KEMANAKAH KAU PADA SAAT KELUAR DARI TUBUHKU…APAKAH KAU KEMBALI KEPADA KETIADA’AN…
    * KENAPA PADA SAAT AKU TERTIDUR MALAM HARI, KAU SETIA MENJAGA KU SAMPAI TERBITNYA MATAHARI…APAKAH KAU TIADA LELAH SELALU MENJAGAKU….
    * BEGITU TULUSNYA KAU MENJAGAKU TIAP DETIK, MENIT, JAM, HARI, MINGGU, BULAN, TAHUN….APAKAH AKU PANTAS MELUPAKANMU…
    * BEGITU DAHSYATNYA KAH ENGKAU, SEHINGGA MAMPU MEMBUAT MAKHLUK HIDUP BERNAMA MANUSIA MEMBUAT GEDUNG BERTINGKAT..
    * BEGITU SAKTI KAH ENGKAU, PADA SAAT WAKTU MU HABIS DAN PERGI TIADA KEMBALI KETUBUH MEMBUAT MAKHLUK TIADA BERDAYA UPAYA YANG DISEBUT MATI DAN MEMBUAT BUSUKNYA RAGA…
    * MA’AFKAN AKU YANG SELAMA INI MELUPAKAN KEBAIKAN, KETULUSAN MU YANG TIADA PAMRIH KEPADA DIRIKU…

  208. UNTUK SEMUA SAUDARAKU SELAMAT TAHUN BARU SEMOGA GUSTI ALLOH SELALU MENAMBAHKAN NIKMAT UNTUK KITA SEMUA DAN DI CUKUPKAN SEGALA KEBUTUHAN SANDANG, PANGAN, PAPAN, HARTA & BENDA AGAR KITA SEBAGAI MANUSIA TIADA BIMBANG DALAM MENJALANI KEHIDUPAN INI..AMIINN YA ROBBAL ALAMIN…

  209. Sippp…..!
    kyakinan adalah kbenaran yang Hakiki….!

  210. HADIS QUDSI WIHDATUL WUJUD
    Rasulullah SAW bersabda, Tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai dari apa-apa yang telah Aku wajibkan kepadanya, dan hamba-Ku itu selalu mendekatkan diri kepada-Ku dengan nawafil (perkara-perkara sunnah di luar yang fardhu) maka Aku akan mencintainya, jika Aku telah mencintainya maka Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, menjadi penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, menjadi tangannya yang ia gunakan untuk memukul dan menjadi kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia meminta kepadaku niscaya akan aku berikan dan jika ia minta perlindungan dari-Ku niscaya akan Aku lindungi. (HR Bukhari

  211. benarkah pengikut syekh siti jenar tdk menjalankn syariat? dlm hal ini sholat lima waktu? mohon penjelasan bagi yg mengetahui

  212. apapun yang menjadi kontra versi masyarakat tentang syek siti jenar, itu merupakan bagian dari kehidupan yang bisa kita ambil manfaatnya. dan menurut saya beliau itu merupakan auliaillah yang masuk kedalam tasawuf sehingga beliau bisa mengatakan manunggaling kawulo gusti, hidup dalam kematian dan mati dalam kehidupan. wassalam

  213. Duhhhh hari gini masih berdebat mengenai Siti Jenar??? Siti Jenar itu cuma mitos orang jawa saja, buktinya referensi sejarahnya acak-acakan gak tau dari mana asalnya cuma omong kosong,,,,,
    Ajaran Siti Jenar itu cuma ajaran yang ingin mengimbangi pesatnya ajaran Islam yang berkembang di Jawa setelah runtuhnya Majapahit, jadi tidak heran kalau orang Majapahit yang bukan penganut Islam ingin mengembalikan kejayaan ajaran leluhurnya dengan cara mencuri ajaran Islam untuk dicampur adukkan dengan ajaran leluhur orang jawa yang kuno sehingga seolah-olah ajaran Siti Jenar itu ajaran yang benar,,
    Sudah jelas Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW itu benar, mulai dari sejarahnya saja sudah tidak simpang siur, dasar hukumnya jelas Al Quran + As Sunnah. Nah kalo ajaran Siti Jenar udah sejarahnya gak jelas sumber hukumnya juga amburadul gak tau dari mana sebagian dari Islam sebagian dari leluhur jawa, sebagian nyuri dari agama lain, duh repooooot banget…. sori buat semua coba kaji lagi tentang kebenaran Siti Jenar itu,,, kulo udah berputar-putar untuk menemukan referensi yang tepat tentang Siti Jenar gak nemu-nemu kalau pun ada selalu kontroversi… ribet banget.. Tapi Islam jelas, terang benderang dan tidak membingungkan….

    • Ku’at kamu belajar dulu dari mana kamu dilahirkan? apakah kamu percaya itu ibumu???????? sdgkan kamu tidak meliat proses kelahiranmu. Sama seperti dalam Al Qur’an. Kalau kamu pingin kenal AKU maka kenalilah dirimu sendiri. Kalau kamu paham akan ayat itu maka kamu tidak akan menyalahkan ajaran MANUNGGALING KAWULO GUSTI.

  214. untuk Ibu/Bapak Ku’ at :

    mohon ma’af hanya menumpang tulis menulis.
    mitos itu bukan berarti tidak ada wujud atau bentuk..karena segala sesuatu yang bernama atau ada nama sudah pasti dia wujud dan bisa jadi dia berwujud…contohnya malaikat, ada nama malaikat sudah pasti dia ada, tapi belum tentu Ibu/Bapak Ku’ at dapat melihatnya..paling – paling hanya menyakinkan saja, betul tidak.. contoh yang namanya sepatu dan asbak pasti wujud dan berwujud..kalo tidak wujud dan berwujud bagaimana Ibu/Bapak Ku’at dapat membedakan dan menunjuk bahwa barang tersebut adalah asbak atau sepatu…belum pernah ada sejarah nama yang disebutkan oleh manusia dimuka bumi ini dengan tidak ada wujud atau berwujud…

    ajaran kebenaran itu bukan hanya ada di Islam tapi ada di keyakinan setiap orang yang melakukan perbuatan baik atau kebenaran…contohnya di Kitab suci Al’qur’an ALLOH mengabadikan salah satu ayat yang menyebutkan : berikanlah kebaikan seperti orang – orang yang Engkau beri petunjuk ( yang di ridhoi )………ALLOH tidak menyebutkan hanya ajaran Si ( A ) yang benar atau Si ( B ) yang benar…
    Jadi ALLOH tidak pernah menghasut ciptaannya untuk berpikiran hanya Agama Islam yang benar, Atau Nabi ( A ) yang benar dan Nabi ( Z ) yang salah..
    Kalau hanya Nabi Muhammad S.A.W yang benar lalu mengapa para Kyai, ulama serta para guru – guru pengajian dan pesantren mewajibkan kita mengetahui 25 para Nabi, kenapa tidak hanya Nabi Muhammad saja yang dipelajari…

    Ibu/Bapak Ku’ at yang sudah berputar putar, merasa ribet karena hanya seneng berputar – putar bukan untuk mempelajari atau menyelami ilmu pengetahuan dari para leluhur…

    kalo Ibu/Bapak kuat sudah berputar – putar, merasa kontroversi dikarenakan, mungkin hanya senang berbincang – bincang atau jadi bahan perdebatan karena merasa pengetahuan Ibu/Bapak Ku’ at sudah lebih dari pengetahuan lawan bicaranya…

    saya sangat setuju Islam itu Terang Benderang seperti Tulisan terakhir Ibu/Bapak Ku’at….tapi jangan disamakan antara Islam dengan Agama Islam…Di kitab Suci Alqur’an : Tumbuh – tumbuhan, burung dan segala sesuatu dimuka bumi ini Islam…

    Kalo Agama Islam itu seseorang di haruskan menyebutkan Dua Kalimah Syahadat dan dia itu harus bisa berfikir baru boleh ber-agama…..Kalo Tumbuh – tumbuhan, burung kan tidak dapat menyebutkan Dua kalimah Syahadat, makanya Dikitab suci Al-Qur’an ALLOH menyebutkan segala sesuatu dimuka bumi termasuk tumbuh – tumbuhan, burung adalah Islam, bukan Agama Islam karena Bahasa Itu membedakan Arti…jadi kita harus belajar tata bahasa agr dapat mengerti maksud dan tujuan dari kata – kata itu…

    Kalo di Agama Islam salah satunya ada ibada harus megerjakan Sholat menurut orang awam…. Lalu apakah burung dan Tumbuh – tumbuhan Sholat…

    karena tumbuh tumbuhan dan burung tidak dapat ruku dan sujud maka ALLOH menyebutkan islam bukan Agama Islam…bukti kalo burung itu islam, ALLOH mengabadikan di Kitab Suci Al-Qur’an bahwa burung – burung berdzikir kepada KU….

    Sekali lagi mohon Ma’af hanya mau bertukar pikiran untuk menuju keyakinan Kepada Yang Maha Kuasa tanpa ada maksud mengajari…Kalo Tidak percaya ada ayat seperti yang saya sebutkan tadi silahkan Baca Kitab Suci Al-Qur’an dan Tafsir dari Al-Fatiha sampai dengan An-Nass..karena lebih baik mencari tau dan membaca sendiri agar yakin dari pada di beritahu orang lain padahal kita sendiri belum pernah menemukannya atau ada kemauan mencari di Kitab Suci Al-Qur’an…

    Ilmu ALLOH itu tidak akan berbeda pelajarannya Antara Nabi Pertama sampai dengan Nabi Terakhir, mungkin hanya ada tambahan tapi tidak ada pertentangan..

    Kalo ada pertentangan itu karena dirinya ingin dipuji dan dianggap sakti atau mungkin juga karena mengunggulkan gurunya atau kelompoknya saja…

    Boleh percaya atau tidak Belajar di pesantren dengan orang yang belajar di seberang pulau atau didalam kamar belajar sendiri, sudah pasti hasilnya akan sama….Itu yang namanya Ajaran Yang Maha Kuasa karena asalnya dari Yang Maha Kuasa Sendiri..

    Mudah – mudahan kita semua dapat membuktikan sendiri agar yakin bahwa itu yang dinamakan ILMU ALLOH..

    Sekali lagi MOhon Ma’af

    • hehe… muantaf…. :) ini baru yg dinamakan berfikir dan berdzikir.
      sharing ke aku dong (satu_yg_hilang@yahoo.com) lagi dahaga nech..!!!!!!!!!!!!

      • ohh…saudaraku Zacky..sudah lama kita tidak mengudara…kita memang haus terus…bagi – bagi tulisannya dong boss…

  215. Aslm wr wb
    Inilah hakiki yang sebenarnya, APA KAMU SEKARANG DAN DIMANA KAMU SEKARANG.

    Wassalam

    • AKU ADA DIDALAM DIRIMU, AKU SELALU DATANG TIBA2. DAN KALIAN HARUS PANDAI2 MENYAKSIKAN AKU. HANYA DENGAN RASAMU KAMU DAPAT MENERIMA KEHADIRANKU. Pak Sugianto yg terhormat: kita ada di alam rasa, dimana alam yg kita rasa saat ini. Semoga sedikit ungkapan ini bisa membantu kita menjadi manusia yg rahmatan alamin.

      • ingat wahai saudara2ku islam itu cuma 1 alquran cuma 1,,sedangkan pemahaman itu sdh sangat banyak,,berbicara islam harus dilandaskan dengan Alquran klo berbicara diluar dasar dari Alquraan itu,,,sesat kalian lebih percaya ajaran syeh siti jenar atau lebih percaya dengan alquran,,makanya alquraan jgn cuma asal digunakan untuk mengngaji dengan suara merdu layaknya juara2 MTq tapi alquraan diturunkan untuk di kaji karna didalam Alquraan ada ilmu,,

  216. sebenarnya semua itu pengaruh politik hingga Kanjeng Syekh Siti Jenar dibunuh. Tapi slamanya ajaran belaiu akan slalu ada dalam hatiku. Your my hero Djenar.

  217. ngganyik…. nek gelem moco yo diwoco.. nek ra gelem rasah diwoco. beris. :)

  218. perlu saya garis bawahi. apapun itu namanya. syekh siti jenar kah,syekh lemah kuning,abang,biru coklat.abu2 dll. klo ingin selamat dunia akhirat. kembali ke alqur,an&hadits. insyaAllah slmt dunia akhirat. sesuai tuntunan Nabi muhammad SAW. apaun btknya suatu ajaran, tdk ada yg lbh slmt kecuali ajaran beliau. adapun pmbhsan ttg mslh kema,rifatan. saya lihat pendpt semuanya hylah sekedar wacana. yg dasarnya nggak jelas. buku.film. dll. dasar macam apa ini. mau jadi spt apa aqidah kita. klo dasar aqidahkita ngak jelas. hy Nabi Muhammad lah contoh.figur,idola yg pantas turu.wallahu a,lam bissyowah.

    • Mr dzulfikr klo lihat comentnya nech, anda sudah kenal banget nech lahir bathin sama Nabi Muhammad SAW. ajarin dunk saya …!!!!! ato jangan2 cuman baca doang lalu dihapalkan ya?! :) terus dibikin jimat dech hehe… eeh ga tangung2 mas Dzul dia Bilang pendapat semuanya… :) cepet banget ya menelaah tulisan sebanyak ini. wah saya yakin nech ‘P dzul sudah ngelotok banget nech mengkaji kitab sucinya ato jgn2 hanya mengaji yah :( . ajarin dong mas. saya dari umur sya baligh sampai udah ujur ga tamat2 nech Al fatihahnya :) , kayaknya ‘P Dzul punya rahasia besar nech :) bagi dong…!!!! hehehe….

  219. perlu saya garis bawahi. apapun itu namanya. syekh siti jenar kah,syekh lemah kuning,abang,biru coklat.abu2 dll. klo ingin selamat dunia akhirat. kembali ke alqur,an&hadits. insyaAllah slmt dunia akhirat. sesuai tuntunan Nabi muhammad SAW. apaun btknya suatu ajaran, tdk ada yg lbh slmt kecuali ajaran beliau. adapun pmbhsan ttg mslh kema,rifatan. saya lihat pendpt semuanya hylah sekedar wacana. yg dasarnya nggak jelas. buku.film. dll. dasar macam apa ini. mau jadi spt apa aqidah kita. klo dasar aqidahkita ngak jelas. hy Nabi Muhammad lah contoh.figur,idola yg pantas turu.wallahu a,lam bissyowab.

    • iya yah om Dzul… qt sudah punya contoh, figur dan idola. tp celakanya qt lebih mencontoh ritualnya sedangkan makna spiritualnya nyaris tdk pernah menyentuh SQ kita. salam kenal Om dzul…. :)

  220. tlg klo komentar hati2. mslh pemhmn klo modal cuma ngawur, tlg dipelajari lg mslh agma. terutama pdptnya cyaroko yg jauh dr kebenaran. tlg belajar lg. trim.

    • Buat saudaraku dzulfikr..
      ma’af sungguh ma’af dimanakah letak kesalahan ajaran yang ngawur…

      Dalam Suatu hadist dinyatakan : Mendekati AKU (ALLOH) sebanyak nafas manusia dimuka bumi..

      Lalu kalo ada orang mau menuju surabaya melalui selatan & melalui utara atau melalui barat atau melalui timur kan tidak masalah tetap tujuannya surabaya..

      kecuali mau kesurabaya terlena ditengah jalan melihat sirkus, mall, bioskop, dll takutnya tertarik sehingga membuat lupa diri tujuannya surabaya…

      kalau saudaraku dzulfikr sudah mengerti agama mengapa masih takut dan enggan memperdalami suatu ajaran…apa saudaraku takut terhanyut dengan ajaran itu…berarti keyakinan kepada Gusti ALLOH masih setengah…

      untuk saudaraku dzulfikr,..silahkan utarakan dimanakah letak kesalahan komentar CAROKO???

      silahkan beri komentar secara rinci atau detail, menurut anda…..kalo anda berkomentar menyalahi komentar orang itu artinya anda sudah banyak keluar masuk pesantren atau membaca beratus-ratus kita atau membaca beribu ribu kali Al-qur’an dan tafsir atau mempunyai guru sebanyak seribu, atau anda pernah berdebat dengan 10 ribu kiayi untuk membuktikan suatu kebenaran…

      kalo saya lihat komentar anda, seperti orang yang mempunyai ilmu setinggi gunung…

      1. apa dzulfikr pernah melihat NAFAS?

      2. apa anda dapat melihat yang menggerakkan dzulfikr??

      3. apa dzulfikr sadar kalo anda makan ternyata yang menggerakkan nafsu kamu atau itu suatu perintah ??

      saya mohon ma’af kepada semuanya…ini suatu wadah untuk dapat bertukar fikiran bukan untuk menyalahkan tanpa ada ilmunya…Bagai Tong Kosong Nyaring Bunyinya….

      Suatu ajaran itu tidak akan mulia kalo hanya meng-idolakan figur seseorang tanpa menjalankan akhlak mulia….

      Sesuai dengan hadist : Ku turunkan Muhammad hanya untuk menyempurnakan akhlak manusia

      Mohon petunjuk kepada saudaraku dzulfikr, karena saya Hinur Tjaroko tidak pernah belajar di Pesantren…sehari – hari hanya belajar didalam kamar yang selama 17 tahun tidak ada yang memberi masukan pelajaran

      Hormat saya
      HINUR TJAROKO

      • yup benar apa yg di katakan hinur tjarko,,seperti yg aku kutuip dalam hadis qudsi,,man arafah nafsaku wakad araffah rabba,,waman arrafah muhammadun,,wakad arafah Allah,,artinya,,barang siapa telah mengenal dirinya maka dia akan mengenal rasululah,,dan barang siapa yg mengenal rasululah maka dia akan mengenal Tuhannya,,,…karna disisi Allah tak ada yg lain hanya Rasululah,,,banyak orang pandai berbicara tentang islam dan tingkatan tertinggi dalam islam yaitu Makrifattullah,tapi dia tidak memiliki pekerjaan(aplikasi dan Amalan) untuk mencapai marifatullah,,karna bicara tanpa pekerjaan dan aplikasi sama juga boong….karna ilmu ini bukan yg dijual ditoko2 buku,,dan tidak ada di pesantren2..sungguh sayang klo kita hanya belajar islam hanya sampai di tingkatan syareat dan tarekat saja,,,untuk itu berjuanglah saudaraku untuk mencari ilmu ini,,mudah2an kita bisa menjadi insan kamil (manusia-manusia yg terpilih),,,

  221. dooo goblok kabehh…….podo lapoooo…….po’ apik ngono iku kabeh…..

    • kenapa sih??komentarnya pada kasar-kasar ada yang bilang goblok, tolol dll

      apa tidak ada kata-kata yang baik dan bagus…

  222. FOR ALL JADIKAN AL QUR’AN SEBAGAI PENJAWAB SEMUA KERAGU2AN. : Beriman kepada al-Qur’an meyakini dengan sepenuh hati bahwa al-Qur’an itu adalah wahyu atau firman Allah kepada kita dan untuk kita semua. Allah menurunkannya kepada kita agar kita jadikan sebagai pedoman dan jalan hidup kita yang wajib kita patuhi di dalam seluruh aspek kehidupan kita, selama kita masih hidup di dunia ini. Beriman kepada al-Qur’an juga berarti kita harus membuang jauh-jauh segala keyakinan, budaya dan tradisi apa saja yang tidak sejalan dengan ajaran al-Qur’an. Maka di dalam mempelajari al-Qur’an tidak boleh berhenti pada “bagaimana cara membacanya dengan baik”, tetapi harus lebih dari itu! Kita pelajari bacaannya untuk mengetahui pesan apa yang terdapat di balik bacaan itu. Apabila pesan yang terkandung di dalamnya adalah berkenaan dengan keimanan, maka kita wajib meyakininya dengan sepenuh hati, dan apa bila pesannya berbentuk perintah, maka kita wajib mengamalkannya dengan ikhlas dan lapang dada. Dan apabila pesan yang disampaikannya berbentuk larangan, maka kita harus menjauhinya! Itulah makna beriman kepada al-Qur’an.

    • Sdr Hokcay, bisa dijelaskan apakah keyakinan yg dijalankan oleh SSJ, tidak sejalan dgn Al’quran?! mohon pencerahannya mas!!
      Sy juga mo nanya apakah Mas Hokcay sudah objectif dlm mempelajari Al’quran, Objectif disini dlm artian Sdr Hokcay memang belajar Islam bukan belajar budaya Arab, maaf Sdrku Hokcay Islam tdk harus identik dengan timur tengah. jd betul sekali yg dibilang mas diatas ini “Beriman kepada al-Qur’an juga berarti kita harus membuang jauh-jauh segala keyakinan, budaya dan tradisi apa saja yang tidak sejalan dengan ajaran al-Qur’an”, tinggalah mas Hoqcay bener2 menelaah dan melakukan apa yg mas Hoqcay bilang tadi. jd jgn asal ngomong tapi ga ngerti arti kandungan yg anda bilang tadi. anak saya yg TK pun klo cuma ngomong bisa tp dia ga ngerti apa yg dia omongkan :).
      ingat mas Tuhan itu bukan milik sekelompok negara atau golongan saja tp seisi bumi ini mempunyai satu sumber yang sama.

      Hormat saya…

  223. Alam semesta ini memang menyatu dengan Allah. Alam semesta berarti termasuk manusia. Allah adalah dzat yang maha besar yang meliputi segala sesuatu. Alam semesta ini diliputi oleh dzat Allah yang berarti memang Dzat Allah dan Alam semesta ini menyatu, tanpa jarak. sehingga benarlah bahwa Allah lebih dekat daripada urat nadi. Silahkan baca buku Abu Sangkan berjudul ” Berguru Kepada Allah”

    • memang benar begitulah haikatnya.
      bahkan alam semesta dan seluruh ciptaan hakikatnya tiada yag ada hanya Dia. Allah SWT…seluruh materi adalah menifestasi darinya yg Tunggal,

  224. kok gni c… banyak cerita tentng sykeh siti jener yg teleh aku baca tapi jarang yg sm alias kontraversi, termasuk ni ga sm denga yg aku baca.
    Syekh siti jenar asalnya manusia biasa yg dikutuk ayahnya menjadi cacing yg waktu itu beragama budha karena sti jnr menyebarkan islam sepulang dari baghdad. ia menjadi mns kembali karena doa sunan mbonang ketika di tengah danau saat mengajarkan snan kali jaga…bahkan matinya bukan dipancung tapi menhan nafas sndri. trimsk (cb baca bkunya di serat syekh siti jenar)

  225. syeh siti jenar? menarik untuk di perbincangkan,perlu disadari sumber kisah tersebut perlu di teliti dengan cermat..jangan langsung mengambil kesimpulan tanpa landasi dengan ketauhidan.akal sehat dan jiwa yang kuat.,…,yang ada nanti malah terbawa halusinasi dan fikiran yang tidak2.(sinting) BENAR-TIDAK Nya hanyalah Rahasia ALLAH SWT.,sudah menjadi MAHTOB nya.

  226. memang kita harus belajar memahami ajaran syekh siti jenar tetapi jangan lupa kita haru menjalani dahulu aturan syariat,thoriqoh,makrifat & hakikat.

  227. Sipp setuju Emang sih …… Syech Siti Benar, he..he…, kalo Aku masih belum bisa memahami, terus aku harus bertaya pada siapa? ada yg bilang kalo aku tuh harus bertanya sama yg namanya cah angon atau budak angon trs budak angon kaya gimana maksudnya…. ada yang tau ngga????

    • CAH ANGON ATAU BUDAK ANGON ITU HANYA ISTILAH…YANG PASTI NYATA ADALAH BERTANYA SAMA DIRI SENDIRI ATAU YANG MENGGERAKKAN JARI, KAKI, KEPALA ATAU SELURUH TUBUH KITA MANUSIA…ITU UDAH PALING NYATA….
      KALAU ANDA BERTANYA KEPADA DIRI SENDIRI TERUS PIKIRAN DAN HATI ANDA TENANG PASTI AKAN ADA JAWABAN DAN TUNTUNAN, KARENA DIA LAH YANG MERAWAT & MENJAGA BADAN KITA..
      KARENA TERAMAT, SANGAT KIAN SAYANGNYA DIA SAMPAI – SAMPAI KALO MAU CELAKA KITA DIBERITAHU, KALAU PIKIRAN DAN HATI KITA TENANG ATAU YANG DISEBUT MENYATU…

  228. salam..meninggalkan jejak..

  229. Klo dibiarkan berkembang tanpa bimbingan akan berbahaya untk diri sendiri.

  230. WASIAT Syeh Siti Jenar “PRINSIP MADYA”

    Syekh Abdul Jalil mengajarkan agama Islam secara kaffah antara syariatt, hakikat, thariqat dan makrifat diajarkan secara berimbang dan berjenjang. Ajaran sufinya adalah apa yang disebut sasyahidan. Karena itu ia lebih dikenal sebagai Syekh Lemah Abang atau Syekh Siti Jenar.

    Syekh Abdul Jalil tidak sembarangan mengajarkan hakikat dan makrifat hanya orang-orang yang sungguh-sungguh mencari kebenaran yang ia ajari bukan sembarang orang apalagi orang awam. Konon demikian banyaknya para pengikut Syekh Siti Jenar-Syekh Abdul Jalil ini dan mereka memuja-mujanya bagaikan dewa. Padahal yang demikian tidak dikehendaki oleh Syekh Abdul Jalil. Maka buru-buru Syekh Abdul Jalil berpamit meninggalkan padepokan Siti Jenar.

    Sebelum pergi ia berwasiat kepada murid-muridnya dan orang-orang yang mengaku sebagai pengikutnya:
    “Sebelum aku pergi meninggalkan kalian, sangat baik jika aku tinggalkan wasiat kepada kalian, yang dengan wasiat ini kalian tidak akan tersesat dalam menjalani hidup didunia dan akhirat. Dengan wasiat ini kalian akan selalu berada di jalan Kebenaran sampai ke hadirat-Nya. Maka jangan sekali-kali kalian melepaskan wasiat yang aku tinggalkan ini. Pegang wasiat itu sebagai pusaka”

    Pertama-tama, inilah wasiatku :
    setiap orang harus sadar jika segala sesuatu yang tergelar di alam semesta ini adalah nisbi. Tidak ada yang berlaku mutlak. Maka setiap orang harus hidup madya (tengah-tengah) ora ngoyo (tidak berlebihan) dan tidak ngongro ( tidak melampaui batas).
    prinsip ini hendaknya kalian jadikan pusaka dalam segala hal yang menyangkut kehidupan kalian, baik yang duniawiah maupun ukhrawiah dan Ilahiah.

    Dalam kehidupan duniawi kalian bisa memaknai prinsip ini dengan kehidupan yang sederhana dan tidak berlebih-lebihan sehingga membuat seseorang tertimbun harta kekayaannya.

    Kalian juga boleh memaknainya dengan pengekangan terhadap nafsu perut dan nafsu syahwat yang sesuai dengan nila-nilai kepantasan manusia.

    Kalian juga boleh memaknainya sebagai pengekangan terhadap ambisi kekuasaan yang membahayakan.

    Pendek kata maknailah prinsip madya ini sesuai kemampuan akal budi dan hati nurani kalian masing-masing dengan ukuran keseimbangan dan penghormatan atas kehidupan “

    “Di dalam kehidupan ruhaniahpun berlaku prinsip madya. Maka aku melarang murid-muridku dan pengikutku untuk bertapa di gua-gua dan di hutan-hutan, kurang tidur, kurang makan, tidak kawin, tidak bergaul dengan manusia yang lain, tenggelam dalam lautan ruhani. Sebab, hak-hak ruhani harus dipenuhi secara pantas. Hak-hak jasmanipun hendaknya tidak diabaikan. Penuhilah hak ruhani dan jasmani secara seimbang, bukan aku menganggap tidak baik perilaku-orang-orang yang meninggalkan keduniawian dengan menjadi pertapa. Semua manusia bebas memilih yang terbaik bagi dirinya, tetapi bagi pengikutku hal seperti ini tidaklah dibenarkan. Hiduplah dengan prinsip ditengah-tengah, yaitu madya.

    “Di dalam pengetahuan tentang Yang Illahi pun prinsip madya ini hendaknya tetap kalian pusakakan. Sebab ada diantara umat Islam yang memiliki pandangan berlebihan dalam memaknai Yang Illahi. Mereka memandang bahwa Allah adalah Dzat yang Maha Suci, Maha Sempurna, Maha Baik, Maha Kasih. Sehingga dari Allah memancar Kebaikan, Kesempurnaan, Kesucian dan Kasih. Mereka menganggap mustahil dari Allah memancar ketidak adilan, ketidak sempurnaan, ketidak sucian dan kemurkaan. Pandangan ini sah bagi pengikut paham ini. Pandangan ini benar bagi yang meyakininya”

    Tetapi dengarkanlah wahai murid-murid dan pengikutku, bahwa aku Syekh Siti Jenar, tidak pernah mengajarkan keyakinan yang berlebihan dan melampaui batas seperti itu. Ajaranku tetap bertolak pada prinsip madya, di tengah-tengah. Sebab jika seseorang menganggap bahwa Allah adalah Kebaikan, Kesempurnaan, Kesucian, Maha Kasih dan dari-Nya tidak bisa memancar ketidak baikan, ketidak sempurnaan, ketidak sucian dan kemurkaan maka sejatinya orang tersebut telah terperangkap ke dalam jaring-jaring masalah yang rumit yang bakal membawanya ke jurang kemusyrikan. Mereka akan menganggap ketidak baikan dan ketidak sempurnaan berasal dari Dzat selain Allah, yaitu kuasa kegelapan dari kejahatan. Itu berarti mereka menganggap ada dua Dzat yang berbeda, yaitu Allah dan dzat selain Allah. Kalau keyakinan itu diikuti maka orang akan menolak keberadaan Asma Illahi yang saling bertolak belakang (al asma al-mutaqabilah) yang berujung pada Asma Allah sebagai keseluruhan asma Allah yang bertentangan (Majmu al asma al-mutaqabilah). mereka akan menolak nama Allah yang Maha Menyesatkan (al-Mudhill) Yang Memberi Kesempitan (al-Qabidh) Yang Maha Menista (al-Mudzil) Yang Memberi Bahaya (adh-dhar) Yang Membinasakan (al-mumit) mereka juga akan mengingkari bahwa dunia yang tidak sempurna ini berasal dari Allah. Atau mengingkari bahwa iblis, setan mahluk-mahluk kegelapan dan manusi-manusia terkutuk berasal dari Allah. Padahal segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.

    Dengan memegang teguh prinsip hidup madya ini, sangatlah tidak masuk akal jika kalian sebagai murid-murid dan pengikutku memperlakukan aku secara berlebihan.

    Bagaimana mungkin aku bisa membiarkan kalian menciumi kakiku, merangkul lututku, mengusap jubahku mengelus terompahku bahkan mengambil tanah bekas telapak kakiku. Itu berlebihan. Itu melampui batas. Itu thaghut. Itu pemberhalaan yang justru aku tentang selama ini. Sebab NABI MUHAMMAD SAW, MANUSIA AGUNG yang menjadi PANUTANKU selalu menolak bila diperlakukan secara berlebihan. Dia selalu menampakkan kehambaan dan kerendahan hatinya. Dia selalu berada di tengah-tengah dan mengajarkan agar pengikutnya pun berada di tengah-tengah. Maka mulai saat ini aku katakan bahwa mereka yang memperlakukan aku atau siapapun diantara manusia secara berlebihan dan bahkan memberhalakannya, maka dia bukanlah pengikutku apalagi murid ruhaniku.

    Dari uraian diatas jelas bahwa Syekh Abdul Jalil memilki pemahaman Tauhid Ahlussunah wal Jamaah.

  231. WASIAT Syeh Siti Jenar “PRINSIP MADYA”

    Syekh Abdul Jalil mengajarkan agama Islam secara kaffah antara syariatt, hakikat, thariqat dan makrifat diajarkan secara berimbang dan berjenjang. Ajaran sufinya adalah apa yang disebut sasyahidan. Karena itu ia lebih dikenal sebagai Syekh Lemah Abang atau Syekh Siti Jenar.

    Syekh Abdul Jalil tidak sembarangan mengajarkan hakikat dan makrifat hanya orang-orang yang sungguh-sungguh mencari kebenaran yang ia ajari bukan sembarang orang apalagi orang awam. Konon demikian banyaknya para pengikut Syekh Siti Jenar-Syekh Abdul Jalil ini dan mereka memuja-mujanya bagaikan dewa. Padahal yang demikian tidak dikehendaki oleh Syekh Abdul Jalil. Maka buru-buru Syekh Abdul Jalil berpamit meninggalkan padepokan Siti Jenar.

    Sebelum pergi ia berwasiat kepada murid-muridnya dan orang-orang yang mengaku sebagai pengikutnya:
    “Sebelum aku pergi meninggalkan kalian, sangat baik jika aku tinggalkan wasiat kepada kalian, yang dengan wasiat ini kalian tidak akan tersesat dalam menjalani hidup didunia dan akhirat. Dengan wasiat ini kalian akan selalu berada di jalan Kebenaran sampai ke hadirat-Nya. Maka jangan sekali-kali kalian melepaskan wasiat yang aku tinggalkan ini. Pegang wasiat itu sebagai pusaka”

    Pertama-tama, inilah wasiatku :
    setiap orang harus sadar jika segala sesuatu yang tergelar di alam semesta ini adalah nisbi. Tidak ada yang berlaku mutlak. Maka setiap orang harus hidup madya (tengah-tengah) ora ngoyo (tidak berlebihan) dan tidak ngongro ( tidak melampaui batas).
    prinsip ini hendaknya kalian jadikan pusaka dalam segala hal yang menyangkut kehidupan kalian, baik yang duniawiah maupun ukhrawiah dan Ilahiah.

    Dalam kehidupan duniawi kalian bisa memaknai prinsip ini dengan kehidupan yang sederhana dan tidak berlebih-lebihan sehingga membuat seseorang tertimbun harta kekayaannya.

    Kalian juga boleh memaknainya dengan pengekangan terhadap nafsu perut dan nafsu syahwat yang sesuai dengan nila-nilai kepantasan manusia.

    Kalian juga boleh memaknainya sebagai pengekangan terhadap ambisi kekuasaan yang membahayakan.

    Pendek kata maknailah prinsip madya ini sesuai kemampuan akal budi dan hati nurani kalian masing-masing dengan ukuran keseimbangan dan penghormatan atas kehidupan “

    “Di dalam kehidupan ruhaniahpun berlaku prinsip madya. Maka aku melarang murid-muridku dan pengikutku untuk bertapa di gua-gua dan di hutan-hutan, kurang tidur, kurang makan, tidak kawin, tidak bergaul dengan manusia yang lain, tenggelam dalam lautan ruhani. Sebab, hak-hak ruhani harus dipenuhi secara pantas. Hak-hak jasmanipun hendaknya tidak diabaikan. Penuhilah hak ruhani dan jasmani secara seimbang, bukan aku menganggap tidak baik perilaku-orang-orang yang meninggalkan keduniawian dengan menjadi pertapa. Semua manusia bebas memilih yang terbaik bagi dirinya, tetapi bagi pengikutku hal seperti ini tidaklah dibenarkan. Hiduplah dengan prinsip ditengah-tengah, yaitu madya.

    “Di dalam pengetahuan tentang Yang Illahi pun prinsip madya ini hendaknya tetap kalian pusakakan. Sebab ada diantara umat Islam yang memiliki pandangan berlebihan dalam memaknai Yang Illahi. Mereka memandang bahwa Allah adalah Dzat yang Maha Suci, Maha Sempurna, Maha Baik, Maha Kasih. Sehingga dari Allah memancar Kebaikan, Kesempurnaan, Kesucian dan Kasih. Mereka menganggap mustahil dari Allah memancar ketidak adilan, ketidak sempurnaan, ketidak sucian dan kemurkaan. Pandangan ini sah bagi pengikut paham ini. Pandangan ini benar bagi yang meyakininya”

    Tetapi dengarkanlah wahai murid-murid dan pengikutku, bahwa aku Syekh Siti Jenar, tidak pernah mengajarkan keyakinan yang berlebihan dan melampaui batas seperti itu. Ajaranku tetap bertolak pada prinsip madya, di tengah-tengah. Sebab jika seseorang menganggap bahwa Allah adalah Kebaikan, Kesempurnaan, Kesucian, Maha Kasih dan dari-Nya tidak bisa memancar ketidak baikan, ketidak sempurnaan, ketidak sucian dan kemurkaan maka sejatinya orang tersebut telah terperangkap ke dalam jaring-jaring masalah yang rumit yang bakal membawanya ke jurang kemusyrikan. Mereka akan menganggap ketidak baikan dan ketidak sempurnaan berasal dari Dzat selain Allah, yaitu kuasa kegelapan dari kejahatan. Itu berarti mereka menganggap ada dua Dzat yang berbeda, yaitu Allah dan dzat selain Allah. Kalau keyakinan itu diikuti maka orang akan menolak keberadaan Asma Illahi yang saling bertolak belakang (al asma al-mutaqabilah) yang berujung pada Asma Allah sebagai keseluruhan asma Allah yang bertentangan (Majmu al asma al-mutaqabilah). mereka akan menolak nama Allah yang Maha Menyesatkan (al-Mudhill) Yang Memberi Kesempitan (al-Qabidh) Yang Maha Menista (al-Mudzil) Yang Memberi Bahaya (adh-dhar) Yang Membinasakan (al-mumit) mereka juga akan mengingkari bahwa dunia yang tidak sempurna ini berasal dari Allah. Atau mengingkari bahwa iblis, setan mahluk-mahluk kegelapan dan manusi-manusia terkutuk berasal dari Allah. Padahal segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.

    Dengan memegang teguh prinsip hidup madya ini, sangatlah tidak masuk akal jika kalian sebagai murid-murid dan pengikutku memperlakukan aku secara berlebihan.

    Bagaimana mungkin aku bisa membiarkan kalian menciumi kakiku, merangkul lututku, mengusap jubahku mengelus terompahku bahkan mengambil tanah bekas telapak kakiku. Itu berlebihan. Itu melampui batas. Itu thaghut. Itu pemberhalaan yang justru aku tentang selama ini. Sebab NABI MUHAMMAD SAW, MANUSIA AGUNG yang menjadi PANUTANKU selalu menolak bila diperlakukan secara berlebihan. Dia selalu menampakkan kehambaan dan kerendahan hatinya. Dia selalu berada di tengah-tengah dan mengajarkan agar pengikutnya pun berada di tengah-tengah. Maka mulai saat ini aku katakan bahwa mereka yang memperlakukan aku atau siapapun diantara manusia secara berlebihan dan bahkan memberhalakannya, maka dia bukanlah pengikutku apalagi murid ruhaniku.

    Dari uraian diatas jelas bahwa Syekh Abdul Jalil memilki pemahaman Tauhid Ahlussunah wal Jamaah.2

  232. i love jawa…i miss prabu brawijaya…i like syeikh siti jenar….buat kalian terserah,cuma jangan mau aja di doktrin ama ente bahlul terus’terusan…aku memeluk islam…tapi persetan dengan BONANG dan gathel2nya,orang jawa dibikin hilang adatnya..sampai2 yg jadi presiden…gubernur…walikota…bupati=semuanya oknum fakir jabatan dan kekuasaan…kereee,”tidak ada agama yg super power di indonesia goblok”…kumintakan kepada yg maha kuasa,TERLAHIRNYA TANAH JAWA beserta alam dan manusianya seperti jaman dulu lagi,dan BANGKITNYA KERAJAAN MAJAPAHIT SE-NUSANTARA INDONESIA…RAHAYU..RAHAYU…RAHAYU SAKEHING DUMADI

  233. Sudah jangan pada ribut2 soal ajaran yang diyakini oleh masing2 individu, itu kan persoalan pribadi, jalani saja apa yang anda2 ketahui, tidak usah saling sikut2an, bukankan Allah menjadikan alam semesta beserta isinya ini sudah merupakan ketetapan Allah, bukankan kehidupan kita juga sudah merupakan ketetapan Allah, seseorang yang jadi Ustad, filosof, presiden, garong, pengemis, santri dan sbgnya semuanya sudah menjadi ketetapan Allah, istilahnya manusia sudah punya garis kehidupan masing-masing, biarpun kita selalu mengajak orang-orang kafir untuk beribadah, mana mungkin mereka mau sebab sikafir pun sudah ditetapkan oleh Allah dalam hidupnya untuk jadi kafir, jadi semua yang ada di jagat raya ini sudah menjadi kehendakNya, jalani saja apa yang bisa kita lakukan, syukuri saja apa yang kita dapatkan, persoalan hidup menjadi ringan, dan sumeleh, hidup, mati, kaya, miskin taat, ibadah, musyrik, kafir, bersekutu dengan jin, berteman dengan setan dsb semua atas kehendakNya, bukankan Allah juga telah mengizinkan anak turun adam di ganggu oleh Iblis, setan artinya Allah itu Universal sifatnya, sudahlah anda2 ini gak usah saling sok tahu, sok suci, semuanya sudah menjadi K E T E T A P A N A L L A H, barrr beres, urip iku gumantung marang garising urip kang wus katulis ono pribadine dhewe,,

  234. Baca aja dua ayat di bawah ini.
    Qs 4: 59.
    Qs 5: 98
    Tambah hadits deh. ” Inna akhsanul kitabullah wa khoirul hadyi hadi Muhammadarrosulullah. Wa sarrul umuru mukhdasatuha, wa kullu muhkdatasin bid’ah, wa kullu bida’tindhollslah, wa kullu dholalatin fin nar ”

    Saya sendiri gak punya fikiran apa apa kecuali ikut pada Qura’n dan Sunnah rosulullah saw.

  235. Baca aja dua ayat di bawah ini.
    Qs 4: 59.
    Qs 5: 98
    Tambah hadits deh. ” Inna akhsanul hadits kitabullah wa khoirul hadyi hadi Muhammadarrosulullah. Wa sarrul umuru mukhdasatuha, wa kullu muhkdatasin bid’ah, wa kullu bida’tindhollslah, wa kullu dholalatin fin nar ”

    Saya sendiri gak punya fikiran apa apa kecuali ikut pada Qura’n dan Sunnah rosulullah saw.

  236. buta mata,buta rasa..,yg ada hanya mensyukuri ni’matnya saja, jangankan yg keluar dari wujud, wujud jg bukan punya kita..,ini cuma amanah..” semua akan terjawab dengan isi ni’mat iman dan islam…

  237. Jangan ribut masalah orangnya, tapi apa yg dipelajari dlm ajarannya..
    intinya,, kenali diri sendiri maka kita akan mengenali Tuhan, Tuhan itu ada dlm diri pribadi masing2, Dia lebih dekat dari urat nadi dileher kita.
    Islam itu agama keselamatan, jadi selamatkan dirimu dari kesengsaraan dunia dan akhirat,, masalah surga dan neraka di dunia ini sudah dpt kita rasakan, jd knp mesti diributkan hal yg blm pasti,,
    Manusia yang beriman itu manusia yg mau berpikir, bukan menelan mentah2 ajaran yg ada..

  238. Agama adalah keyakinan seseorang terhadap Tuhan, apapun agama yang di anut, tentu semuanya meyakini adanya Tuhan, apapun namanya : Allah SWT, Allah, Hyang Widi Wase, Kang murbeng dumadi, Kang hakaryo jagad, Alloh, Allah Hyang Maha Agung, Hyang Maha Kuasa, Gusti Allah, semuanya hanyalah nama oleh sipemberi nama (manusia) tetapi intinya cuma satu sang Khalik, jadi tidak perlu di ributkan, kalau saling berebut benar malah jadi salah, sebab yang Maha Benar itu cuma satu (esa), jadi jika di permasalahkan malah jadi lucu ibarat orang buta memegang seekor Gajah, yang pegang ekornya yakin kalau gajah itu panjang , sedang yang pegang telinga gajah yakin kalo gajah itu tipis dan lebar, yang pegang kakinya bilang gajah itu bulat demikian pula yang pegang tubuhnya pasti akan bilang gajah itu lebar, dan masing-masing mengklaim kebenarannya, padahal mereka baru memegang bagian dari gajah, belum bisa memegang keseluruhan tubuh gajah, akhirnya saling beda pandangan dan pendapat, dan itu akan terus terjadi yang tidak akan ada ujungnya dan tidak berkesudahan, kasihan deh lu

  239. setiap orang punya jalan2 yg berbeda2.

    Sperti saya, saya mana menyangka bisa berbincang dengan Siti Jenar???

  240. semuanya salah..

    apa yang saudara-saudara sampaikan diatas semuanya salah..

    saya mengatakan saudara-saudara sekalian salah pun saya telah salah..

    kalau ada yang bisa menjelaskan konsep “Serba Salah” yang saya sampaikan, maka saudara-saudara akan sampai sampai pada pintu ilmu pengetahuan dari apa yang sudah saudara-saudara perbincangkan diatas, walaupun akhirnya pasti akan tetap SALAH..

    salam..

  241. Agama ISLAM adalah agama yang sudah matang …semua perintah dan juga larangan yang tertulis d sana merupakan sudah matang….. itu semua sudah jelas tertulis dalm kitab suci alqur’an, kitab penyempurna dari kitab suci para nabi sebelumnya… JANGAN di masak ,di olah ataupun di goreng di bolak balik maknanya… apa yang di larang jangan di kerjakan dan apa yang di wajibkan laksanakan.. SUDAH JELAS NABI MUHAMMAD ADALAH KHOTAMUN NABIYYIN (penutup para nabi) dan rahmatan lil alamin..semua ajaranya adalah alqur an berjalan…. setiap yang ada pada alqur’an beliau laksanakan, saat di medan perang pun beliau menjadi jendral, saat di masjid pun beliau bisa jadi alqur’an ….. so orang yang selalu mendebatkan sekelumit golongan maka diala orang yang tersesat…(BID’AH)…

  242. Hoamm !!!!!!!!!!!!!
    cape baca dari awal + komennya.
    To the point.
    “tetaplah berpegang teguh pada ajaran ahli sunah wal jama’ah”
    Itu kebenaran yang hakiki.

  243. Ki Rang E Eut…. Cah Angon itu istilah, kalo diartikan bocah penggembala, apa iya Ki Rang E Eut digembala sama bocah… untuk mengetahui maksud dan tujuan apa yang di ucapkan sebelumnya kita harus mengetahui bahasa, karena bahasa mengandung arti..

    Ki Rang E Eut.. Semua yang mengakui dirinya Islam sudah pasti Ahli Sunah Wal Jama’ah.. karena megikuti apa yang di ajakan para Rasul dan para nabi…. jangan bilang Ki Rang E Eut yang mengikuti sunah rasul atau hanya golongan tertentu saja yang menjadi Ahli Sunah Wa Jama’ah…

    • itu yang kiranya saya tau. seorang kecil budayawan. kata2 cah angon sering sekali saya dengar di pantun sunda, dan cerita tentang para sunan, khususnya sunan kalijaga yang menyampaikan sebuah lirik lagu ini kepada kaum santana dan somah (menengah dan bawah) di tanah jawa. “cah angon, cah angon, penekno belimbing kuwi”. sing artine (penggembala, penggembala, panjatkan belimbing itu).
      begitu kiranya saya sampaikan ilmu yang saya ketahui.

      memang kenyataannya seperti itu. “Semua yang mengakui dirinya Islam sudah pasti Ahli Sunah Wal Jama’ah”. menilik salah satu hadist pembesar agama. “Apabila terjadi perselisihan pendapat, maka kembalilah kepada al-quran dan al-hadist”. Karea itulah kita suci yang patut kita amalkan dalam aktivitas kita. “karena megikuti apa yang di ajakan para Rasul dan para nabi”. Iya betul sekali mas. lalu “jangan bilang Ki Rang E Eut yang mengikuti sunah rasul atau hanya golongan tertentu saja yang menjadi Ahli Sunah Wa Jama’ah”. Wah celotehannya ko kesana, jangan terlalu jauh mas. Saya hanya mengikuti apa yang menjadi kriteria ahli sunnah wal jama’ah yang ada di dalam al-hadist.

      Terimakasih telah berbagi informasi dengan saya. Sangat membantu.

  244. Tidak ada yg salah atau benar smua sdh jd khendk Nya,syariat,torekot adalah pelajaran dohir/lahìriah,hakitat dan ma’rifat adalh perasaan,Akeh kang apal qur’an hadist e,seneng ngafirke marang liyane,kafire dwe g d gatek e:syi’ir tampo waton

  245. moga-moga dunia cepat kiamat !!!!!!!!!! Amin Ya Robbal Alamin Semoga Allah SWT mengabulkannya Secepatnya !!!!!

    • ha…ha… The Wacther… merupakan salah satu orang yang berputus asa sehingga meminta secepatnya kiamat….sabar mas…kalo sudah waktunya tanpa memohon kepada Yang Maha Kuasa pasti akan terjadi…Katanya yakin kepada ketentuan ALLOH, kenapa mohon disegarakan kiamat…ketentuan ALLOH gak akan berubah mas walaupun mohon ribuan kali…karena semua atau segala sesuatu di muka bumi ini sesuai dengan kehendak-NYA

      • saya ingin menanggapi tentang pembahasan kalimat yg berbunyi manunggaling kawulo gusti ini secara nalar saya, kalau kita mengartikan kalimat tersebut secara teks / gremernya maka akan timbul banyak sekali dugaan dari kalimat tersebut sesuai dari sudut pandang kita menilainya, bukankah kita tahu orang tua kita jaman dahulu banyak sekali mengunakan kata kata kiyasan untuk menyatakan sesuatu sebagai mana kata kata pantun ‘bocah angon penekno belimbing kuwi ‘ dalam pantun para wali (Sunan Kali Jaga),kalau diartikan secara teks gremernya ya semua orang bisa menafsirkan akan tetapi maksud pantun ini lain dari bunyi teks itu sendiri…nah coba kita menanggapi hal ini secara Husnuzon dari pada berpikir yang bukan bukan bahkan argumentasi kita malah salah atau negatif mengapa ngak berfikir yang fositif aja dan dapat kita ambil hikmahnya. saya yakin syekh siti jenar ilmu agamanya lebih dari kita, maksud kalimat manunggaling ini bukan secara harfiah dan langsung kita telan sebagai mana bunyinya karena akan timbul penafsiran yg bagi umat islam tidak ada hikmah yg dapat diambil faedah atau pelajaran yg baik, MANUNGGAL artinya menyatu / satu / kalau ini pemahaman artinya pemahaman itu satu tidak dicampuri dgn pemhaman yg lain hanya satu yaitu ( Dinulloh / ajaran Allah ), seorang Hamba yang mempunyai Pandangan dan sikap yg telah pas dan sesuai dgn ajaran Allah bukan kah sudah menunggal bkn dgn BIOLOGISNYA ALLAH, ini salah dan tidak masuk akal tapi menunggal dalam hal ini adalah MENUNGGAL DGN AJARAN ALLAH, kata dan perbuatan pas dan sesuai dgn ajaran Allah / AlQuran.

  246. ” manunggaling kaula gusti..tapi gusti bukan kulo, kulo manunggaling ing wujud ciptaannya..”

  247. Belajar apa salahnya. Keyakinan pada akhirnya hak asasi setiap insan. Tuhan Maha Kasih. Jadi kita tak usah risau pada tingkatan mana kita berada. Jika sudah yakin tanpa pengaruh siapun, jalan saja terus saudara.

  248. Syeh Siti Jenar dan Al Halaj adalah orang yang sudah tinggi Pemahamannya, sebenarnya beliau (Syeh Siti Jenar dan Al Halaj).adalah korban Politik pada saat itu, coba baca intrik antara Demak Bintara, coba baca sejarah pada masa Al Halaj, Al Halaj adalah orang yg berpengaruh pada waktu itu, demikian juga Syej Siti Jenar dia juga orang Berpengaruh pada masa konflik antara demak dan pajang, Untuk Syeh Siti Jenar, menurut saya dia adalah tokoh bentukan, benar da tidaknya samapi sekarang tidak ada yang tau,…untuk itu Kemungkinan syeh Siti Jenar itu adalah Sunan Kali Jaga Sendiri, tidak mungkin orang yang sdh tinggi ilmu Makrifatnya meninggal dalam bentuk bangkai anjing,…waktu di hukum mati di depan mesjid demak oleh wali songo, tercium bau wangi seribu bunga dan keluar cahaya sianr putih,…jadi beliau Syeh Siti Jenar itu bukan menganggap dirinya sebagai Tuhan, tapi Syeh Siti Jenar orang sdh tinggi Ilmu,…KU yang ada didalam ajaran Siti Jenar adalah Melambangkan TUHAN ada di dalam Hati diri Syeh Siti Jenar dalam ajaran Manunggaling Kawula Gusti, Bersatunya Tuhan dan Manusia, jadi Syeh Siti Jenar sdh menyatu dengan Zat-zat TUHAN, samapai sekarang baru Syeh Siti Jenar dari 9 Wali yg sdh menyatu dengan dengan Zat-zat Tuhan, beliau adalah SUNAN KALI JAGA yg tidak lain adalah SYEH SITI JENAR itu sendiri

  249. tidak ada yg tahu siti jenar kecuali siti jenar,jadi tahu atau tidak adalah kamuflase

  250. sampai klemun klemun saya baca komen komennya.

  251. waduh koq pada fanatik sm SSJ ya…Padahalkan kt punya Panutan Rasulullah SAW.
    Kalo ditanya : “memangnya kamu kenal Rasulullah SAW”,
    Jawab :”Kan ada risalahnya dan sangat detil tentang sosok Beliau”. Baliknanya ke penggemar SSJ
    Mang kamu kenal SSJ? ada risalahnya yg jelas ?
    klo saya disuruh untuk mengenali diri saya sendiri untuk mengenal Allah..saya akan balik tanya ke penggemar SSJ, apakah mereka sudah mengenali diri mereka sendiri ?
    Smua jawaban itu ada disaya dan saya gak perlu menjawabnya disini, dan penggemar SSJ tak perlu menanyakannya.
    Klo saya ditanya penggemar SSJ “sudah benarkah sholat anda”.. saya jawab : “saya tidak berani menilainya, Allah yg mmberi nilai dan saya tidak mengharapkan nilai, sebagai perwujudan rasa syukur saya atas nikmat yg diberikan-Nya. Saya sholat karena saya butuh, seperti saya mau minum ketika haus..
    Dan terakhir saya mo tanya ke penggemar SSJ, Apa bentuk rasa syukur anda kepada Allah ? Karena anda merasa sudah ma`rifat jd tak perlu bersyukur atas karunia-Nya ?? Apa wujud amalannya ? Anda sudah diberikan nafas dan bagaimana anda berterima kasih kepada Allah ?? jangan beralasan sholat itu ritual, karena dalam sholat bnyak hal yg kita pelajari didalamnya, coba direnungkan..

    Bukan sok pinter, tp itu yg saya rasakan saat ini..karena untuk mengenal Allah itu gak hanya lwat pertanyaan ” apakah kau sudah mengenali dirimu sendiri”.. banyak cara untuk mengenal-Nya karena ilmu Allah sangat luas..dan gak sedangkal pertanyaan yg selalu ditanyakan para penggemar SSJ di forum ini…

    Wassalam

  252. Yang Maha Tahu Cuman SATU, kalau semua yg komentar ini sih SOK TAHU.

  253. Menurut saya Al Hallaj itu benar dan yang menghukum Al Hallaj juga berada dalam kebenaran. Al Hallaj dalam kebenaran haqqul yakin,menyaksikan sendiri secara lahir bathin kebenaran dan ketuhanan Allah dan yang menghukumnyapun benar dengan kebenaran ainul yakin,yakni kebenaran lahir dan ilmu. Dan Allahpun terseyum kepada kedua golongan ini.Ini hanya perbedaan maqom saja?!

  254. perlu dipahami, syariat itu ibarat telur hanya kulitnya saja. sangat disayangkan kalau kita hanya menjadi kulit saja dan tidak mau berusaha mengupasnya. padahal didalamnya ada yang lebih nikmat, yaitu kuning telur.
    Sangat disayangkan juga jika kita beribadah hanya ingin mendapat pahala atau masuk surga dan dijuhkan dari neraka. Padahal ibadah yang sebenar-benarnya adalah ibadah tanpa mengharap segala sesuatu, tetapi sebagai rasa pengadian kita sebagai hambaNya

    Saya pernah diajarkan guru saya, bahwa “Jangan sekali-kali meminta sesuatu kepada Allah. karena kalau kita meminta ssuatu sama dengan memerintah Allah, yang benar pasrahkan semua kepadaNya…

    • Setuju buanggett mas sugiono !!!!
      ibaratnya gini ya mas…..pernahkah kita hitung seseorang yang sakit dan harus dibantu dengan oksigen, setelah sembuh keluar tagihan dari rumah sakit, berapa ratus ribu bahkan berapa puluh juta ?? hanya beberapa hari dirawat di rs?
      Pernahkah kita merenung, jika biaya rumah sakit itu dikonversikan dengan umur kita di dunia ini sekarang, mungkin 30 th, 40 th, 50 th, atau lebih. Kira-kira berapa nilai oksigen yang sudah Allah Swt berikan kepada kita secara gratis !!! Allah tidak pamrih kepada kita, malu rasanya kalau kita tidak mensyukuri nikmat Allah, malah minta pamrih terus kepada Allah.
      Mari kita beribadah dengan meningkatkan keikhlasan semata, bukan syurga, bukan pahala tapi wujud rasa syukur kita, pengabdian kita. Dengan dilandasi rasa ikhlas, insya Allah, maka Allah Swt selalu bersama kita, amin

  255. Ass. wr.wb, untuk saudaraku semua…. kita telah memasuki MASA PENANGGUHAN DARI MASA KETANGGUHAN YANG TELAH ALLAH SWT KABULKAN UNTUK MAHLUKNYA YANG TELAH INGKAR….. Bukti bukti nyata peringatan dan teguran melalui alam sudah kita saksikan setiap hari…. maka melalui rubrik ini saya akan memberitahukan lebih detail akan semuaya mulai dari RUMUS ” satu jaman dibagi satu putaran bumi dibagi kembali terciptanya manusia di dalam rahim ibunda” Wassalam

  256. tidak punya komentar…yang saya tau ALLAH TUHANKU MUHAMAD NABIKU

  257. kebenaran sejati akan di dapat setelah kematian

  258. TIDAK GAMPANG APABILA KITA MEMBAHAS TENTANG SYAIKH SITI JENAR SEKALIPUN SIAPA SAJA YG MUNGKIN MENGAKU PERNAH MEMPELAJARI DAN TAHU,,, DAN MENGETAHUI,,, KEMUDIAN MERASAKAN SEKALIPUN APA YG TELAH SYAIKH SITI JENAR RASAKAN, TETAP SAJA TDK DIPERBOLEHKAN BERKATA BANYAK TENTANG AJARANNYA APALAGI KPD PUBLIK… BAHAYA… BISA2 MENIMBULKAN KONTROVERSI (MERUSAK TATANAN)… INGAT WALI 9 SDH SUSAH PAYAH MENGATUR TATANAN ISLAM DI JAWA JD WAJAR SAJA APAPUN ITU WALAUPUN HAKEKEATNYA MUNGKIN ADALAH BENAR, BS DIKATAKAN SALAH APABILA BERWUJUD MERUSAK TATANAN… TETAP BERPEGANGAN PD AL-QUR’AN DAN HADITS YG NYATA2 ITU TELAH DIBENARKAN, DAN JGN MEMPELAJARI AMALAN2 TANPA GURU ITU BISA MENYESATKAN…. INI SEDIKIT DR SAYA: RASA SEJATI ITU TDK MUDAH UNTUK DICARI… DAN SULIT UNK DIUNGKAP… BIARLAH HANYA DIA YG TAHU TENTANG RASA DALAM DIRIKU… ALLOH… ALLOH…ALLOH… (Renugkanlah, berkatalah dengan hati, dan jk kau tahu, mengetahui, dan merasakan janganlah kamu PEMbicaraanmu tentang itu, agar kamu tak sesat… dan berpeganglah tetap PD AL-QUR’AN – HADITS ITU ADALAH satu2nya “KEBENARAN”)

  259. TIDAK GAMPANG APABILA KITA MEMBAHAS TENTANG SYAIKH SITI JENAR SEKALIPUN SIAPA SAJA YG MUNGKIN MENGAKU PERNAH MEMPELAJARI DAN TAHU,,, DAN MENGETAHUI,,, KEMUDIAN MERASAKAN SEKALIPUN APA YG TELAH SYAIKH SITI JENAR RASAKAN, TETAP SAJA TDK DIPERBOLEHKAN BERKATA BANYAK TENTANG AJARANNYA APALAGI KPD PUBLIK… BAHAYA… BISA2 MENIMBULKAN KONTROVERSI (MERUSAK TATANAN)… INGAT WALI 9 SDH SUSAH PAYAH MENGATUR TATANAN ISLAM DI JAWA JD WAJAR SAJA APAPUN ITU WALAUPUN HAKEKEATNYA MUNGKIN ADALAH BENAR, BS DIKATAKAN SALAH APABILA BERWUJUD MERUSAK TATANAN… TETAP BERPEGANGAN PD AL-QUR’AN DAN HADITS YG NYATA2 ITU TELAH DIBENARKAN, DAN JGN MEMPELAJARI AMALAN2 TANPA GURU ITU BISA MENYESATKAN…. INI SEDIKIT DR SAYA: RASA SEJATI ITU TDK MUDAH UNTUK DICARI… DAN SULIT UNK DIUNGKAP… BIARLAH HANYA DIA YG TAHU TENTANG RASA DALAM DIRIKU… ALLOH… ALLOH…ALLOH… (Renugkanlah, berkatalah dengan hati, dan jk kau tahu, mengetahui, dan merasakan janganlah kamu mengumbar tentang itu, agar kamu tak sesat… dan berpeganglah tetap PD AL-QUR’AN – HADITS ITU ADALAH satu2nya “KEBENARAN”)
    Balas

  260. KONTOOOOOOOOOOLLLLLLLLLLL…

    • Saya Rasa (WONG KOBLOK KABEH KOWE IKI) bukan orang yang pernah berpendidikan yah…kok tulisan kasar begitu…ini kan membicarakan islam dengan versi SYekh Siti Jenar makanya ada yg setuju dan tidak…Kalo Bicarakan Nabi-nabi terdahulu juga tidak akan ada pembahasan Syekh Siti Jenar….

      Masa tidak mengerti mas….

      Saya Hinur Tjaroko…Maaf kalo memang tidak suka berkomentar yah lebih baik diam ( seperti emas ), kalo mau ditulis maksud dan tujuannya juga tidak ada yang melarang…..

  261. semua tergantung diri saudara”
    Krna kita mnusia ini bisa berfikir,
    Masuk akalkah suatu ajran itu.
    Baikah ajaran itu.
    Semua bisa kita audit,
    Klu bagi saya sheh siti jenar itu bagaikan cahaya di dalam gelap,,
    Dan para wali/sunan,itu hanya takut karna ajaran sheh siti telalu mengacu ke tingkat lebih tingi ilmu tasawuf,dan itu blom waktu na krna para sunan masih tahap perluasan ajaran islam di tanah jawa,
    Para wali/sunan itu mengakui bahwa sheh siti,tetap menjadi cahaya di dalam gelap,para wali hanya mengarahkan sheh siti memperlembut cara siar islam,karna islam baru berkembang di tanh jawa,sementra sheh siti sudah terlalu cepat mengajrkan tasawuf,
    Sekian dan trima ksih

    • Terima kasih atas pendapat dan pengajaran dari senior – senior saya sebagai seorang manusia yang mencari kesejatian. Searang saya mau belajar lagi dan giat mencintai Tuhan serta Ciptaan-Nya.
      Salam Cinta

  262. all:::jgn hnya sneg brpndpat,,intix hnya sneg mndgarkn pi g sneg mlkukn.aq g tw ap it ajrn sti jenar.xg aku tau aku islam krna ortu aku,sjak lhir knal agm islam,pi lmbat laut aku,mlai sneg dgan ilmu gaib..prtmax aku pngen tau xg nmanya jin.pi ahkirx aku ktmu sndri drmh aku…singkt crta.aku tau scra sndri bhwa sti jenar it bnar,,aku tau it tau sndri tnpa da yg mbri tau…ajrnnya it aku kthui sjak SMP.pi aku bsa mndgar n liat rohnya org2 yg udh mati,sjak aku umur 5 thnan,bru ktar umur 20 thnan aku mlai tau klo ilmu yg aku pljrin pda driku sndri di bntu roh pra buju’ aku…itu mrip dgan ajrnnya sti jenar….

    all
    :jngan hnya suka brdbat,cz it hnya nafsu setan…aku cman mw nanya.ap it syari’at,tarekat,hakekat,ma’rifat….dan ap it sholat,,,,,,dlam mngetik ne aku jg sdang sholat…phmilah dan artikan dlm al-qur’an smua prtnyaan aku di ats….

  263. apapun guru nya yang penting :
    Syahadat
    Sholat
    Puasa
    Zakat
    Haji Yen Mampu

    wes kui tok….
    opo koe kabeh iki wes Sholat-e tepat waktu ?
    Apa lu pade ude puase ? zakat dsb ??

    ra usah kakean ngomong. lakonono solat, zakat lan puoso ! oke

  264. Bila diantara Anda ada yang ingin menyelami kedalaman pemahaman Syekh Siti Jenar, saya bersedia kirimkan buku tentang Guru Sejati yang dapat memberikan petunjuk Cahaya dan Suara Bathin yang dapat memberikan petunjuk awal pintu gerbang bathin mengenali kesejatian diri Anda. Silahkan SMS ke 0817 689 3113. Buku (edisi bahasa Indonesia) dikirimkan gratis sampai ke alamat Anda tanpa embel apa-apa.

    Tersedia juga buku yang membahas syair pujian Jalaluddin Rumi kepada Gurunya, berjudul “Shams-e Tabrizi” (khusus bagi pembaca yang menguasai bahasa Inggris, sebab belum diterjemahkan). Buku ini juga gratis dan dikirimkan dalam jumlah terbatas.

  265. Assalam Menurut pengetahuan aq,islam adalah agama,agama itu pEraturan hukum dan tata cara,di situ syariat di pelajari dari al qur’an sbagai pedoman,hadisw ijma’ dan kiasanya,hakikat adalah dasar dri iman,lewat inti ilmu tauhid,tariqat adalah jalan,bagaiman mencari jalan,jln yg benar harusnya,1 lg kt jugan tinggal kan hikayat,krena tak boleh lepas pendahulu,ilmu ma’rifat wallohu a’lam,mungkin hanya kaum rosikhun, yang terpenting adalah fardu ain,adalah kewajiban kt sebagai makluk/hamba,yg mengerjakan tanpa pamrih,alias minta imbalan karena itu di wajibkan sebagai muslim, amal ikhsan adalah ibadah
    Wslm wr wb

  266. apa iyalah belum tentu orang yang kita anggap jelek lebih baik dari pada kita

  267. I know this if off topic but I’m looking into starting my own blog and was curious what all is needed to get set up? I’m assuming having a blog like
    yours would cost a pretty penny? I’m not very web savvy so I’m not 100% positive.
    Any recommendations or advice would be greatly appreciated.
    Many thanks

  268. You really make it seem so easy with your presentation however I find
    this topic to be really something that I feel I would by no means understand.
    It sort of feels too complicated and extremely large for me.

    I am having a look ahead on your subsequent post, I will try
    to get the dangle of it!

  269. constantly i used to read smaller posts which also clear their motive, and
    that is also happening with this article which I am reading now.

  270. If the government ever does get the money, they will find a
    way to screw it up. With a little time and effort you can have your very own homemade electric car for a fraction of the cost.

    Wave energy has great potential as Mother nature provides a large supply of renewable wave energy every day.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 339 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: