Bincang Tokoh DKJ Putaran #8 Seno Gumira Ajidarma

Bincang Tokoh DKJ Putaran #8 Seno Gumira Ajidarma
Bincang Tokoh DKJ #8
Dunia Ide Seno Gumira Ajidarma,
Antara Fakta dan Fiksi

Tidak banyak sastrawan yang mampu mengamati berbagai persoalan sosial secara tajam, menulis lintas bidang, serta memiliki profesi yang berlapis. Salah satu sosok langka itu adalah Seno Gumira Ajidarma (SGA), seorang sastrawan (cerpenis dan novelis), dosen, dan wartawan, sekaligus fotografer.

Sebagai sastrawan, kredibilitas SGA sudah tidak diragukan lagi, dengan begitu banyak karya yang fenomenal, seperti Manusia Kamar (1988), Penembak Misterius (1993), Saksi Mata (l994), Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi(1995), Sebuah Pertanyaan untuk Cinta (1996), Iblis Tidak Pernah Mati (1999), Matinya Seorang Penari Telanjang (2000), Negeri Senja (2004), dan Kitab 0mong Kosong (2005). Pada tahun 1987 Seno mendapat Sea Write Awards, pada 1997 mendapat  Dinny O’Hearn Prize for Literary, serta pada 2004 dan 2005 meraih Khatulistiwa Literary Awards. Pada 2012 ia mendapat Achmad Bakrie Awards, tapi ditolaknya.

Dengan pertimbangan ketokohannya tersebut Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) memilih SGA untuk tampil dalam acara Bincang Tokoh #8,  yang akan digelar di Galeri Cipta III Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Rabu, 14 Nopember 2012, pukul 15.00 WIB. Dua orang pembicara akan membahas karya-karya SGA beserta proses kreatifnya, yakni guru besar sastra UI, Melani Budianta, dan eseis Damhuri Muhamad.

Digelar sejak tahun 2010, Bincang Tokoh ini telah menampilkan tujuh tokoh sastra Indonesia, yakni Remy Silado, Abdullah Harahap, Afrizal Malna, Budi Darma, Goenawan Mohamad, Nh. Dini, dan Sapardi Djoko Damono. Diprakarsai oleh Komite Sastra, program unggulan DKJ ini bertujuan untuk mendekatkan sastrawan dengan publiknya, serta meningkatkan apresiasi sastra masyarakat.

Profesi sebagai jurnalis menghadapkan SGA pada investigasi lapangan untuk menyajikan fakta atas kondisi sosial yang timpang terutama pada masa kepemimpinan orde baru yang refresif. Ketika jurnalisme yang bersumber dari fakta mengalami kendala, sastra menjadi pilihan untuk berbicara tentang kebenaran.

“Bagi saya, dalam bentuk fakta maupun fiksi, kebenaran adalah kebenaran – yang getarannya bisa dirasakan setiap orang,” tulis SGA dalam  buku Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara (1997: 111).

Dalam esai “Dari Pengarang Ternama Hingga Pendekar Tak Bernama”, Damhuri Mohammad menulis,  barangkali yang dimaksud “kepentingan” oleh SGA adalah sebentuk kepekaan subyektif pengarang terhadap berbagai persoalan sosial, yang kemudian mendorongnya untuk menulis sebuah cerita, namun karena yang dilahirkan adalah teks sastra, pastilah ada “kepentingan estetis” di dalamnya.

Akan tetapi, menurut Damhuri, karena yang tersuguh ke hadapan pembaca adalah sederetan prosa, baik cerpen maupun novel, maka fakta-fakta keras seperti pembunuhan biadab, kekerasan atas nama keamanan, digiling-digilas sedemikian rupa hingga berubah menjadi tepung imajinasi yang tak dapat dipilah lagi mana fakta, mana fiksi. Keduanya menyatu, berkelit-kelindan, bersenyawa dalam sebuah adonan bernama cerita.

Sebagaimana biasa, acara Bincang Tokoh #8 ini juga akan diwarnai pembacaan karya sang tokoh, pemutaran video, serta pameran karya dan foto-foto SGA. Acara ini terbuka untuk umum dan gratis!

 

Informasi & konfirmasi kehadiran dan peliputan:
Humas Dewan Kesenian Jakarta
Taman Ismail Marzuki (TIM)
Jl. Cikini Raya 73Jakarta Pusat
Phone. +62-21 319 37 639, Mobile Phone: +62-878 777 96 059
Fax. +62-21 319 37 639
Email : dewankesenianjakarta@yahoo.com
Twitter: @JakArtsCouncil
Facebook: Dewan Kesenian Jakarta
@sumber berita : situs DKJ
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s